Showing posts with label Action. Show all posts
Showing posts with label Action. Show all posts

Friday, December 20, 2013

The Expatriate


Adegan di awal film ada seorang pria memakai topeng yang sedang merampok bank sendirian. Begitu keluar dari bank, tas berisi hasil rampokannya diserahkan se seorang pengendara motor sementara dia sendiri naik ke boncengan pengendara motor yang lain. Ditunjukkan kalau tas itu akhirnya dilemparkan ke sebuah mobil yang kemudian dipungut oleh seorang pria.

Ben Logan adalah seorang ayah warga negara Amerika, yang tinggal bersama putri remaja nya di Antwerp. Amy adalah remaja yang agak nakal dengan nilai sekolah yang tidak terlalu bagus. Sebelumnya dia tinggal di Amerika bersama kakeknya, sebelum dijemput ayahnya umtuk tinggal bersamanya. Ben bekerja sebagai ahli di sebuah perusahaan pembuat perangkat keamanan. Dia dan rekannya, Mei Ling, menemukan kalau ada yang lupa mendaftarkan paten atas sebuah produk dan dia melaporkannya pada atasannya, Derek. Derek menyuruhnya mengerjakan kasus itu, sehingga dia terlambat mengadiri acara di sekolah putrinya, acara pemberian penghargaan untuk fotografi, dimana dia menjadi pemenang utamanya. Amy yang kecewa karena ayahnya tidak datang, memutuskan pergi bermain bersama teman-temannya sesudah acara selesai. Ben melihatnya bersama seorang remaja pria, Nabil. 

Mei Ling menitipkan kue untuk Amy, yang ternyata mengandung kacang. Ben tidak tahu kalau Amy alergi kacang, sehingga mereka menghabiskan malam itu di rumah sakit. Begitu pagi tiba, Ben harus singgah sebentar di kantor sebelum pulang dan terpaksa membawa serta Amy. Setibanya di kantor, Ben heran, karena kantornya sudah kosong melompong. Seakan-akan seisi kantor dan rekan kerjanyana pindah dari sana dalam waktu satu malam saja. Semua panggilan ke nomor kantornya juga tidak terhubung. Ben mencoba menghubungi pemilik gedung dan menghubungi ekstention ke kantornya, tapi perusahaan tempat nya dulu bekerja, Halgate Group, tidak terdaftar di gedung itu. Bagai menghilang ditelan bumi.

Ketika akhirnya Ben datang ke kantor utama Halgate Group di Eropa dan bertemu dengan Braemar, mereka mengatakan tidak memiliki karyawan atas nama Derek Kohler, atasannya di perusahaan dulu. Ketika dia mencoba mengecek email bisnis dari blackberrynya, tapi handphone nya juga kosong tanpa data. Ben mengecek ke bank tempat gajinya biasa ditransfer, tidak ada dana apapun di dalamnya. Di bank, Ben bertemu dengan mantan rekan kerjanya, Floyd, yang bertanya kenapa perusahaan tempat mereka berkerja tiba-tiba menghilang. Tapi mendadak Floyd malah menyandera. Ben dan Amy dan menyuruh Ben berkendara ke suatu tempat sambil ditodong pistol.

Ben berhasil mengelabui Floyd dan mobil mereka terbalik di jalan tol. Ben berusaha menanyakan pada siapa Floyd bekerja, tapi dia keburu meninggal. Ben dan Amy pun memilih melarikan diri karena dikejar polisi. Mereka berhasil kembali masuk ke rumah orang lain dan bersembunyi. Lalu mereka naik kereta api menuju ke Antwerp untuk mencari loker penyimpanan yang sesuai dengan kunci yang ditemukan Ben di kantong Floyd. Ben pergi ke tempat loker itu sendirian dan menyuruh Amy menunggu di kafe. Dia tidak menyadari kalau polisi sudah melihatnya dari jauh. Di dalam loker dia berhasil menemukan dokumen di dalam amplop dan membawanya. Bahwa Floyd adalah pembunuh bayaran. Dan semua nama di berkas itu adalah sasarannya.

Dokumen itu ternyata berisi berkas rekan-rekan kerjanya dulu dan foto-foto mereka. Dia lalu mencocokkan alamat-alamat di berkas itu dengan peta lokal dan menemukan kalau Mei Ling berada di RS Stockholm, tepatnya di kamar mayat. Mei. Ling sudah meninggal dan mayatnya terapung di sungai. Ternyata semua mayat di ruangan itu adalah semua mantan teman kerjanya. Mereka semua meninggal, kecuali Walter si penjaga pintu masuk. Ben menemukan coretan angka di telapak tangan Amy dan mencatatnya.

Ketika akan keluar, mereka berpapasan dengan Walter yang ternyata juga sedang mencari mereka. Dia menembaki mereka dengan membabi buta. Ben dan Amy melarikan diri ke atap rumah sakit dan bersembunyi di bangsal pasien koma. Walter hampir menemukan Amy ketika Ben memukulnya dari belakang. Amy terluka ketika berusaha menyelamatkan ayahnya dari tembakan Walter, dia terserempet peluru. Ben mencuri beberapa obat dalam perjalanan keluar, sambil dikejar polisi di belakangnya. Mereka berhasil keluar lewat jendela dan melarikan diri setelah mencuri sebuah mobil.
Ben mengobati luka Amy di sebuah toilet, sambil menjelaskan kalau ia dulu adalah pegawai CIA.

Di Amerika ditunjukkan adegan di kantor CIA, dengan seorang wanita bernama Anna yang dulunya adalah atasan Ben. Ternyata Halgate adalah perusahaan penyeludupan senjata yang berhasil menyelundupkan anggotanya ke dalam CIA. Mereka berhasil mencuri dokumen rahasia CIA, yang ditunjukkan di awal adegan tadi. Ternyata Anna bekerja sama dengan Derek, dialah penyusup dari perusahaan Halgate, yang sedang mencari berkas kargo kapal Halgate yang hilang. Berkas itu berada dalam pengawasan CIA, dan dia ditugaskan untuk mencarinya.

Ben dan Amy harus mencari tempat untuk bermalam. Amy menelepon Nabil untuk mencari bantuan. Akhirnya, Karim, pamannya, bersedia membantu untuk menyeludupkan mereka keluar dari Antwerp. Mereka menumpang tinggal di rumah sebuah keluarga imigran, untuk sementara.

Anna menyusul ke Antwerp untuk menemukan Ben. Sementara di kantor Halgate, sebuah keluarga yang menjadi korban kargo yang tenggelam, masih menuntut. Ternyata manager Halgate itu memang membuat perusahaan fiktif tempat Ben bekerja dan menyembunyikannya. Anna marah, karena dia membunuh semua karyawan perusahaan fiktif itu dan membuat Ben jadi target. Tapi dia malah menyuruh Anna mencari Derek dan membawa penemuan itu padanya.

Ben dan Amy mencari tahu lebih jauh tentang nomor yang mereka temukan di tangan Mei Ling.

Sementara itu, paman Nabil yang membantu Ben kemarin, ditemukan terbunuh di rumahnya, tapi anak perempuannya yang masih kecil, selamat. Ben dan Amy berhasil masuk lagi ke kantor bekas perusahaan fiktif itu dan dan berhasil menemukan lokasi Derek berada. Dia tidak tahu, telepon itu sudah disadap oleh Anna. Jadi mereka juga mengetahui apa yang Ben ketahui.

Di hotel tempat Derek sembunyi, Ben berhasil menemukan kamarnya. Dia naik sendiri dan menyuruh Amy menunggu di lobby untuk mengawasi. Ketika Ben sedang menginterogasi Derek di kamar, Amy melihat kedatangan Amy dan tim nya. Dia ingin memperingatkan Ben dengan ikut naik di lift itu dan turun satu lantai dibawahnya, lalu naik dengan menggunakan tangga. Dia menemukan Ben sedang memukuli Derek. Derek tewas karena menarik pelatuk pistol di tangan Ben. Dia mengakumkalau dia bekerja untuk CIA. Mereka melarikan diri tepat sebelum Anna memergoki mereka. Ben dan Amy tersudut di tempat parkir. Anna berusaha membujuk agar mereka menyerahkan diri. Tapi Ben berhasil menyandera Anna dan melarikan diri dengan mobil yang dicuri Amy. Mereka berhasil membawa barang dari kamar Derek yang berisi dokumen rahasia.

Dari perkataan Anna, Amy mengetahui pekerjaan Ben di masa lalu sebagai pembunuh bayaran. Dia sangat kecewa dan lari meninggalkan Ben dengan menaiki kereta bawah tanah. Dia pergi ke sebuah rumah keluarga Nabil dan meminta tolong untuk meminjam telepon dan menepon kakeknya, tapi pembunuh bayaran yang membunuh paman Nabil berhasil menemukannya dan membunuh ibu Nabil.
Nabil yang marah bergabung dengan Ben untuk mencari Amy. 

Terlebih dahulu mereka mencari tahu isi dokumen yang dicuri dari Derek tentang isi kapal kargo Perusahaan Halgate yang karam. Ternyata kargo itu berisi banyak senjata rahasia CIA dan menemukan nama Anna terdaftar dalam sebuah list. Ben menelepon Anna dan menyuruhnya untuk menemuinya. Awalnha Anna berusaha menjebak Ben dengan membawa anggotanya, tapi digagalkan oleh Ben. Mereka bicara dalam kereta api. Setelah menyampaikan kekecewaannya! Ben meninggalkan Anna.

Dengan pengetahuannya, Ben lalu membuat senjata khusus untuk menghadapi perusahaan Halgate. Dia yakin, merekalah yang menawan Amy. Dia menyelipkan sebuah ponsel ke tangan pemilik Halgate dan meneleponnya, me yuruh agar dia datang untuk menukar Amy dengan barang bukti yang dipegangnya tentang kargo Halgate. Sementara Anna datang langsung ke rumah Halgate dan menawarkan diri untuk melakukan pertukaran itu dan Halgate setuju.

Dalam perjalanan, dia bermaksud membebaskan Amy tapi dihadang oleh si pembunuh bayaran. Dia berhasil melarikan Amy. Ben dan Halgate bertemu di tempat yang disepakati sambil membawa Amy. Ben menyadari kalau Amy sedang bersama si pembunuh bayaran dan mereka mengatakan kalau Ben harus ikut dengan mereka atau Amy tewas. Ben terpaksa setuju dan menyuruh Nabil menjemput Amy. Ben akan dibunuh oleh si pembunuh bayaran. Tapi bom yang dipasang Ben di dalam koper itu meledak tepat waktu dan membunuh mereka semua kecuali Ben.

Nabil mengantar Amy ke bandara, dia akan kembali ke rumah kakeknya di New York. Tepat sebelum keberangkatannya, Ben berhasil menyusulnya.

(2013)


Tuesday, December 15, 2009

Rogue Assassin

Ini film untuk penggemar action. Biarpun aku sendiri bukan penggemar, tapi demi genre action di blog ini, yah dinikmati sajalah. Hahaha..

Meskipun judul yang dipergunakan disini adalah Rogue Assassin tapi di beberapa negara, film ini menggunakan judul WAR. Karena ternyata sudah ada film lain yang terlebih dahulu menggunakan judul Rogue Assassin.

Mengisahkan tentang dua orang sahabat yang bekerja di FBI. John Crowford (diperankan oleh si ganteng Jason Statham, yang juga bermain di Transporter) dan Tom Lone (diperankan oleh Terry Chen). Mereka berdua bekerja sama untuk memburu Rogue (diperankan oleh Jet Lee), seorang mantan agen CIA yang membelot dan bekerja sebagai pembunuh bayaran kepada sebuah geng Yakuza dari Jepang. Dalam sebuah aksi kejar-kejaran, Rogue berhasil menyudutkan John dan nyaris saja menembaknya, kalau Tom tidak langsung datang. Tom menembak Rogue hingga jatuh ke laut. Mayatnya tidak pernah ditemukan. John dan Tom menganggapnya sudah tewas.

Tapi dugaan mereka salah. Rogue masih hidup dan balik memburu Tom yang telah berhasil menembaknya. Dia juga membunuh istri dan anak Tom, kemudian membakarnya hingga hampir tidak bisa dikenali lagi.

John sangat marah melihat kondisi keluarga sahabatnya itu. Bertahun-tahun dihabiskannya untuk memburu Rogue dan membalas dendam. Perburuan ini membuatnya bercerai dari istrinya dan kehilangan keluarganya. Tapi John tidak perduli. Dia hanya berniat menangkap Rogue.

Tiga tahun kemudian, Rogue muncul kembali dan bekerja sebagai kaki tangan geng Triad yang diketuai oleh Chang (diperankan oleh John Lone). Rogue membantu Chang untuk melawan geng Yakuza pimpinan Shiro (diperankan oleh Ryo Ishibashi) yang dulu sempat juga mempekerjakan Rogue. Chang menugaskan Rogue mengambil kembali sepasang kuda emas antik milik keluarga Chang yang dicuri oleh Shiro bertahun-tahun yang lalu. Chang tidak menyadari kalau Rogue juga punya rencana sendiri untuk mengadu domba kedua mafia raksasa itu. Tujuannya agar keduanya berperang dan sama-sama hancur.

John yang melihat pembunuhan demi pembunuhan yang dilakukan Rogue mulai beraksi kembali untuk mengejar dan menangkapnya. Tapi tugas itu tidak mudah karena Rogue adalah pembunuh bayaran yang sangat tangkas dan cerdik. Ia selalu berhasil lolos dari kejaran John.

Ternyata, Rogue tidak sepenuhnya menghianati Shiro. Ia memang sengaja dikirim agar diterima bekerja oleh Chang. Karena setelah beberapa saat, Rogue membunuh Chang, atas perintah Shiro. Tapi, diam-diam ia menyelamatkan istri dan putri tunggal Chang, lalu menyembunyikannya di tempat lain. Tujuannya agar Shiro menganggap mereka berdua juga sudah mati. Rogue telah melanggar perintah dengan menyelamatkan kedua orang itu. Karena Shiro tidak ingin Chang dan keturunannya hidup. Tapi Rogue tidak perduli. John melihat kejadian ini, karena dia selalu memata-matai Rogue dimanapun dia berada.

John lalu mengirim foto-foto itu kepada Shiro. Ia berniat meminta bantuan ketua Yakuza itu agar menyerahkan Rogue untuk ditangkap. Tapi Shiro menolak. Meskipun John sudah menunjukkan foto-foto ketika Rogue menyelamatkan istri dan anak Chang, Shiro tetap berpura-pura tidak mengenal Rogue. Diam-diam dia berniat untuk berurusan langsung dengan Rogue saja. Shiro sedang dalam perjalanan ke Amerika. Kematian Chang telah memberi ladang baru baginya. Dia akan mengambil alih usaha mafia geng Triad itu menjadi usaha geng Yakuza miliknya.

Ketika Rogue datang menemui Shiro untuk menyerahkan sepasang kuda emas yang berhasil dirampasnya lagi dari Chang. Ketika itulah Shiro membongkar penghianatannya. Dia memaksa agar Rogue memberitahukan dimana dia menyembunyikan istri dan putri Chang. Tapi Rogue menolak. Akibatnya, Shiro memerintahkan agar dia dibunuh. Keadaan berubah. Rogue berhasil membantai seluruh anggota Yakuza termasuk Shiro sendiri.
Ketika itulah Rogue membuka identitas aslinya. Ternyata dia adalah Tom Lone, sahabat John yang dikira sudah tewas di rumahnya yang terbakar. Rogue gagal membunuh Tom. Dan Tom kemudian melakukan operasi plastik dan mengubah wajah dan aksennya menjadi mirip dengan Rogue. Dia berniat menyelidiki langsung orang yang telah memberikan perintah membunuh keluarganya, yaitu Shiro. Maka setelah dia berhasil bertemu, Rogue alias Tom pun membunuh Shiro.

Tapi Shiro juga punya informasi yang mengejutkan Rogue. Ia mengatakan kalau sahabatnya, John Crowford, juga adalah kaki tangannya. Dari John lah Shiro mengetahui tempat tinggal Tom dan mengirim Rogue untuk menghabisinya. Rogue alias Tom sangat marah dan menantang John untuk bertemu. Gayung bersambut, John yang tidak mengetahui kalau Rogue adalah Tom, sahabatnya dulu, langsung menyetujui. Tapi diam-diam dia menempatkan seorang penembak jitu bernama Goi (diperankan oleh Sung Kang) di tempat yang tersembunyi. Penembak jitu ini ditugaskan untuk menembak Rogue ketika sedang berbicara dengannya.

Sebelum pertemuannya dengan John, Rogue mengirimkan dua paket yang berbeda ke dua tempat. Dia mengirimkan paket pertama berisikan kuda emas asli milik keluarga Chang kepada istrinya yang sedang dalam persembunyian. Sementara, paket kedua berisi kepala Shiro, dikirimkan kepada putrinya, Kira Yanagawa (diperankan oleh Devon Aoki yang cantik dan berwajah seperti boneka.
Dia juga bermain di film DOA), yang langsung bunuh diri setelah melihat kepala ayahnya dalam paket yang dikirimkan kepadanya.

Ketika bertemu, Tom dan Rogue langsung berkelahi. Ketika itulah Rogue membuka identitas aslinya sebagai Tom dan menuntut pertanggung-jawaban dari John. John sangat terkejut. Ia lalu mengatakan kalau ia memang memberikan alamat Tom atas permintaan Shiro. Yakuza ingin memberikan sedikit pelajaran karena Tom telah berani menembak Rogue. Ia tak mengetahui kalau Shiro mengirim Rogue langsung dan bukannya memberi pelajaran ia malah membantainya sekeluarga. John meminta maaf, tapi Rogue menolak dan mengatakan kalau Tom Lone sudah meninggal. Dia sekarang adalah Rogue. Dan bersiap-siap untuk menembak John.

Ketika itu, Goi sebenarnya sudah berhasil membidik Rogue dan bersiap melepaskan pelurunya. Tapi John berusaha menghalangi karena dia sudah mengetahui siapa Rogue sebenarnya. Rogue mengambil kesempatan ini dengan langsung menembak John dan melarikan diri. Di akhir film ditunjukkan kalau Rogue atau Tom Lone sedang naik mobil menuju ke luar kota dan memulai kehidupan yang baru, berbekal uang yang berhasil diambilnya dari Shiro.(2007)

Saturday, August 8, 2009

Apocalypto


Bosan dengan film yang menggunakan kecanggihan sebagai latar belakang cerita? Film yang ditulis dan diproduseri oleh Mel Gibson ini bisa mengajak kita sejenak kembali ke jaman primitif. Tidak ada pakaian-pakaian modis dan mahal disini. Tidak ada mobil, tidak ada perhiasan dan tidak ada kosmetika. Tapi yang menjadi setting film adalah sebuah hutan lebat dan penghuninya yang masih menjadikan berburu sebagai mata pencaharian. Mereka tinggal di dalam kemah-kemah dan bukan mendirikan rumah permanent.

Film ini ditayangkan pada tahun 2006 dan mengambil lokasi di Amerika Tengah, pada masa peradaban Maya. Dialognya pun bahkan menggunakan dialog Maya yang disertai dengan teks bahasa Inggris. Hebat.

Bahkan ada adegan yang menunjukkan bagaimana suku Maya mengorbankan manusia untuk dipersembahkan kepada dewa matahari. Upacara pengorbanan diadakan di atas piramida raksasa. Orang-orang mencoret-coret wajahnya, yang pada masa itu dianggap sebagai bentuk menghias wajah. Jadi, seperti melihat kisah sejarah yang divisualisasikan.

Jaguar Paw (diperankan oleh Rudi Youngblood) adalah salah seorang anggota suku Maya yang tinggal di tengah hutan lebat. Kegiatannya sehari-hari adalah berburu binatang hutan bersama teman-teman dan kepala suku yang sekaligus adalah ayahnya, Flint Sky (diperankan oleh Morris Birdyellowhead). Suku mereka adalah suku yang ramah dan tidak berniat menyerang atau menguasai suku apapun. Mereka hidup dengan damai beserta keluarga mereka.

Ketika mereka sedang berburu di hutan sambil bercanda, secara tidak sengaja mereka bertemu dengan sekelompok suku lain yang sepertinya sedang dalam perjalanan untuk mengungsi dari tempat lama mereka, karena para istri dan anak-anak juga dibawa serta. Mereka mengatakan tentang adanya sekelompok suku kejam yang telah menghancurkan perkampungan mereka. Jadi mereka harus melarikan diri sebelum ditemukan. Mereka juga menyuruh agar suku Jaguar Paw segera pergi dari pemukiman mereka sekarang.

Tapi Jaguar Paw dan sukunya tidak percaya dengan hal itu. Mereka tidak melihat ada hal apapun yang membahayakan tempat tinggal mereka sebelumnya. Maka mereka pulang sambil membawa hasil buruan mereka. Menemui istri dan anak-anak mereka sambil bercanda seperti biasanya.

Tapi ternyata, suku jahat itu memang ada. Jaguar Paw tersadar keesokan harinya, bahwa ada orang yang sedang mengintai pemukiman mereka. Samar-samar is melihat bayangan-bayangan yang menyelinap di antara pepohonan. Dan instingnya mengatakan hal ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi.

Dengan terburu-buru dia membangunkan istrinya, Seven (diperankan oleh Dalia Hernandez) yang sedang hamil besar beserta putra sulungnya, Turtles Run, yang masih balita. Ia menyuruh mereka masuk ke sebuah sumur besar yang sudah kering tidak jauh dari rumah mereka. Ia menurunkan mereka berdua dengan terburu-buru menggunakan tali. Dan bahkan sebelum anak dan istrinya sampai di dasar sumur, kampungnya telah diserang oleh kawanan jahat yang dipimpin oleh Zero Wolf (diperankan oleh Roul Trujilo)

Setelah meninggalkan istri dan anaknya di dalam sumur, Jaguar Paw segera berlari kembali untuk membantu teman-temannya yang melawan para penyerang itu. Tapi ternyata kekuatan mereka tidak seimbang. Suku Jaguar Paw bukanlah jenis suku yang terlatih untuk berperang. Senjata yang mereka miliki hanyalah tombak kayu untuk berburu. Sementara suku jahat itu memiliki berbagai senjata dari besi. Maka dalam sekejab saja, suku mereka kalah.

Semua perempuan diperkosa lalu dibunuh. Hanya beberapa saja dari mereka yang tidak dibunuh. Semua pria dewasa ditawan dan diikat, termasuk Jaguar Paw. Ia memandang sekilas ke arah sumur tempat istri dan anaknya bersembunyi, sebelum mereka semua dibariskan dengan cara diikat pada leher dan dipaksa berjalan.

Perjalanan yang mereka tempuh sangat berat. Ditambah lagi posisi mereka yang terikat satu sama lain. Tepat di leher. Jadi, kalau ada salah seorang diantara mereka yang berjalan terlalu lambat atau terjatuh, maka itu akan mengakibatkan mereka semua tercekik. Maka mereka harus saling membantu kalau ada yang terjatuh agar bisa tetap selamat. Belum lagi kalau mereka dicambuk karena dianggap berjalan terlalu lambat.

Akhirnya, mereka sampai ke tujuan. Ternyata, suku jahat itu membawa mereka ke sebuah suku yang lebih besar dan lebih maju lagi. Suku ini sudah mengenal pakaian dan peralatan logam. Mereka memuja dewa matahari yang diberi nama Kukulkan. Sang Raja berada di puncak sebuah pyramid batu yang bertangga-tangga. Lengkap dengan permaisuri dan putra mahkotanya. Dan ternyata suku baru ini lebih kejam lagi.

Mereka memberikan korban manusia untuk menyenangkan dewa matahari. Pria-pria muda dipenggal di atas pyramid, lalu kepalanya dilemparkan ke bawah. Dimana ribuan orang sudah menunggu untuk menangkap kepala yang menggelinding itu. Ibu-ibu membawa bayi mereka lalu menunggu di ujung terbawah pyramid. Mengambil darah yang menetes dari kepala-kepala yang terpenggal itu, lalu mengoleskannya di kening bayi-bayi mereka.

Mereka menganggap mayat-mayat itu sebagai persembahan suci yang sudah diberkati dewa matahari. Dengan menumpahkan darah seperti itu, mereka berharap dewa matahari tetap berbaik hati kepada mereka.

Dan ternyata, suku jahat yang menyerang pemukiman Jaguar Paw adalah suku yang mencari budak-budak untuk dijual kepada suku pemuja matahari ini. Raja akan membayar untuk setiap orang yang mereka bawa untuk dipenggal dan dipersembahkan. Sementara perempuan-perempuan akan diperdagangkan di pasar untuk dijual sebagai budak.

Dua orang temannya sudah tewas terpenggal terlebih dahulu, sebelum akhirnya tibalah giliran Jaguar Paw untuk naik ke altar penyembahan. Dia melihat dari dekat sosok pendeta pemenggal yang berlumuran darah kering dan memegang pisau besar. Dia juga melihat raja dan ratu yang memandang bosan pada ritual pembunuhan itu. Dan ia melihat si putra mahkota kecil yang memandang dengan gembira sekaligus kejam ke arah calon korban persembahan itu.

Pada saat itulah Jaguar Paw teringat pada istri dan anakknya yang masih berada di dalam sumur di dekat perkampungan mereka dulu. Dia sangat sedih membayangkan mereka akan mati karena kelaparan disana, dan tidak menyadari kalau Jaguar Paw sudah tewas terpenggal. Dia berdoa agar masih diberikan kesempatan hidup dan selamat dari suku biadab ini. Tiba-tiba, terjadilah gerhana matahari. Suku ini belum mengetahui tentang fenomena alam ini sebelumnya. Mereka menganggap kalau gerhana matahari ini adalah pertanda kalau dewa matahari sudah merasa cukup dengan korban persembahan mereka. Maka Jaguar Paw pun tidak jadi dipenggal dan dikembalikan ke suku yang telah menawannya.

Zero Wolf kemudian memutuskan untuk membunuh mereka yang tersisa. Tapi mereka ingin bermain-main dulu, sebelum membunuh mereka. Jaguar Paw dan teman-temannya kemudian dibawa ke tepi hutan, lalu disuruh berlari untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, mereka akan memanah atau menghujani mereka dengan tombak. Dan ada anak kepala suku, Cut Rock (diperankan oleh Ricardo Diaz Mendoza) ditempatkan untuk menjaga di ujung yang lain, kalau-kalau ada yang lolos dari panah mereka. Ia kemudian ditugaskan untuk membunuh mereka sebelum sampai ke tepi hutan.

Dua orang pertama yang disuruh berlari kemudian jatuh karena tertombak. Kemudian tibalah giliran Jaguar Paw dan seorang temannya. Mereka berusaha menghindari tombak dengan cara berlari secara zig-zag. Mereka sudah hampir sampai di ujung, ketika tiba-tiba sebuah tombak melayang dan mengenai bagian perut Jaguar Paw. Tapi ia tidak tewas. Ketika anak kepala suku mendekat untuk membunuhnya. Jaguar Paw berhasil menikamnya terlebih dahulu, lalu segera berlari ke dalam hutan.

Si kepala suku sangat marah karena putranya terbunuh. Mereka kemudian menyusul Jaguar Paw ke dalam hutan untuk memburu dan membunuhnya. Jaguar Paw yang terluka berlari dengan napas tersengal-sengal, mencoba untuk mencari tempat persembunyian. Karena ia sudah tidak kuat lagi untuk berlari. Jaguar Paw kemudian memanjat ke sebuah pohon dan bersembunyi. Gerombolan itu tidak melihat ke atas dan terus berlari melewatinya. Tapi ia tidak menyadari kalau darahnya menetes dan jatuh di punggung salah seorang pemburunya.

Ketika akhirnya mereka berhenti mengejar karena kehilangan jejak, salah seorang dari mereka melihat noda darah di punggung temannya dan segera menyadari kalau Jaguar Paw bersembunyi di atas pohon. Mereka sudah berniat kembali ke arah mereka datang tadi untuk mengecek kembali. Ketika tiba-tiba mereka mendengar langkah orang yang sedang berlari. Dan mereka menebak kalau itu adalah Jaguar Paw yang sedang mencoba melarikan diri. Mereka lalu berusaha mengejarnya dan memotong jalan.

Ternyata Jaguar Paw memang sedang berlari. Tenaganya langsung pulih dan dia berlari seperti orang gila yang ketakutan. Tapi bukan karena suku pemburu itu, melainkan karena ada seekor macan yang sedang mengejarnya dari belakang. Inilah yang tidak diketahui oleh pemburunya. Maka begitu mereka berhasil memotong jalan dan mengejar Jaguar Paw, macan itu berhasil menangkap salah seorang dari mereka dan menggigit lehernya hingga patah. Dengan refleks mereka membunuh macan itu beramai-ramai.

Dan peristiwa ini telah menciutkan nyali sebagian besar kawanan itu. Mereka beranggapan bahwa membunuh macan akan membawa kutukan yang sangat buruk bagi mereka. Ada yang mengusulkan agar mereka berhenti mengejar Jaguar Paw dan kembali saja. Tapi si Zero Wolf begitu marah karena anaknya tewas, tetap memaksa untuk mengejar Jaguar Paw sampai dapat dan mengulitinya hidup-hidup. Maka mereka tidak punya pilihan lain selain mengikuti perintah ketuanya.

Jaguar Paw yang sudah sangat terdesak akhirnya nekat menerjunkan diri di sebuah air terjun dan selamat sampai di bawah. Dia mengira dirinya akan selamat dan mereka akan berhenti mengejarnya. Tapi ia salah. Rasa dendam telah membuat si Zero Wolf memaksa anak buahnya juga terjun untuk mengejar Jaguar Paw. Dan ia pun kembali berlari.

Tapi tiba-tiba dia menyadari kalau mereka tidak akan berhenti mengejarnya. Dan ia tidak bisa melarikan diri selamanya. Akhirnya dia memutuskan untuk melawan mereka. Dia mengenali setiap sudut hutan itu, karena disanalah ia lahir dan tumbuh dewasa. Karena hutan ini sudah termasuk dalam areal pemukiman sukunya. Hal pertama yang ia lakukan adalah melemparkan sebuah sarang lebah yang sangat besar ke arah gerombolan pengejarnya. Lebah-lebah ganas itu segera mengerubungi mereka, tapi Jaguar Paw selamat karena dia melumuri tubuhnya dengan lumpur.

Satu-persatu anggota pemburunya tewas karena Jaguar Paw berhasil membuat mereka tercerai-berai, sehingga pertarungan berjalan dengan seimbang. Sampai akhirnya yang tersisa tinggal si Zero Wolf saja. Pada saat itu hujan deras tiba-tiba turun. Jaguar Paw teringat pada istri dan anaknya yang masih berada di dalam sumur. Dia harus segera mengeluarkan mereka dari sana, karena air hujan akan segera membanjiri sumur itu dan membuat mereka tenggelam.

Ketika Jaguar Paw menemukan letak sumur itu, tiba-tiba si kepala suku muncul dan menombaknya tapi meleset. Maka Jaguar Paw harus melupakan dulu niat untuk menyelamatkan istri dan anaknya dan melarikan diri sambil mencari cara untuk membunuh si Zero Wolf. Karena kalau ia kalah dan tewas, si Zero Wolf pasti akan membunuh istri dan anaknya juga karena ia sudah tahu letak persembunyian mereka. Dan ia akhirnya menemukan cara untuk membunuh si ketua itu.

Dia berlari ke tempat sukunya biasa memasang perangkap untuk menangkap babi hutan. Ia memancing Zero Wolf jahat itu kesana. Jaguar Paw tidak menginjak perangkap itu karena ia mengenali cirri-cirinya. Tapi pemburunya tidak mengetahui hal itu dan terus saja mengejarnya. Dan dia pun tewas dengan tubuh tertancap bambu runcing.

Dengan terburu-buru ia kembali ke sumur tempat istri dan anaknya berada. Air di dalam sumur sudah sangat tinggi, hingga istrinya yang sedang hamil tua itu harus berdiri di atas batu sambil menggendong anak laki-laki mereka di bahunya. Dan pada saat itulah ia melahirkan anak keduanya.

Luar biasa sekali proses pengambilan adegan ini. Bayi itu benar-benar ditunjukkan lahir di dalam air dan dengan refleks menggerak-gerakkan tangannya untuk mengambang, padahal ia masih terhubung dengan tali pusar. Kemudian ibunya mengangkat si bayi tinggi-tinggi, dan pada saat itulah Jaguar Paw datang untuk menolongnya.

Pada bagian akhir cerita ditunjukkan, kalau ternyata Jaguar Paw beserta istri dan kedua anaknya adalah keturunan terakhir yang tersisa dari suku mereka. Para suku jahat itu telah membantai semua anggota suku mereka. Dan ketika Jaguar Paw dan keluarganya berniat pergi dari hutan itu, mereka terkejut melihat sebuah benda yang melayang di atas air. Benda itu ternyata kapal. Dan itulah kapal ekspedisi keempat Christoper Colombus yang sampai ke tempat itu, sekaligus sebagai awal dari masuknya bangsa asing untuk menguasai tempat itu.
Related Posts with Thumbnails

  © Mirror On The Wall by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP