Showing posts with label Thriller. Show all posts
Showing posts with label Thriller. Show all posts

Saturday, January 18, 2014

The Ghost Rider 2 - Spirit Of Vengeance

Ini adalah sekuel dari Ghost Rider 1 yang tayang tahun 2007 lalu, dengan pemeran utama masih dipegang oleh Nicholas Cage sebagai Johnny Blaze dan masih ada Roarke si iblis yang menjadikan Johnny seorang Ghost Rider.
Adegan diawali oleh seorang pria yang mengendarai motor besar di jalanan wilayah Eropa Timur. Pria itu adalah Moreau, seorang pastor dari Prancis yang datang untuk memperingatkan Benedict, temannya di sebuah biara, bahwa akan ada ancaman besar yang akan datang ke biara itu. Tapi Benedict tidak percaya. Namun, tiba-tiba saja biara itu sudah diserbu oleh sekelompok pria bersenjata. Lalu terlihat seorang wanita bernama Nadya sedang berusaha melarikan diri bersama seorang anak laki-laki bernama Danny.  Mereka hampir terbunuh, sebelum akhirnya Moreau datang menyelamatkan mereka. Moreau memanggil-manggil Nadya sambil berkata bahwa dia bisa menolong mereka, tapi Nadya yang ketakutan lebih memilih untuk melarikan diri dan tidak percaya padanya. Ternyata gerombolan bersenjata itu menyerbu biara memang dengan tujuan untuk mencari seorang anak laki-laki bernama Danny yang bersembunyi bersama ibunya disana. Danny dan ibunya berhasil meloloskan diri dari kejaran gerombolan itu atas bantuan Moreau yang menembak ban mobil penyerangnya.

Moreau lalu mendatangi Johnny di tempat tinggalnya yang gelap dan berantakan. Johnny sudah berusaha menekan kemunculan roh Ghost Rider dengan menghindari tempat-tempat dan orang-orang jahat. Dia memilih hidup menyendiri di tempat terpencil. Moreau mengetahui kalau kalau Johnny adalah Ghost Rider. Dia ingin meminta bantuan Johnny untuk menyelamatkan Danny, tapi Johnny menolak karena tidak ingin keluar dari tempat persembunyiannya. Moreau menjelaskan kalau Danny memiliki hubungan dengan Roarke, iblis yang dulu sudah menjebaknya menjadi Ghost Rider. Moreau berkata kalau Johnny mau menolong dia mencari Danny, dia akan meminta bantuan guru-guru nya di biara kuno Prancis untuk mencabut kutukan Ghost Rider dari Moreau. Johnny akhirnya bersedia membantu.

Nadya dan anaknya terlihat masih berusaha melarikan diri dari kejaran. Mereka bersembunyi di sebuah restoran dan berhasil mencopet dompet seorang pria dan mencuri uangnya. Nadya tidak mengetahui kalau posisi mereka sebenarnya sudah diketahui oleh gerombolan itu dan sedang dibuntuti. Di jalanan yang sepi, mobil Nadya disudutkan dan ia berusaha menyelamatkan diri. Tapi dia tertangkap dan mengetahui kalau gerombolan yang mengejarnya ternyata adalah Carrigan, mantan kekasihnya. Carrigan ingin menangkap Danny dan membawanya pada seseorang yang akan memberinya imbalan uang. Sementara di tempat lain, Johnny berusaha untuk memanggil kembali roh Ghost Rider dalam dirinya yang selama ini sudah berusaha ditekannya dan ia berhasil. Dia mencium adanya kejahatan di tempat Carrigan dan Nadya dan berhasil tiba disana tepat waktu sebelum dia menembak Danny.

Carrigan dan gerombolannya terpaku melihat kedatangan Ghost Rider yang berwujud tengkorak yang terbakar api merah menyala dengan motor berapinya. Johnny yang sudah lama tidak memakan jiwa-jiwa jahat itu sedang sangat kelaparan lalu dengan mudah menghabisi anak buah Carrigan yang jahat. Carrigan menembaknya dengan pelontar granat lalu berhasil membawa lari Danny dan meninggalkan Nadya disana bersama Johnny. Johnny terbangun di kamar rumah sakit dan merasa sangat kesakitan. Dia meminta morfin pada perawat tapi tidak diberikan, malah dia mengatakan akan membawa polisi masuk untuk menginterogasinya. Johnny berhasil kabur dari sana dan berpapasan dengan Nadya di lorong rumah sakit tapi Nadya tidak mengenalinya.

Di tempat lain, Carrigan menelepon pria yang membayarnya untuk menculik Danny lalu menceritakan tentang kemunculan Ghost Rider. Pria itu ternyata Roarke, iblis yang dulunya menjebak Johnny. Dia sudah lama mencari Johnny yang seperti hilang tanpa jejak dan ia melihat kesempatan untuk membunuh Johnny yang telah berani menentangnya. Ia membisikkan kata-kata seperti mantera di telinga Danny lewat telepon Carrigan dan Danny tiba-tiba menjerit dan pingsan. Roarke menyuruh Carrigan untuk tidak menetap di satu tempat saja, karena Johnny akan menemukan mereka melalui penglihatannya sebagai Ghost Rider. Johnny si Ghost Rider melihat semua itu melalui penglihatan batinnya, tapi sesudah Roarke membisikkan mantera di telinga Danny, Johnny kehilangan penglihatannya atas mereka.

Di depan rumah sakit, Johnny bertemu dengan Nadya. Mereka saling bertukar cerita bahwa mereka sama-sama orang yang sudah pernah terjebak perjanjian dengan Roarke. Danny ternyata adalah anak yang dimiliki Nadya setelah tidur dengan Roarke si iblis. Itu adalah syarat yang diminta si iblis karena dia telah menyelamatkan nyawa Nadya ketika dia sedang sekarat dan terjebak di sebuah gedung yang terbakar. Setelah mengetahui Danny adalah anaknya, Roarke meminta Danny untuk dibawa tapi Nadya yang menolak dan memutuskan untuk melarikan diri. Roarke lalu mengutus Carrigan yang jahat untuk mencari mereka dengan imbalan uang. Karena itu Johnny dan Nadya saling mengerti kalau mereka harus bekerja sama untuk melawan Roarke dan menyelamatkan Danny. Karena kalau mereka gagal, maka Johnny juga akan mati. Dalam penglihatannya, hanya Danny lah yang bisa membunuh Ghost Rider.

Nadya membawa Johnny menemui seorang kenalannya, Vasil, untuk mencari tahu apakah dia mengetahui rencana Danny dan kelompoknya. Vasil adalah salah satu anggota Carrigan yang juga sangat jahat. Saat itu malam sudah tiba dan Danny berusaha keras untuk menahan agar Ghost Rider tidak keluar, karena dia pasti akan membunuh semua orang jahat yang ditemuinya, termasuk Nadya. Sementara keberadaan mereka disana sebenarnya adalah untuk mencari informasi tempat persembunyian Carrigan. Karena Ghost Rider bisa merasakan dimana kejahatan berkumpul dan tempat itu penuh dengan penjahat, usaha Johnny untuk menahannya hampir gagal. Mereka berhasil membuat Vasil memberitahukan lokasi Carrigan, di sebuah pertambangan tua, dan Nadya tahu tempat itu. Mereka lalu segera melarikan diri dari sana agar Jhonny tidak keburu berubah menjadi Ghost Rider dan membantai mereka semua disana.

Di markasnya, Carrigan membeli peluru dengan nuklir sebagai persiapan untuk menghadapi Ghost Rider. Mereka memang susah menantikan kedatangan Johnny. Nadya berhasil menemukan Johnny dan membebaskannya tepat ketika Ghost Rider muncul. Carrigan menembaknya dengan bazooka berhulu nuklir tapi Ghost Rider tetap hidup dan membantai anak buah Carrigan dengan api. Johnny berusaha menghisap jiwa Carrigan tapi batal ketika dia merasakan keberadaan Danny yang mulai menjauhi tempat itu. Dia meninggalkan Carrigan untuk menyusul mereka. Ghost Rider berhasil menarik  Nadya dan sudah akan menghisap jiwanya yang dianggap jahat, ketika akhirnya Danny turun dari mobil dan menyuruhnya berhenti. Johnny berhasil menguasai diri dan membuat roh Ghost Rider kembali masuk, sehingga dia tidak membunuh mereka.

Mereka bertiga lalu makan di restoran sambil menyusun rencana. Mereka akan menunggu kabar dari Moreau.

Di tempat Carrigan, Roarke datang dan menghidupkan kembali mayat Carrigan yang sudah tewas karena tertimpa batu berukuran raksasa. Ini membuat Carrigan sebagai mahluk yang setengah hidup dan setengah mayat. Sentuhan Roarke memberinya kekuatan pembusukan sehingga semua yang disentuhnya akan langsung membusuk hingga hancur. Roarke menyuruhnya menyelesaikan tugasnya untuk mencari Danny.

Sementara itu, Johnny, Danny dan Nadya sedang dalam perjalanan menuju ke biara Moreau, mereka berpapasan dengannya di tengah jalan. Perjalanan itu dilakukan dengan santai, Johnny bahkan sempat membawa Danny naik motornya. Danny yang sangat merindukan sosok seorang ayah sudah mulai menyukai Johnny. Mereka tidak menyadari bahaya yang sedang mengikuti mereka, Carrigan dengan kutukan pembusukannya.

Moreau membawa mereka bertiga ke tempat suci, biara tempat para rahib yang menjalankan ritual kuno. Moreau akan memenuhi janjinya untuk mencabut kutukan Ghost Rider dari dalam diri Johnny setelah berhasil membawa Danny ke tempat itu. Moreau menjelaskan kalau ghost Rider itu dulunya adalah Zarathos, malaikat keadilan yang dikirim ke bumi. Tapi dia diperdaya, lalu dibawa dan disiksa di neraka hingga menjadi gila. Malaikat itu pun berubah menjadi Roh Pembalasan, yang membunuh orang jahat dan memakan jiwanya, itulah yang dilakukan Ghost Rider. Johnny bertanya, apakah masih ada sisa kebaikan malaikat itu di dalam dirinya? Moreau bilang tidak ada, hanya ada kekuatan jahat dan amarah. Dan memang Johnny pun tidak bisa merasakan kekuatan baik dalam dirinya. Moreau lalu juga menjelaskan kalau proses pencabutan kutukan itu tidak bisa seratus persen berhasil, tetap ada kemungkinan gagal dan berujung pada kematian Johnny. Johnny tidak merasa takut dan tetap mau melanjutkan.

Dia disuruh masuk ke dalam sebuah gua dimana tidak ada jalan keluar. Gua itu diterangi dengan cahaya yang sangat terang benderang untuk memancing Ghost Rider keluar dari tubuhnya. Sepertinya cara itu berhasil dan Johnny terbangun dengan perasaan yang berbeda dari biasanya. Dia merasakan kalau roh Ghost Rider itu sudah tidak ada. Dengan gembira dia berlari keluar dari gua untuk mencari Moreau dan menyampaikan kabar itu. 

Dia menemukan para biarawan sedang menyandera Moreau, Nadya dan Danny. Mereka beranggapan kalau bahaya tidak akan berlalu kalau Danny masih hidup, dia anak iblis dan dia harus dibunuh. Moreau yang marah karena merasa dibohongi, tidak setuju. Dia merasa kalau jiwa Danny masih bisa diselamatkan, tapi tidak digubris. Dia hanya bisa meronta tak berdaya, sama halnya dengan Johnny yang sudah kehilangan roh Ghost Ridernya. Mereka bertiga dipisahkan dari Danny. Tepat ketika para biarawan akan memenggal Danny, Carrigan muncul dan membunuh mereka semua lalu melarikan Danny.

Ternyata Roarke punya rencana khusus untuk Danny. Ia ingin merasuki tubuh Danny untuk selamanya. Johnny, Moreau dan Nadya harus segera menemukannya.

Carrigan membawa Danny ke Turki untuk menemui Roarke, di Uzak Gokten, tempat di bumi yang dianggap paling jauh dari surga. Roarke dan Danny bertemu dan berbicara. Roarke menjelaskan bahwa Danny adalah puteranya, setengah manusia, setengah iblis. Bahwa hanya tubuh Danny lah yang bisa menampung kekuatan iblis yang dimilikinya. Dan bahwa tubuh Roarke yang dirasukinya sekarang sedang dalam keadaan sekarat. Dia harus menemukan tubuh pengganti yang baru, yang lebih kuat. Karena itu, Danny harus mati, agar ia bisa merasuki tubuhnya. Dengan begitu, Roarke tidak harus kembali ke neraka.

Tempat itu sudah dipenuhi oleh puluhan pemujanya. Ritual iblis akan dilakukan di saat fajar, dan ketika malam tiba, mereka harus bergerak cepat menyelamatkan Danny. Ritual sudah dimulai dengan iringan mantera dari para pengikut iblis. Moreau dan Johnny masuk diam-diam, sementara Nadya bertindak sebagai penembak jitu di luar. Moreau akan masuk dengan terang-terangan untuk membuat keributan, sementara Johnny masuk sembunyi-sembunyi untuk mencari Danny. Pertengahan ritual adalah saat dimana kekuatan Roarke berada di ambang yang paling rendah. Mereka berhasil memporak-porandakan ritual  itu, tapi sebagian besar dari jiwa iblis Roarke sudah berhasil masuk ke tubuh Danny, sehingga ia berubah dan tidak menanggapi Johnny. Carrigan berhasil membunuh Moreau dan membunuhnya dengan sentuhan pembusukan. Ia lalu mengincar Johnny. Tapi Roarke melarangnya, dia ingin Danny lah yang membunuh Johnny, sebagai putera iblis. Dengan kekuatan baru yang sudah didapatnya dari Roarke melalui acara ritual tadi.

Tanpa diduga, Danny malah menghianati Roarke dan menggunakan kekuatan barunya untuk menghidupkan kembali roh Ghost Rider dalam diri Johnny. Dia berhasil, tapi langsung tewas seketika karena kehabisan tenaga. Johnny berubah kembali menjadi Ghost Rider. Roarke menjerit marah dan melarikan tubuh Danny dengan mobilnya, sambil ketakutan dengan acaman Johnny si Ghost Rider baru yang berusaha menyusul dengan sepeda motor berapinya. Nadya menyusul dengan mobil lain di belakang, tapi dihalangi oleh Carrigan. Ghost Rider berhasil menangkapnya tepat waktu sebelum ia membunuh Nadya. Mereka bertarung di kap mobil yang dikemudikan Nadya dan berhasil membunuh Carrigan.

Ghost Rider lalu menyusul mobil yang dikendarai Roarke sambil membawa Danny. Roarke sudah lemah karena sebagian besar tenaganyasudah ditransfer ke Danny. Seharusnya dia harus sudah merasuki tubuh Danny tapi dia belum memiliki kesempatan. Ghost Rider berhasil menangkapnya lalu mengirimkan Roarke ke neraka untuk selamanya dan ia tidak akan pernah bisa kembali lagi ke bumi. Nadya berhasil menyusul mereka dan melihat mobil yang membawa Danny dalam keadaan terguling. Ghost Rider mengeluarkannya jenazah Danny dari dalam dan membawanya kepada Nadya yang hanya bisa menangis sambil memeluk tubuh Danny.

Ternyata perubahan Johnny kembali menjadi Ghost Rider telah membawa sesuatu yang baru. Dalam Ghost Rider buatan Roarke, dia merasakan kemarahan dan kematian? Sebaliknya dari dengan Ghost Rider buatan Danny, Johnny bisa merasakan kekuatan malaikat Zarathos di dalam dirinya. Kekuatan itu berbeda dengan kekuatan panas Ghost Rider yang diberikan Roarke padanya dulu. Kemudian api yang menutupi tubuh dan sepeda motornya tidak lagi berwarna merah membara, tapi berwarna biru muda yang lebih tenang. Dia menyentuh wajah Danny dan dia mendadak ia hidup kembali. Film ditutup dengan adegan Ghost Rider mengendarai motor berapinya, tapi api nya berubah menjadi berwarna biru. Api dingin.

(2012)

Thursday, January 9, 2014

The Glass House

Adegan diawali dengan empat orang gadis remaja yang menonton sebuah film sadis di bioskop. Mereka melarikan diri tanpa sepengetahuan orang tua mereka dan tampaknya mereka cukup sering melakukannya. Dan selalu berhasil pulang tanpa ketahuan. Suatu malam, mereka kembali mencuri-curi waktu dan menghabiskan malam bersama sambil merokok dan ngebut-ngebutan di jalan. Setelah puas, Ruby kembali ke rumah dan melihat mobil polisi parkir di depan rumahnya. Ia mengira orang tuanya memanggil polisi karena dia dianggap hilang. Ternyata polisi datang untuk mengabarkan kalau orang tuanya telah tewas karena kecelakaan mobil. Ruby pingsan.

Keesokan harinya ada acara pemakaman si gereja untuk orang tua mereka, yang juga dihadiri oleh sepasang suami istri yang merupakan tetangga dan rekan kerja orang tuanya, keluarga Glass. Termasuk juga paman mereka, Jake, adik ibunya. Pamannya menawarkan bantuan untuk Ruby dan adiknya, Rhett, tapi Ruby menolaknya. Ruby lalu bertemu dengan pengacara keluarga mereka, Alvin. Dia mengatakan kalau Ruby dan adiknya mendapat harta warisan yang cukup banyak. Dan bahwa orang tuanya sudah menuliskan di surat wasiat kalau setelah mereka meninggal Ruby dan adiknya akan diasuh oleh keluarga Glass. Ruby merasa perhatian yang diberikan keluarga Glass lebih tulus. Maka mereka pun pindah me rumah mewah keluarga Glass yang berukuran besar di Malibu. Ruby dan Rhett terkagum-kagum melihat indahnya rumah mewah itu, yang sebagian besar terbuat dari kaca. Disitu mereka berkenalan dengan Vicki, pembantu rumah itu. Tapi anehnya, dengan rumah sebesar itu, Ruby dan Rhett harus tidur di kamar yang sama yang berukuran kecil. Lalu ada masalah ketika menu makan malam yang dibuatkank oleh Ny. Glass ternyata tak sesuai selera mereka. Mereka akhirnya memesan pizza. Ketika akan tidur pun Ruby bertengkar dengan adiknya yang tak mau tidur dengan lampu menyala.

Ruby masuk ke sekolah baru, sekolah negeri, yang sama sekali berbeda dengan sekolah swasta tempatnya dulu yang glamour. Ny. Glass yang mengantarnya ke sekolah. Meskipun Ruby gelisah dengan lingkungan yang barunya, tapi teman-teman barunya cukup menyambutnya. Sepulang sekolah, mereka mendapat hadiah. Rhett mendapat play station dan Ruby mendapat baju baru.

Ny. Glass ternyata menguping pembicaraan telepon dengan teman lamanya dan memarahinya karena tidak mau bergabung dengan teman-teman barunya di sekolah negeri. Ruby menyadari kalau Ny. Glass ternyata suka menguping pembicaraan. Malam itu dia terbangun karena bermimpi tentang ibunya. Akhirnya ia memutuskan untuk berenang dan terkejut oleh kehadiran Tn. Glass yang mendadak, memberinya handuk dan menyuruhnya masuk ke rumah.

Ruby tidak bisa melupakan penyebab kematian orang tuanya. Kecelakaan karena mabuk dan mengendarai mobil. Apalagi ketika dia mengikuti kursus mengemudi. Ny. Glass memergoki nya ketika mencoba mencuri obat dari lemari, tapi Ruby beralasan kalau dia sedang menstruasi dan mencari obat. Ny. Glass mengajaknya ke lemari obat di kamarnya dan memberikan salah satu pil pada Ruby. Sekilas Ruby melihat ada banyak sekali obat-obatan di dalam lemari Ny. Glass (Erin). Malam itu dia mendengar Tn dan Ny Glass bertengkar.

Besok malam, Tn. Glass mengajak Ruby makan malam berdua dan mengenang perkenalan mereka ketika masih bertetangga di kota kelahiran Ruby. Tn. Glass menceritakan bagaimana tidak bahagianya kehidupan pernikahannya dengan Erin. Ruby yang merasa canggung, mengajaknya pulang karena sudah terlalu malam. Tn. Glass (Terry) menyetir ugal-ugalan malam itu. Dan ketika Ruby mengira dia akan melecehkannya, ternyata Terry hanya memasangkan sabuk pengaman saja. Sampai di rumah, Ruby melihat Erin pingsan sambil memakai obat-obatan. Dia buru-buru masuk ke kamarnya.

Ruby merasa kalau mereka tidak cocok tinggal disana. Dia menemui Alvin dan menceritakan ketidak-nyamanan ny tinggal di rumah itu. Dia bertanya apakah orang tuanya tidak memberikan pilihan rumah lain selain rumah Glass. Tapi Alvin ternyata tidak bisa membantu, karena ternyata dia malah menyuruh mereka bertahan disana. Karena kalau tidak, mereka terpaksa harus diurus oleh negara. Tapi akhirnya Alvin berkata akan mencoba membantu. Dia juga mengatakan kalau warisan mereka mencapai 4 juta dollar. 

Setelah makan malam, Terry dan Erin bicara kepada Ruby dan menjelaskan kalau Erin tidak sedang memakai narkoba malam itu, tapi karena dia menderita diabetes. Dan Terry tidak bermaksud membuatnya tidak nyaman dan mereka meminta maaf padanya.

Keesokan harinya, Vicki terlambat menjemputnya ke sekolah. Akhirnya Ruby berjalan kaki dan mampir ke kantor Terry untuk pulang bersama. Dia disuruh menunggu sebentar dan tanpa sengaja mencuri dengar kalau Terry sepertinya sedang terlibat hutang dengan orang yang berbahaya dan dia mendapat ancaman di kantornya sendiri. Terry memiliki perusahaan yang menyewakan mobil dan dia melihat mobil yang dipakai orang tuanya ketika kecelakaan. Di perjalanan pulang Terry mengatakan kalau dia telah memecat Vicki karena mengatarkan Ruby keluar kota tanpa seizin mereka (untuk menemui Alvin).  Ruby heran, bagaimana mereka bisa mengetahui hal itu.

Ruby yang sudah merasa curiga mulai mengantasipasi. Dia berhasil mengetahui nomor kode alarm untuk pintu rumah. Lalu mencari tahu tentang kecelakaan orang tuanya. Dia membaca kalau mereka tewas dalam mobil BMW. Ruby heran karena mobil orang tuanya adalah Saab dan mengirim email ke Alvin untuk menanyakannya. Malam itu Ruby ketiduran dan tidak sempat menyelesaikan tugas esai nya. Tapi ketika dia terbangun, dia melihat kalau tugasnya susah diselesaikan oleh Terry.

Siang itu, Nancy, seorang petugas sosial menemuinya di sekolah dan mengatakan akan membantu masalahnya. Ruby yang merasa serba salah tidak bisa berbuat apa-apa. Nancy datang ke rumah keluarga Glass dan menemukan kebalikan dari semua yang sudah Ruby katakan. Mereka mengatakan malau masing-masing anak memiliki kamarnya sendiri. Nancy juga memeriksa lemari obat dan menemukan hanya sedikit obat di dalamnya, termasuk obat diabetes yang diakui sebagai milik Erin. Nancy juga menemui Ruby dan Rhett dan bertingkah seakan belum pernah bertemu.

Ketika mereka mengantarkan Nancy, tanpa sengaja Ruby menemukan surat-surat yang ditujukan untuk Ruby di tempat sampah, termasuk kartu pos dari paman Jake. Ruby berhasil merobek bagian alamatnya dan menyimpannya. Malam itu Ruby tidur di kamar sendiri tapi menyadari kalau jaringan internet nya sudah diputus dan dia tidak bisa berkomunikasi diam-diam lagi dengan Alvin. Malam itu Terry kembali mendapat ancaman dari mafia yang memberinya hutang, Ruby mencuri dengar dan mengetahui kalau Terry ternyata berniat mengambil harta warisan mereka untuk melunasi hutangnya. Ruby berhasil menyimpan nomor itu dan bisa menghubunginya lagi sewaktu-waktu.

Ruby mendapat teguran keras di sekolah karena ternyata esai yang dikerjakan Terry untuk ya kemarin adalah jiplakan. Ruby tidak bisa mengatakan kalau bukan dia yang mengerjakan esai itu, akhirnya ya hanya bisa menerima hukuman. Di rumah Terry balik menyalahkannya dan mengatakan kalau seharusnya dia harus bisa bertanggung-jawab untuk dirinya sendiri. Dan Ruby mengiyakan di dalam hati. Dia sudah memutuskan untuk melakukan sesuatu agar bisa lepas dari keluarga itu.

Dia mencoba menelepon paman Jake tapi dia sedang tidak di rumah. Dia mencuri kunci mobil Terry dan mengajak Rhett untuk melarikan diri malam itu. Dia menipunya dengan mengatakan akan ada pembagian video game malam itu dan mereka akan kesana. Dengan takut-takut Ruby mengendarai mobil Terry dan membuka bagasi lalu menerobos gerbang depan. Mereka hampir kecelakaan karena berebut mematikan musik. Mobil mereka dihentikan oleh polisi di tengah jalan yang meminta SIM dan STNK nya. Dan menyadari kalau Terry berhasil menyusul mereka. Erin membawa Rhett pindah ke mobilnya sementara Terry mengemudikan mobil yang dibawa Ruby. Dan mengkonfrontasikan semuanya pasa Terry. Tapi Terry balik menyalahkan Ruby dan mengatakan kalau orang tuanya mabuk-mabukan karena sikap Ruby yang liar dan membangkang. Dia juga mengancam agar Ruby tidak macam-macam. Ruby mencoba melarikan diri tapi gagal. Terry menamparnya dan Erin menyuntiknya hingga pingsan.

Terry kembali mendapat ancaman malam itu dan terpaksa pergi ke bank dan mencoba mencairkan warisan Ruby dan Rhett tapi ditolak. Terry dan Erin bertengkar malam itu. Erin menyalahkan Terry karena meminjam uang dari lintah darat sementara Terry menyalahkannya karena memakai obat-obatan terlarang. Erin yang depresi akhirnya bunuh diri karena over dosis sambil menonton video masa kecil Ruby. Sambil terhuyung-huyung dia berjalan me kamar Rubi dan memeluknya. Ruby menemukan Erin tewas di sampingnya keesokan pagi. Terry  yang melihat mayat Erin langsung mencari Ruby dan Rhett tapi mereka menyembunyikan diri. Ruby berhasil menelepon Lintah darat kemarin dengan menyamar sebagai Erin dan menyuruh mereka datang untuk menjemput uangnya. Tapi Terry berhasil menangkap mereka berdua dan mengurungnya di basement. Ruby menemukan lubang ventilasi dan mencoba membukanya agar bisa melarikan diri. Terry yang kelelahan akhirnya tertidur, tepat ketika mereka berhasil keluar dari lubang ventilasi. 

Rhett lalu masuk ke rumah untuk mencuri kunci mobil dari tangan Terry yang tertidur karena mabuk. Terry terbangun karena Alvin datang. Dia menanyakan dimana Erin, Terry bilang ia sedang di rumah sakit. Dan anak-anak sedang kursus piano. Bersamaan dengan itu, lintah darat yang ditelepon Ruby datang untuk menagih hutangnya pada Terry yang kebingungan. Mereka membunuh Alvin karena mencoba pergi dari sana. Lintah darat itu membawa mobil Terry dan menyadera Terry setelah membungkam mulutnya dengan plesters. Mereka ngebut dengan kecelepatan tinggi tanpa mengetahui kalau Ruby telah merusak rem nya dan melobangi tangkinya. Mobil mereka terguling menabrak pembatas jalan.

Ruby dan Rhett berjalan kaki meninggalkan rumah itu dan bertemu dengan mobil patroli polisi di jalan. Mereka mendapat tumpangan ke luar kota. Di perjalanan mereka melihat mobil Terry yang terguling menabrak pembatas jalan. Polisi itu keluar untuk mengecek dan menyuruh Ruby dan Rhett menunggu di dalam mobil. Ternyata Terry berhasil selamat dari kecelakaan itu dan memukul si polisi. Dia menuju ke mobil polisi tempat Ruby dan Rhett menunggu sambil membawa pistol yang diambilnya dari polisi tadi. Tapi Ruby mengemudikan mobil polisi itu dan menabrak Terry hingga tewas.

Di adegan akhir ditunjukkan kalau mereka berdua ziarah ke makam orang tuanya bersama paman Jake. Mereka akhirnya diasuh oleh paman Jake dan tinggal di rumahnya di Chicago.

(2001)

Wednesday, December 18, 2013

Body of Water (Syvalle Salattu)


Film diawali dengan penjelasan tentang sebuah pabrik penggilingan tepung yang terlantar. Dulunya pabrik itu besar dan mengasilkan untung yang banyak bagi pemiliknya dan keluarganya. Tapi musim paceklik membuat pabrik itu akhirnya bangkrut dan pemiliknya jatuh miskin. Dalam keadaan putus asa,  ia akhirnya meminta bantuan pada roh halus penghuni danau di dekat pabrik itu, Danau Hallow. Roh halus itu bersedia menolong, tapi si pemilik pabrik harus mengorbankan orang yang paling disayanginya sebagai tumbal. Agar keluarganya tidak kelaparan, pemilik pabrik itu setuju dan menyerahkan putra sulungnya untuk dibawa oleh roh penghuni danau itu ke dasar danau. Penunggu danau itu menepati janjinya. Pemilik pabrik penggilingan tepung itu kembali kaya raya dan tidak pernah jatuh miskin lagi.

Lalu muncul adegan selanjutnya dimana seorang ibu bernama Julia yang mengunjungi rumah orang tuanya, bersama anaknya Niko. Mereka sedang dalam perjalanan menuju ke rumah orang tuanya. Dari sana mereka akan melanjutkan perjalanan ke sebuah desa, tempat Julia dulu menghabiskan masa kecilnya. Ada perusahaan yang akan mendirikan bendungan di danau yang terdapat di desa itu dan Julia ingin membantu kelompok setempat untuk memperjuangkan kealamian danau itu, agar tidak dirusak. Niko ingin sekali berenang di danau itu, tapi neneknya melarang dan meminta Julia menjaga anaknya agar tidak pergi kesana. Ayah ya juga mencoba membujuk Julia untuk menolak tawaran pekerjaan itu dan tidak usah mengunjungi danau tersebut, tapi Julia menolak.
Julia tidak terlalu akrab dengan orang tuanya dan pernikahannya juga sedang dalam masalah. Dia hanya datang sebentar untuk menjenguk orang tuanya, lalu segera berkendara kembali menuju ke desa itu. Ia membawa sebuah kardus yang berisi komik-komik tua miliknya dulu dan Niko menemukan sebuah foto kakek dan neneknya ketika masih muda di dalamnya. 

Menjelang malam, Julia dan Niko tiba di desa itu dan bertemu dengan Elias yang ternyata adalah pemilik penginapan tempat mereka akan tinggal sementara. Penginapan itu adalah bangunan yang sudah cukup tua dan sangat sepi, Elias mengatakan kalau jarang sekali ada orang yang datang mengunjungi desa itu.

Di penginapan, Julia mendengar suara-suara aneh dan tetasan air dimana-mana. Semua yang dilihatnya selalu nampak basah kuyup. Tapi tak berapa lama langsung kering. Seperti khayalan.Julia lalu mengikuti asal suara itu dan menemukan sebuah lorong tua yang mengarah ke bawa tanah. Lorong itu gelap dan menyeramkan. Ada banyak tetesan air dimana-mana dan sepertinya ia mendengar suara-suara mencurigakan di lorong itu, karena ketakutan Julia memutuskan untuk kembali ke atas.

Karena sepertinya proyek itu akan berlangsung cukup lama, Julia memutuskan untuk mencari rumah saja. Ketika mengunjungi rumah tempat tinggalnya sewaktu kecil dulu, Julia bertemu dengan seorang pria yang yang tampaknya menempati rumah itu. Yang pasti, pria itu tidak setuju dengan pembangunan bendungan yang sedang dilakukan Julia dan kelompoknya. Menurutnya danau itu tidak seharusnya diganggu dan dirusak dengan mendirikan bendungan. Julia mengabaikannya. Dia hanya ingin tahu apakah dia bisa menempati kembali rumah nya dulu, yang kebetulan berada dekat sekali dengan danau. Tidak berapa lama, Ayahnya menyusul Julia ke desa itu.
"Seharusnya kau tidak perlu kemari, sehingga kau tidak perlu berkorban banyak" katanya.

Dari penduduk desa itu, Julia mulai mendengar legenda rakyat tentang penghuni danau Hallow yang selalu meminta korban putra sulung sebagai ganti kekayaan. Awalnya Julia tidak terlalu tertarik, tapi kemudian dia mengalami banyak keanehan. Bahkan Niko pun ikut diganggu, sehingga harus opname di rumah sakit.

Julia terbangun dan menyadari sedang berada di rumah sakit tempat Niko dirawat. Dalam penglihatannya, tempat tidur Niko terendam air dan atap rumah sakit itu bocor. Ketika dia berusaha memindahkan. Niko, ayahnya datang dan air bocor itu pun berhenti. Julia memutuskan untuk mencari tahu bagaimana cara menghentikan keanehan ini. Dia pergi ke penginapan milik Elias tapi dia tidak ada dan tempat itu terkunci. Julia membuka paksa pintu dan masuk kembali ke lorong rahasia yang menyeramkan itu. Dia menemukan banyak foto di dinding. Foto-foto perempuan di danau. Foto-foto itu tampaknya sudah berusia tua. 

Julia tidak menyadari kalau Elias melihat pintu rumahnya terbuka dan memergoki Julia di dalam. Julia terkejut dan terjatuh hingga melukai tangannya. Elias lalu membantu mengobati lukanya dan bertanya mengapa dia menerobos masuk seperti itu. Julia beralasan dia datang untuk mengambil buku catatannya yang ketinggalan. Elias mengetahui kalau Julia ingin tahu tentang apa yang sedang diselidiki Elias di danau itu. Tentang legenda penghuni Danau Hallow.

Elias menceritakan tentang hantu penunggu Danau Hallow yang berwujud seperti perempuan. Cerita tentang pemilik penggilingan tepung yang menjadi kaya raya setelah mengorbankan putra sulungnya. Itu adalah legenda rakyat di desa itu yang dipercayai sebagian besar penduduknya. Julia curiga kalau ada diantara penduduk desa itu yang ingin mengancam dia dan anaknya. Mereka ingin melukai Niko dengan menggunakan legenda Danau Hallow itu sebagai caranya. Julia memutuskan kalau ia harus segera pergi dari desa itu agar mereka berhenti mengganggu Niko. Dia langsung pulang ke rumah untuk membereskan barang-barangnya. Dia memutuskan untuk pergi dari desa itu secepatnya.

Tanpa sengaja, Julia menemukan kotak yang dibawa dari rumah orang tuanya sebelum mereka ke desa itu dulu. Ada foto anak-anak dan juga foto dirinya. Di foto itu Julia melihat seorang anak laki-laki yang selalu berada di dekat ayahnya. Ada juga foto anak laki-laki itu bersama ibunya. Saat itulah Julia teringat kembali pada kenangan buruk di masa kecilnya. Dia ingat kalau anak laki-laki itu adalah kakaknya, yang bernama Juhani. Bahwa ternyata dia bukanlah anak tunggal seperti yang selama ini dikiranya. Dia punya seorang kakak laki-laki. Secara tidak sengaja, sewaktu masih kecil, dia melihat ayahnya mengorbankan kakaknya itu kepada penunggu Danau Hallow. Ayahnya menenggelamkan kakaknya dan menyerahkan tubuhnya kepada seorang perempuan yang melihat dari tengah danau. Perempuan itu berdiri disana sambil menjerit dan menerima tubuh Juhani ke pelukannya.

Julia menangis membayangkan bagaimana ayahnya tega melakukan hal itu, mengorbankan putra sulungnya sendiri. Ia berpikir kalau ayahnya sekarang akan mengorbankan Niko selanjutnya, karena. Niko adalah putra sulung julia. Ia lalu menelepon klinik tempat Niko dirawat dan menyuruh agar Niko dijaga lebih ketat dan dijauhkan dari ayahnya karena mungkin ayahnya berniat mencelakai Niko. Tapi ternyata yang mengangkat telepon adalah ayahnya sendiri. Dia bertanya dimana Julia. Julia yang curiga, langsung membereskan barang-barangnya dan berangkat ke klinik. Tapi pintu rumahnya tertutup mendadak dan dibanjiri air.Julia tidak bisa keluar dari rumah itu karena dihalangi oleh air. Tapi dia berhasil melarikan diri dari jendela.

Sesampainya di rumah sakit, Niko sudah tidak ada. Dia dibawa pergi oleh kakeknya, yang berjanji akan membawanya belajar berenang di danau. Julia lalu menelepon ke ponsel Niko dan bertanya dimana dia berada, lalu Julia menyuruhnya melarikan diri dari kakeknya. Elias melihat Julia mencari-cari Niko di tengah orang banyak. Dia dengan sengaja menyesatkan Julia dan memberi informasi palsu tentang dimana Niko berada sementara dia sendiri membawa Niko kembali kepada kakeknya. Julia melihat Niko masuk ke mobil ayahnya. Julia masuk ke dalam mobilnya untuk menyusul. Elias sempat menghalangi dan mengatakan agar Julia tidak mengganggu karena ayahnya tahu apa yang sedang dilakukannya. Julia tetap mengejar mereka.

Niko dan kakeknya singgah sebentar di rumah untuk mengambil beberapa barang-barang dan Julia berhasil menyusulnya. Dia melihat Niko dan kakeknya sedang berdiri di tepi danau. Dengan panik Julia memukul ayahnya dengan kayu hingga jatuh ke danau, tanpa sengaja Niko juga tercebur tapi. Julia berhasil menyelamatkannya. Julia dan Niko melarikan diri ke sela-sela rumput untuk bersembunyi dari ayahnya. Ayahnya mencari-cari sambil memanggil Julia, menyuruhnya mengembalikan Niko. Mengatakan bagaimana sulitnya hidup tanpa uang dan bahwa Julia harus mengerti kalau semua anak sulung laki-laki di keluarga mereka harus ditumbalkan ke penunggu Danau Hallow. Julia dan Niko berhasil naik ke sebuah sampan dan berniat melarikan diri. Tapi ayahnya berhasil menarik sampan itu dan mereka semua tercebur ke dalam danau. Ayahnya berhasil menarik tangan Niko dan membawanya ke dasar danau.

Tiba-tiba muncul sosok perempuan mengenakan selendang panjang yang menutupi wajahnya, dari dasar danau. Perempuan itu ke kemudian melepaskan tangan Niko dari genggaman kakeknya, membawa Niko lalu menyerahkan ya kembali ke Julia yang memandang dengan keheranan di dalam air. Julia membawa Niko ke permukaan dan menyuruhnya menunggu di tepi danau, sementara dia berenang kembali ke dasar danau untuk menyelamatkan ayahnya.

Ayahnya lalu menceritakan tentang masa lalu mereka yang sebenarnya. Ayah dan ibunya tidak pernah bisa akur selama tinggal di desa itu, sehingga mereka memutuskan untuk pindah dari sana. Penyebabnya, karena Juhani, abang Julia, meninggal disana. Suatu hari, Julia dan Juhani sedang bermain bola di tepi danau, dan bolanya masuk ke danau. Julia berusaha mengambil bola itu tapi tercebur. Juhani berusaha menolong Julia tapi Julia menendangnya tanpa sengaja, hingga Juhani pingsan dan tenggelam. Dia sudah tewas ketika ayahnya mengangkatnya dari danau. Perempuan yang dilihat Julia saat itu adalah ibunya sendiri, yang menangis melihat jasad anaknya, bukan penunggu Danau Hallow. Sejak saat itu, ibunya tenggelam dalam dongeng tentang penunggu Danau Hallow dan ayahnya menutup rahasia tentang bagaimana Julia tanpa sengaja telah membuat Juhani meninggal.

Ayahnya merahasiakan semua ini dari Julia, karena dia tidak ingin Julia merasa bersalah ketika mengetahui kalau dialah yang menyebabkan kematian Juhani, kakaknya. Bukan roh penunggu Danau Hallow, seperti legenda yang selama ini beredar.

(2011)

Thursday, June 28, 2012

Cirque du Freak: The Vampire Assistant

Steve (diperankan oleh Josh Hutcherson) dan Darren Shan (diperankan oleh Chris Massoglia) adalah sahabat akrab yang berusia 15 tahun. Meskipun akrab, mereka berbeda. Darren seorang murid teladan yang selalu patuh dan menjadi siswa berprestasi yang menurut pada orang tua. Sementara Steve adalah anak berandalan yang selalu membuat marah guru-gurunya.

Suatu ketika, mereka pergi menonton acara sirkus yang dilaksanakan secara rahasia dan terbatas, Cirque du Freak. Dimana semua pemerannya adalah orang-orang yang terlahir aneh dan memiliki kemampuan yang tidak biasa. Seperti Corma Limbs (diperankan oleh Jane Karowski) wanita yang bisa menumbuhkan daging yang putus dari tubuhnya, Alexander Ribs (diperankan oleh Orlando Jones) pria yang tidak memiliki daging di sekitar pinggang, hingga seluruh tulang iganya kelihatan, Gertha Teeth (diperankan oleh Kristen Schaal) perempuan yang bisa mengunyah apa saja, Rhamus Twobellies (diperankan oleh Frankie Faison) pria yang memiliki dua perut, Evra (diperankan oleh Patrick Fugit) si anak ular, Madame Truska (yang diperankan oleh Salma Hayek) perempuan berjanggut yang bisa meramal masa depan dan Larten Crepsly (diperankan oleh John C Reilly) bersama Madam Octo si laba-laba beracun nya yang hanya bisa dijinakkan dengan seruling khusus.

Steve sangat terobsesi dengan vampire sementara Darren terobsesi dengan laba-laba. Di acara sirkus itu, Steve yakin kalau Larten sebenarnya adalah Vur Horsten, vampire karena dia pernah melihat gambarnya di salah satu buku vampire koleksinya. Sementara Darren tidak bisa melepaskan pandangannya dari Madam Octo si laba-laba beracun.

Steve lalu mendatangi Larten dan memintanya untuk menjadikannya vampire. Tapi Larten menolaknya, setelah ia mencicipi darah Steve. Katanya darah Steve penuh kejahatan dan ia bersumpah kalau Steve tidak akan pernah bisa menjadi vampire. Steve sangat marah dan mengancam akan membalas dendam atas penolakan Larten. Sementara itu, Darren berhasil mencuri seruling Madam Octo dan berniat untuk mencuri laba-laba itu untuk dirinya sendiri. Dia terpisah dari Steve tapi berhasil menguping pembicaraan Steve dengan Larten. Tapi dia diculik oleh sekelompok vampire di perjalanan pulang, meskipun akhirnya dilepaskan. Tapi mereka berhasil mengambil sejumput rambutnya.

Darren lalu menyimpan Madam Octo di dalam loker sekolahnya dan tanpa sengaja terlepas dari kandangnya. Laba-laba yang ketakutan itu berlarian dengan kalang kabut diantara kaki siswa yang keluar kelas, mencoba untuk mencari jalan keluar. Steve yang merasa dendam atas penolakan Larten berniat membunuh laba-laba itu tapi gagal karena Madam Octo malah menyengatnya hingga pingsan sebelum akhirnya berhasil menemukan jalan keluar. Steve masuk rumah sakit dan mengalami koma.

Dengan putus asa, Darren kembali ke sirkus untuk menemui Larten dan meminta pertolongannya untuk menyelamatkan Steve. Larten yang marah karena pencurian yang dilakukan Darren akhirnya setuju membantu dengan syarat Darren harus bersedia menjadi manusia setengah vampire yang bisa berjalan di siang hari dan menjadi asistennya. Dengan terpaksa Darren menyetujuinya dan Larten memberikan antidote untuk menyembuhkan Steve.

Sementara itu, seiring berjalannya waktu, Darren mulai mengalami perubahan dalam dirinya. Kekuatannya tumbuh menjadi luar biasa dan ia mulai menyukai daging mentah. Dia bahkan hampir saja memangsa adik perempuannya, Annie, karena tergoda dengan darah dan denyut nadinya. Akhirnya dia menyadari kalau dia sudah berubah menjadi vampire. Larten lalu datang menjemputnya dan mengajaknya bergabung dengan Cirgue du Freak. Alasannya sederhana. Darren tidak bisa lagi tinggal diantara manusia karena dia bisa saja memangsa mereka tanpa sadar. Larten lalu membantunya merencanakan aksi bunuh diri pura-pura sehingga orangtuanya mengira menemukan dia tewas keesokan harinya dengan cara terjun dari lantai dua rumahnya dan lehernya patah.

Hanya Steve yang mencurigai kematiannya setelah melihat luka di ujung jari Darren. Dia tahu kalau Darren tewas sebagai vampire dan dia sangat marah karena Larten menolaknya tapi menerima Steve. Malam itu Larten menggali kuburan Darren untuk menghidupkannya kembali. Di makam itu, Larten bertemu dengan musuh lamanya, Murlaugh (diperankan oleh Ray Stevenson), seorang vampire jahat yang ingin menjadikan Darren sebagai salah satu kawanannya dan berkelahi dengannya. Larten menyuruh Darren melarikan diri. Mereka berhasil lolos dari Murlaugh dan menyembunyikan diri di sebuah perkumpulan sirkus orang-orang aneh dan bertemu dengan Rebecca (diperankan oleh Jessica Carlson), si gadis monyet yang memiliki ekor.

Larten berusaha membujuk si pemilik sirkus, Tn. Tall (diperankan oleh Ken Watanabe), untuk menerima Darren di perkumpulannya. Tall setuju menerimanya untuk sementara tapi Larten harus membawa Darren pergi secepatnya karena ia tidak mau perkumpulan sirkus nya diserang oleh Murlaugh dan kelompoknya. Darren bertemu lagi dengan Madame Truska yang langsung mengenalinya kembali setelah pertemuan pertama mereka di acara sirkus. Darren disuruh tinggal satu tenda dengan Evra si bocah ular dan segera bersahabat dengannya.

Sementara itu, Tn. Tiny (diperankan oleh Michael Cerveris), pemimpin kelompok Murlaugh, berhasil membujuk Steve untuk bergabung menjadi vampire jahat seperti mereka. Tiny setuju untuk menjadikannya vampire, sesuai keinginannya.

Di perkumpulan sirkus itu, Darren selalu teringat pada keluarganya dan mencoba menghubungi Darren lewat ponselnya, sebelum akhirnya Larten menghancurkan ponselnya. Tiba-tiba Tiny datang berkunjung ke Cirque du Freak untuk mempersalahkan perlakuan Larten yang telah menjadikan Darren sebagai vampire padahal dia masih seorang anak. Dia mengancam akan menyerang tempat itu kalau Tall tidak menyerahkan Darren kepadanya. Tapi dia pergi dengan kecewa karena Tall menolak menyerahkan Darren.

Di perkemahan, Darren berkenalan dengan Harkit, mahluk kate pemakan daging yang ternyata adalah mata-mata Tiny. Harkit dan kelompoknya selalu mengikuti Darren kemanapun dia pergi dan memata-matainya, tapi dia tidak terlalu perduli. Darren jatuh cinta pada Rebecca tapi Larten melarang mereka berhubungan. Larten malah memaksanya untuk berlatih bela diri, karena dia sudah mengetahui rencana Tiny untuk memperalat Steve, sahabat akrab Darren, untuk memburu Darren kelak. Dia juga mengajari Darren berburu darah manusia dan bagaimana ia bisa meminum darah manusia tanpa membunuhnya. Tapi Darren menolak untuk memangsa manusia dan memilih memangsa tikus.

Dan memang, kelompok Tiny sudah mengubah Steve menjadi seorang vampire jahat. Dan hal oertama yang dilakukannya adalah membunuh gurunya, Kersey (diperankan oleh Patrick Breen), yang sering menghukumnya di sekolah. Kemudian mereka ke perkemahan Cirque du Freak untuk menculik Darren. Larten melarikan Darren menjauh dari perkemahan sementara semua anggota kelompok berkelahi untuk mengusir vampire-vampire jahat itu. Ketika Darren kembali ke perkemahan, dia menyadari kalau kelompok Murlaugh sudah berhasil menculik Rebecca.

Steve, si vampire jahat, mengunjungi rumah orang tua Darren lalu menculik mereka. Darren yang sudah curiga akan rencana Steve mengunjungi rumah orang tuanya, tanpa sepengetahuan Larten, dan menemukan sehelai kertas pertunjukan Cirque du Freak yang menyuruhnya datang ke tempat pertunjukan sirkus untuk menjemput keluarganya. Disana dia bertemu dengan Murlaugh dan gerombolannya. Rebecca dan keluarganya dalam keadaan terikat dan bertemu dengan Steve yang membencinya.

Steve memaksanya untuk membunuh dan meminum darah Rebecca, kalau tidak, ia akan membunuh seluruh anggota keluarganya. Dengan marah, Darren mencoba melumpuhkan Steve, tapi ia lemah karena belum pernah minum darah sedikitpun. Padahal Steve sudah banyak membunuh korban. Pada saat genting itu, Larten datang untuk menolong Darren dan harus berhadapan lagi dengan musuh lamanya, Murlaugh.

Rebecca yang melihat kesulitan dan kelemahan Darren karena belum meminum darah, menawarkan darahnya dengan sukarela untuk dihisap agar Darren punya tenaga untuk membantu Larten melawan gerombolan Murlaugh. Karena Larten tidak akan bisa menghadapi mereka semua sendirian. Dengan terpaksa, Darren setuju.

Lalu ketika Larten mulai kalah melawan para vampire jahat itu dan akan dibunuh oleh Steve, Darren muncul untuk membantu. Larten berhasil menusuk Murlaugh di jantungnya hingga tewas dan mengakhiri perjanjian damai selama ratusan tahun. Steve dan Darren pun berkelahi namun dihentikan oleh Tiny.

Larten lalu menghipnotis anggota keluarganya agar melupakan peristiwa itu dan membawa Rebecca kembali ke perkemahan. Larten hanya bisa melihat dengan tidak berdaya, betapapun tidak setujunya dia. Mereka kembali ke Cirque du Freak dimana Tall mengadakan pemungutan suara untuk menentukan apakah Darren diterima untuk tinggal diantara mereka atau tidak. Ternyata sebagian besar dari mereka menerimanya dan dia bisa tetap tinggal. Dan ia akhirnya bisa menerima keadaan dirinya yang memang adalah vampire dan bersedia tidur di dalam peti mati.(2009)

The Roomate

Cerita tentang bagaimana mahasiswa/i baru memulai aktivitas dan kebebasan mereke setelah lulus SMU biasanya selalu menjadi topik menarik yang dijadikan thema film. Ada banyak film yang mengangkat topik tentang ini, tapi Roommate adalah salah satu yang cukup menarik untuk ditonton. Bukan hanya karena jalan ceritanya yang relatif tidak terlalu sadis, seperti film-film lain dengan topik sejenis. Tapi juga karena para pemainnya juga tidak menarik dan tidak terlalu ramai.

Tokoh utamanya adalah Sara (diperankan oleh Minka Kelley), salah seorang mahasiswi jurusan design yang memilih untuk tinggal di asrama dan memiliki teman sekamar. Dia tiba di asrama terlebih dahulu dan tidak sempat bertemu dengan teman sekamarnya, karena seorang mahasiswi di asrama itu, Tracy (diperankan oleh Aly Michalca) mengajaknya untuk ikut dengan pesta di salah satu rumah persaudaraan di kampus itu. Sara kembali ke asrama dalam keadaan mabuk, dan akhirnya bertemu dengan teman sekamarnya, Rebecca (diperankan oleh Leighton Meester, Gossip Girl). Mereka mulai berteman dan Rebecca menyukai koleksi pakaian Sara. Sara mengizinkannya memakai pakaian manapun yang dia suka, kecuali kalung dengan liontin yang merupakan peninggalan kakaknya, Emily, yang meninggal ketika Sara berusia 9 tahun.
Tanpa Sara sadari, pertemanan mereka berkembang ke arah yang tidak sehat. Rebecca mulai merasa kalau tidak seorang pun yang bisa berteman dan dekat dengan Sara, selain dirinya sendiri. Sehingga, dia selalu berusaha "menyelesaikan" masalah yang dihadapi Sara, tanpa sepengetahuan Sara. Dan cara penyelesaian yang dipilihnya cenderung kejam.

Dimulai dengan Tracy, orang pertama yang ditemui Sara begitu tiba di asrama. Suatu hari, Tracy mengajak Sara clubbing. Sara setuju, tapi Rebecca menolak dengan alasan dia tidak menyukai hingar-bingar suasana club. Sara pun berangkat bersama Tracy dan teman-temannya. Sesuatu terjadi malam itu, dimana Tracy melupakan keberadaan Sara yang sedang ke toilet dan pergi dengan pria yang ditemuinya di club, sementara dompet dan ponsel Sara masih tersimpan di tas nya. Kebingungan, Sara hanya bisa menelepon Rebecca dengan biaya panggilan ditanggung penerima, karena dompetnya dibawa oleh Tracy. Rebecca muncul malam itu layaknya penolong, dan mengatakan kalau dia tidak akan pernah meninggalkan Sara, seperti yang dilakukan Tracy. Rebecca lalu "membantu" Sara dengan membuat perhitungan dengan Tracy. Dia mengancam akan membunuh Tracy kalau dia berani mendekati Sara lagi. Dia mengatakan kalau Tracy hanya membawa pengaruh buruk padanya. Tracy berusaha memperingatkan Sara kalau ada yang tidak beres dengan teman sekamarnya, Rebecca. Tapi Sara yang masih kesal karena ditinggalkan oleh Tracy, mengacuhkannya. Tracy akhirnya pindah ke asrama lain, karena takut dengan ancaman Rebecca.

Orang kedua yang "diselesaikan" oleh Rebecca adalah dosen design Sara (diperankan oleh Billy Zane). Ternyata sang dosen adalah seorang oportunis yang suka melecehkan mahasiswanya. Dia menawarkan Sara kesempatan untuk ikut bersamanya ke sebuah fashion event dengan biaya yang sepenuhnya ditanggung universitas. Tapi dia mengisyaratkan kalau dia meminta balasan sebagai imbalan, lalu mencium bibir Sara. Shock, Sara segera keluar dari ruang dosen dan menceritakan hal itu pada Rebecca. Rebecca lalu menjebak si professor dengan rekaman kaset yang isinya seolah-olah si professor sedang berusaha memperkosanya. Kemudian mengirimkan rekaman itu kepada dekan. Akibatnya, si dosen dipecat dari universitas dan posisinya digantikan oleh designer lain, Irene (diperankan oleh Danneel Harris). Semuanya tanpa sepengetahuan Sara.

Pada hari Thanksgiving, Sara berencana untuk tinggal bersama pacarnya Stephen (diperankan oleh Sam Gigandet) dan mengungkapkannya pada Rebecca. Diam-diam, Rebecca merasa cemnburu dan mencari cara agar Sara memilih untuk merayakan Thanksgiving bersamanya dan bukan bersama Stephen. Dia lalu membunuh kucing kesayangan Sara di dalam mesin pengering. Kemudian dia membuat luka memar di sekujur tubuhnya dengan secara sengaja memukuli wajahnya hingga lebam, menggores kaki dan tangannya hingga luka. Terakhir dia menggores perutnya dengan pisau dan dibiarkan berdarah, hingga Sara pulang dan melihatnya. Rebecca mengarang cerita kalau dia sedang mencari kucing Sara yang hilang, ketika seorang pria menyergapnya di lorong sepi dan memperkosanya. Sara menyuruhnya ke RS dan melapor ke polisi. Tapi Rebecca menolak dengan alasan dia malu kalau ketahuan diperkosa dan meminta Sara tidak menceritakan hal itu kepada orang lain. Sara yang merasa kasihan, terpaksa menyetujuinya. Untuk menghibur hari Rebecca yang sedang shock, Sara pun membatalkan janjinya dengan Stephen dan memilih merayakan Thanksgiving di rumah keluarga Rebecca.

Ada banyak keanehan yang ditemui Sara ketika menginap di rumah Rebecca. Dia heran mengetahui kalau orangtua Rebecca terkesan takut terhadap anaknya sendiri. Dan secara tidak sengaja ibunya menanyakan kepada Sara, apakah Rebecca masih meminum obatnya dengan rutin. Ibunya terkejut melihat reaksi Sara yang balik bertanya apa penyakit Rebecca, dan buru-buru pergi begitu Rebecca datang. Di kamarnya, Sara melihat sketsa seorang gadis berambut hitam yang dilukis sendiri oleh Rebecca. Katanya itu adalah mantan teman sekolahnya. Di cafe, mereka bertemu langsung dengan gadis yang dilukis Rebecca itu, namanya Maria. Tapi kesan yang muncul, mereka tidak seperti teman/sahabat. Maria terlihat takut kepadanya. Ketika Rebecca menyapa mereka dan memperkenalkan Sara, mereka hanya diam dan menunduk. Maria bahkan dengan jelas mengatakan kepada Rebecca kalau mereka tidak pernah berteman.

Sekembalinya ke asrama, Sara yang mulai mencurigai masa lalu Rebecca mulai mencari tahu dengan membongkar lemari dan laci pakaiannya. Dia menemukan botol obat atas nama Rebecca, merk nya Zyprexa. Sara dan Stephen menyelidiki kegunaan obat itu melalui internet dan menemukan kalau obat itu adalah untuk penderita bipolar dan schizoprenia. Sara mulai merasa takut. Stephen mengajaknya untuk tinggal bersama, tapi Sara menolak. Ia mendengar kalau dosen pengganti mereka yang baru, Irene, mau menerima mahasiswa untuk tinggal dengannya di apartemennya yang luas dan mewah. Irene sudah mengajaknya, tapi Sara mengatakan masih pikir-pikir dulu. Sesudah menyadari penyakit Rebecca, dia memutuskan untuk menerima ajakan Irene untuk pindah bersamanya. Tanpa menyadari kalau Irene adalah seorang lesbian. Dia mengajak mahasiwa yang tinggal bersamanya menjadi kekasihnya. Dan Rebecca mengetahui hal ini.

Rebecca lalu menyelidiki Irene dan menemukan tempat Irene nongkrong. Dia menyadari Irene adalah seorang lesbian dan berhasil menggodanya di toilet. Dia berpura-pura seakan dia juga lesbian dan tertarik pada Irene, sehingga Irene bersedia mengajak Rebecca pulang ke apartemennya.
Keesokan harinya, ketika Sara berkunjung ke apartemen Irene untuk menyatakan kalau dia bersedia pindah bersamanya, Irene sedang tidak berada di tempat.

Sara kemudian pulang ke asrama dan bertemu dengan Rebecca. Mendadak, Rebecca mengajak Sara menemaninya untuk membuat tatto dan Sara setuju. Ternyata, tatto yang dibuat Rebecca sama persis dengan milik Sara. Sara memiliki tatto di dadanya dengan tulisan Emily, untuk mengenang kakaknya yang meninggal ketika mereka masih anak-anak. Sara langsung menyadari kalau Rebecca sudah terobsesi kepadanya dan langsung meninggalkannya.
 
Dengan dibantu Stephen, Sara mengemasi barang-barangnya dari asrama dan memutuskan menerima ajakan pacarnya itu untuk tinggal bersamanya. Dia tidak punya pilihan lain, karena Irene tidak bisa dihubungi dan tidak pernah menelepon. Dia membawa semua barangnya, kecuali kalung liontin peninggalan Emily yang tidak bisa ditemukannya. Belakangan dia mengetahui kalau Rebecca lah yang mencuri kalung itu.
Setibanya di kamar Stephen, mereka membongkar barang-barang Sara dan tanpa sengaja menemukan buku harian Rebecca. Didalamnya mereka menemukan sketsa Sara yang dilukis oleh Rebecca. Semakin ketakutan, Sara memutuskan untuk tidak pernah mau lagi berurusan dengan Rebecca.

Tanpa sepengetahuan Sara, mantan pacarnya, Jason (diperankan oleh Matt Lanter) datang berkunjung ke asramanya dan mengajak Sara bertemu. Rebecca yang sedang bersedih karena ditinggalkan Sara, memutuskan untuk "menyelesaikan" Jason juga. Dia mengecat rambutnya dan meniru gaya berpakaian Sara, lalu mengujungi hotel Jason di malam hari. Jason yang mengira Rebecca adalah Sara setelah melihat tatto bertuliskan nama Emily di dadanya, sama sekali tidak menyadari. Sampai akhirnyna Rebecca membunuhnya dengan menikamnya dengan pisau. 

Rebecca kemudian mengirimkan sms kepada Sara dengan ponsel Irene dengan menyamar sebagai Irene dan menyuruhnya datang ke apartemen malam itu juga karena ada urusan mendadak. Sebelum berangkat, Sara sempat menelepon Stephen dan menyuruhnya datang ke apartemen Irene karena dia sedang menuju kesana. Di apartemen, Sara menemukan Irene ternyata sedang terikat di ranjang, dan disandera oleh Rebecca. Dia berteriak mengatakan kalau Sara telah menghianatinya. Bagaimana ia telah banyak berkorban untuk membantu Sara "menyelesaikan" masalahnya. Tapi Sara malah meninggalkannya. Sara yang menyadari penyakit jiwa yang diidap Rebecca langsung pura-pura minta maaf dan mengatakan kalau itu semua adalah salah paham. Dan dia bersedia kembali ke asrama dan berteman lagi dengan Rebecca. Rebecca senang, tapi dia tetap berniat membunuh Irene untuk memastikan agar dia tidak bisa lagi mengajak Sara tinggal bersamanya. Sara mengecohnya dan berhasil melemparkan pistol Rebecca keluar kamar. Ketika ia keluar untuk mengambil pistolnya, Sara langsung menutup dan mengunci pintu dari dalam.

Dia berusaha melepaskan ikatan Irene, tapi Irene menyuruhnya untuk segera melarikan diri dari jendela. Tapi Sara ragu-ragu, karena apartemen Irene berada di lantai yang cukup tinggi. Sementara Rebecca sudah berhasil menemukan pistolnya dan sedang berusaha mendobrak pintu. Dia akhirnya berhasil masuk kembali ke kamar, dan Sara memutuskan untuk keluar melalui jendela dan pelan-pelan berjalan di sisi jendela yang kecil. Rebecca lalu mengarahkan pistol untuk menembak Irene yang masih terikat di tempat tidur. Bertepatan dengan itu, Stephen muncul dan menggagalkan usaha Rebecca. Mereke bergumul dilantai. Tapi suara tembakan telah mengejutkan Sara yang masih berada di jendela dan dia terpeleset dan bergelantungan di gordyn.

Ketika Stephen berusaha membantu Sara, Rebecca berhasil memukulnya hingga pingsan. Rebecca lalu menolongnya sambil tetap mengatakan kalau hanya dialah teman Sara, tidak ada yang lainnya. Sara menyadari kegilaan Rebecca dan tahu kalau hidupnya tidak akan pernah tenang. Rebecca akan menghabisi semua orang yang berusaha dekat dengannya. Ketika dia melihat pistol Rebecca di lantai, dia merebutnya dan berusaha menembak Rebecca. Sayangnya pistol itu kosong dan usahanya gagal. Tapi Rebecca lalu menyadari kalau Sara tidak sungguh-sungguh ingin berteman dengannya lagi. Dia hanya membual. Itu membuatnya sangat marah lalu berusaha membunuh Sara dengan mencekiknya. Tapi Sara berhasil meraih cutter dan menusuk punggung Sara sambil meniru perkataan Maria, kalau mereka tidak pernah berteman. Ia menemukan kembali kalung Emily di leher Rebecca dan mengambilnya.

Di akhir film ditunjukkan kalau Sara kembali tinggal di asrama. Tapi dia sudah tidak ingin memiliki teman sekamar lagi. Dia memutuskan untuk mengeluarkan tempat tidur Rebecca dulu dan meletakkannya di lorong asrama. (2011)

Wednesday, June 23, 2010

Obsessed

Derek Charles (diperankan oleh Idris Elba) adalah seorang seorang pria yang sukses dalam pekerjaannya. Ia memiliki sebuah rumah baru yang besar, seorang istri yang cantik, Sharon (diperankan oleh Beyonce Knowles) dan seorang anak, Kyle (diperankan oleh Nathan Mayers). Hidupnya begitu sempurna, sampai ketika dia bertemu dengan Lisa (diperankan oleh Ali Larter), seorang gadis pirang yang cantik dan seksi, yang bekerja sebagai pegawai kontrak di kantor tempatnya bekerja. Perkenalan merekalah yang akhirnya membawa malapetaka bagi Derek dan keluarganya.

Pada awalnya, Lisa bersikap sangat simpatik. Meskipun Derek heran, karena entah bagaimana, ia selalu berada di sekelilingnya di kantor. Pada suatu waktu, Lisa menggantikan tugas Patrick (diperankan oleh Matthew Humphreys), asisten Derek yang homo. Ketika Derek sudah sembuh dari sakitnya, Lisa bertugas menggantikan Marge (diperankan oleh Bonnie Perlman), asisten Joe (diperankan oleh Bruce McGill), bos Derek.

Tapi ia tidak terlalu ambil pusing, karena ternyata kinerja Lisa lebih cermat dan tangkas dibandingkan Patrick. Tanpa sepengetahuannya, Lisa sering mencuri dengan pembicaraan Derek dengan Sharon di telepon, ia juga sering masuk ke ruangan Derek dan menyelidiki barang-barangnya. Dengan cara seperti itulah ia mengetahui jenis musik kesukaan Derek, lalu mengirimkan sebuah CD berisi lagu kepada Derek keesokan harinya. Derek senang dengan perhatian Lisa.

Tapi Sharon sangat menentangnya. Ia tidak suka Derek punya asisten perempuan apalagi secantik Lisa. Ia menyuruh untuk memecat Lisa secepat mungkin. Derek jadi serba salah karena dia tidak menemukan ada yang salah dengan Lisa. Dia hanya mengiyakan saja permintaan istrinya itu tanpa mengambil tindakan yang terlalu serius terhadap Lisa.

Hubungan Derek dan Lisa menjadi semakin dekat, apalagi setelah Derek menemukan Lisa sedang menangis di pantry. Lisa bercerita kalau ia sedang menghadapi masalah dengan seorang pria. Ia mencintai pria yang tampan dan sukses, tapi sudah menikah dan berbahagia. Dia merasa kalau hidupnya tidak berarti lagi. Tapi, Derek menghiburnya dan mengatakan kalau Lisa harus tetap terus maju dan jangan bersedih karena pria itu. Karena Lisa cantik dan memiliki masa depan yang cerah. Lisa sangat senang mendengar saran Derek.

Tapi, Ben ( diperankan oleh Jerry OConnel), sahabat baik Derek di kantor, mencium gelagat mencurigakan dari tindak tanduk Lisa. Sambil berseloroh dia memperingatkan agar Derek berhati-hati, karena tampaknya Lisa sedang jatuh cinta padanya. Derek tidak terlalu menanggapi ocehan Ben, karena pada dasarnya ia tidak memiliki perasaan apapun pada Lisa. Ia lebih mencintai Sharon dibanding siapapun dan Lisa juga pasti tahu kalau ia sudah menikah.

Tapi ternyata Derek salah. Lisa memang sedang menyusun rencana untuk mendekati dan menggodanya. Rencana pertamanya dijalankan pada perayaan Natal di kantornya, dimana tak seorang pun diizinkan membawa pasangannya. Karena itu, Sharon tidak bisa ikut. Awalnya, Lisa hanya menggoda agar Derek mencium pipinya di bawah daun mistletoe. Tapi Derek menolak dan memutuskan untuk pulang saja, karena ia juga sudah kelelahan. Tapi Lisa berhasil mengikutinya ketika ia sedang di toilet dan berusaha membuka baju dan celananya. Derek berhasil memarahinya dan pergi meninggalkan tempat itu.
Di perjalanan ia terus resah karena merasa bersalah. Ia tahu sekarang, kalau Lisa memang sedang berniat menggodanya. Tapi dia tidak berani menceritakan masalah ini kepada Sharon, karena takut Sharon menganggap kalau dialah yang menggoda Lisa pada awalnya. Jadi dia diam saja dan berharap masalah itu akan cepat selesai dan dengan penolakannya, Lisa akan berhenti mengejar-ngejar dirinya. Tapi, dia salah lagi.

Karena besoknya, Lisa berhasil mencegatnya di tempat parkir ketika Derek masuk ke mobil. Ketika dia meminta maaf atas kelakuannya di pesta kemarin, Derek mulai tenang. Tapi ia kaget ketika tiba-tiba Lisa membuka seluruh pakaiannya dan menggoda Derek. Dengan marah ia membentak Lisa dan menyuruhnya keluar. Lisa yang tersinggung hanya bisa memandangi mobil Derek yang berlalu dengan marah.

Derek menceritakan masalah itu kepada Ben. Sahabatnya itu menyarankan agar Derek menghubungi bagian SDM agar memecat Lisa saja, tapi ia harus hati-hati, karena bisa saja Lisa membuat pengaduan yang berbalik menuduh Derek telah melakukan pelecehan seksual dengannya. Ketika Derek bertemu dengan manajer SDM, Hank (diperankan oleh Rick Ruccolo), untuk membicarakan masalah Lisa, Hank mengatakan kalau ternyata Lisa memang sudah mengundurkan diri hari itu.

Derek bisa bernapas lega, karena akhirnya dia tidak akan bertemu dengan gadis penggoda itu lagi. Dan dia juga tidak perlu khawatir kalau Lisa akan mengadukannya telah melakukan pelecehan seksual kepadanya.

Setelah kembali dari sebuah perayaan Tahun Baru, Derek menerima email berisi foto-foto Lisa yang sedang berpose seksi. Ketika itulah dia menyadari kalau Lisa tidak sungguh-sungguh pergi meninggalkannya. Dia tetap mengamati Derek dari kejauhan dan menunggu saat untuk bertindak lagi. Derek merasa resah, tapi ia tetap memutuskan untuk tidak memberitahu apapun kepada Sharon tentang masalah ini. Keputusan yang sangat salah.

Beberapa hari kemudian, Derek mengikuti sebuah acara di hotel bersama rekan-rekan sekantornya. Disitulah untuk pertama kalinya dia bertemu lagi dengan Lisa, setelah ia mengundurkan diri dari kantor. Lisa menggodanya tapi Derek berkeras untuk menolak. Lisa hanya tersenyum dan mengatakan bahwa ia akan terus berusaha agar Derek mau tidur dengannya. Tanpa sepengatahuan Derek, ia berhasil menaruh obat tidur ke dalam gelas minuman Derek.
Obat itu bereaksi dan membuat Derek sempoyongan seperti orang mabuk. Dengan terhuyung-huyung dia berjalan kekamarnya dan merebahkan diri ke tempat tidur. Tiba-tiba saja Lisa sudah berada di kamar dan mendekatinya, kemudian Derek pingsan. Hingga terlambat bangun dan terlambat datang ke rapat.
Tiba-tiba saja Lisa muncul dan mengaku-ngaku sebagai istrinya. Derek yang marah akhirnya menyadari kalau Lisa adalah orang yang memiliki gangguan jiwa. Dia menyuruh Lisa pergi dan bicara kepada psikiater untuk mengobati penyakitnya. Dia juga mengatakan dengan keras kalau ia tidak ingin melihatnya lagi sampai kapanpun.

Kejadian itu berbuntut panjang. Ketika Derek kembali ke kamar hotelnya, dia menemukan Lisa di tempat tidurnya dalam keadaan pucat dan tak sadarkan diri. Sepertinya ia berusaha bunuh diri dengan meminum obat dalam jumlah yang banyak. Mau tak mau, Derek menghubungi resepsionis untuk mengirimkan bantuan medis dan membawa Lisa ke rumah sakit.

Kejadian inilah yang akhirnya membuat Sharon tahu, kalau ada sesuatu antara suaminya dengan Lisa. Lisa berhasil membuat kondisi dimana Derek lah yang terlihat sebagai penjahat. Bahwa Derek menggodanya dan berhubungan gelap dengannya selama ini. Bahwa dia berusaha bunuh diri karena Derek berusaha mencampakkannya. Bahkan polisi yang mengurusi malah itu, Reese (diperankan oleh Christine Lahti) juga percaya kalau Lisa adalah pihak korban dalam hal ini. Tapi, Lisa mengatakan kepada Reese, bahwa ia berniat meninggalkan kota itu karena kakaknya akan menjemputnya dari San Fransisco.
Persoalan itu membuat rumah tangga Derek dan Sharon berantakan. Sharon mengusirnya dari rumah dan Derek tinggal di hotel selama 3 bulan. Tapi Sharon akhirnya luluh, ketika Derek mengajaknya makan malam untuk merayakan ulangtahunnya. Mereka berniat memperbaiki kembali hubungan mereka dan Sharon sudah memaafkannya.

Ketika mereka sedang makan malam, Lisa mengunjungi rumah mereka dan bertemu dengan baby sitter yang ditugaskan Sharon untuk menjaga Kyle malam itu. Ia berhasil menipu si baby sitter dengan mengatakan bahwa ia adalah teman akrab Sharon dan dia datang dari luar kota. Dia hanya singgah sebentar untuk mengantarkan kado untuk Kyle.
Setelah itu dia permisi dan si baby sitter hanya mengiyakan saja tanpa memperhatikan ia keluar dari pintu, karena sedang sibuk mendengarkan musik.
Ketika Derek dan Lisa pulang, mereka tidak menemukan Kyle di kamarnya dan bingung ketika si baby sitter mengatakan kalau tadi teman Sharon datang menemui Kyle. Mereka langsung tahu, kalau Lisa lah orang yang pura-pura mengaku sebagai teman Sharon itu. Mereka sibuk mencari kesana-kemari dan menelepon Reese untuk melaporkan penculikan itu. Tapi kemudian mereka menemukan Kyle di dalam mobil Derek dalam keadaan selamat dengan bekas kecupan bibir berlipstik di keningnya.

Reese lalu menyarankan agar Derek dan Sharon membuat alarm di rumah mereka untuk menghindari agar Lisa tidak bisa masuk diam-diam. Mereka menitipkan Kyle di rumah kakak Sharon dan merencakan liburan akhir pekan di rumah orangtua Sharon. Karena pekerjaannya, Sharon harus berangkat duluan dan Derek akan menyusul keesokan harinya. Sharon sudah berada di dalam mobil ketika Derek mengingatkannya agar tidak lupa mengaktifkan alarm rumah.

Sharon yang lupa akhirnya memutuskan untuk memutar balik ke rumah. Sementara itu, ternyata Lisa sudah berhasil masuk ke dalam rumah mereka dengan lewat pintu dapur yang tidak dipasangi alarm. Dia tahu, kalau Derek akan sedirian di rumah malam itu. Dia membuat kamar tidur Derek dan Sharon menjadi tempat yang romantis untuk mereka berdua. Dia membawa sebotol anggur lengkap dengan gelasnya, lalu menaburkan kelopak-kelopak mawar di tempat tidur, membuka bajunya dan berbaring dengan santai di tempat tidur.
Sharon yang pulang kerumah memergokinya dan mereka berdua berkelahi. Sharon marah karena Lisa selalu berusaha merusak rumah tangganya, sementara Lisa berusaha membunuh Sharon agar dia bisa bersama Derek. Mereka berdua terjebak di lantai 2 yang sedang dalam perbaikan. Lantai itu rapuh dan Sharon menjebak Lisa hingga terjerembab dan menembus lantai rapuh itu. Dia bergantungan dan berusaha naik tapi gagal.

Sharon yang merasa kasihan akhirnya berniat menolongnya dan mengulurkan tangannya. Tapi Lisa malah berniat membawanya jatuh bersamanya juga. Ketika Sharon berhasil melepaskan diri dari cengkeraman Lisa, ia pun terjatuh menimpa meja kaca di bawahnya, tapi masih hidup. Ia memandang Sharon yang masih terpaku memandangnya dari lantai atas. Lisa masih berusaha untuk bergerak ketika tiba-tiba lampu gantung jatuh menimpanya hingga tewas.

Sharon berhasil keluar rumah dan bertemu dengan Reese dan Derek di halaman.(2009)

Friday, April 16, 2010

Underworld: Rise of Lycans

Lycan adalah manusia serigala yang diciptakan oleh bangsa drakula untuk kepentingan mereka. Lycan ini berwujud manusia di siang hari tapi bisa berubah jadi serigala di malam hari. Tenaga mereka luar biasa, sehingga dipaksa menjadi budak dan bekerja kepada kaum drakula. Mereka diperlakukan seperti anjing dan tidak dihargai sama sekali. Beberapa dari Lycan itu masih banyak yang hidup di luar kastil raksasa drakula. Mereka menanti dengan penuh dendam, kesempatan dimana mereka bisa masuk ke kastil yang dijaga ketat itu untuk membalas dendam pada kaum drakula yang telah memperlakukan mereka dengan semena-mena.

Lucian (diperankan oleh Michael Sheen) adalah salah seorang dari manusia serigala yang dipelihara oleh kaum drakula karena keahliannya sebagai pandai besi. Meskipun dia setengah serigala, tapi dia tidak sekejam kawanannya yang lain. Dia menolak berperang dengan kaum drakula dan memilih untuk melayani mereka. Tapi drakula memperlakukannya tak lebih daripada seekor anjing.
Diam-diam, Lucian menjalin cinta dengan Sonya (diperankan oleh Rhona Mitra), putri tunggal sang pemimpin drakula, Viktor (diperankan oleh Bill Nighy). Mereka tahu hubungan itu terlarang, sehingga mereka melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Pada suatu pertempuran untuk menyelamatkan Sonya, Lucian terpaksa membuka rantai di lehernya (yang berguna untuk mencegahnya berubah menjadi serigala). Viktor sangat marah karena menganggapnya mencoba melawan, dia tidak perduli kalau Lucian melakukan itu karena dia ingin menyelamatkan Sonya.

Lucian dihukum cambuk dan berencana akan dibunuh. Sonya berhasil membantunya melarikan diri dengan bantuan seorang drakula yang mengincar kedudukannya di Dewan Drakula. Lucian berhasil kabur bersama beberapa orang budak Lycan lainnya. Dia berniat menggalang kekuatan para manusia serigala untuk menentang kekuasaan drakula. Dia memberanikan diri mendatangi tempat persembunyian para serigala dengan resiko dia akan mati karena sudah dianggap sebagai penghianat dengan mengabdi kepada drakula.
Ayahnya sangat marah begitu mengetahui perbuatan putrinya itu. Dia dihukum dikurung di kamarnya, sehingga tidak bisa meninggalkan kastil untuk bergabung dengan Lucian di luar. Ia berniat menggunakan Sonya untuk memancing agar Lucian kembali ke kastil. Kalau dia tidak muncul juga, maka ia akan membunuh putrinya itu, karena sudah menghianatinya.

Lucian yang mengetahui hal ini segera datang kembali ke kastil itu dan meninggalkan kelompoknya. Dia berusaha membereskan masalah itu sendiri. Setelah berhasil menyelinap ke dalam kastil, dia menuju ke kamar Sonya yang dijaga ketat. Berdua mereka berusaha melarikan diri dari kastil.

Mereka tidak tahu kalau Viktor sudah mempertimbangkan kemungkinan itu sebelumnya. Dia tahu kalau Lucian dan Sonya akan melarikan diri dari lorong bawah tanah kastil. Dan memasang jebakan hingga mereka tidak bisa melarikan diri kemanapun kecuali muncul ke permukaan dan melawan para penjaga yang mengeroyok mereka.

Pada waktu itu, Sonya bertarung dengan ayahnya. Dan Sonya membuka rahasia bahwa ia sedang mengandung cucunya. Anak yang merupakan campuran serigala dan drakula. Dia memohon belas kasihan ayahnya. Tapi, sebaliknya ayahnya malah merasa lebih marah dan mengutuk perbuatan Sonya. Ia juga mengutuk anak yang dikandung Sonya sebagai monster.

Mereka berdua dihadapkan ke pengadilan Dewan Drakula dan diancam hukuman mati. Bahkan Viktor sendiripun menyetujui keputusan itu. Sonya hanya bisa terdiam dan memandang tak percaya kepada ayahnya. Hukuman mati yang mereka terima mengharuskan mereka bersama dan saling melihat sampai mereka mati tapi dalam keadaan dirantai dan berjauhan. Ruangan tempat hukuman itu adalah ruangan beratap kaca dimana sinar matahari akan masuk dengan terang benderang.

Seperti yang kita ketahui, sinar matahari adalah musuh utama drakula. Begitu langit-langit dibuka, Sonya pun terbakar hingga gosong, tepat di hadapan Lucian yang menjerit-jerit tak berdaya karena dirantai dan tubuhnya penuh luka. Sementara itu, di kamarnya, Viktor juga menangis karena kesedihan yang mendalam. Viktor muncul di malam harinya hanya untuk mengambil kalung yang dipakai oleh Sonya. Dia juga berencana akan membunuh Lucian dengan pisaunya.

Lucian yang marah lalu berubah menjadi serigala dan berniat lari dengan membawa kalung Sonya. Tapi ia berhasil dikepung oleh pasukan drakula dan terluka parah. Dia lalu meraung sedemikian rupa kea rah hutan, sebelum akhirnya berubah kembali menjadi manusia karena kehilangan tenaga.
Raungan kemarahannya itu ternyata didengar oleh kawanan Lycan di hutan. Kawanan serigala raksasa itu langsung menyerbu kastil bersama kawan-kawan Lucian yang sedang menunggu di dalam hutan. Para drakula membalas dengan melemparkan tombak kea rah mereka. Tapi, serigala-serigala yang beringas itu tetap berhasil masuk dan membantai mereka di dalam kastilnya, termasuk para anggota Dewan Drakula.

Dalam pertempuran ini, Lucian bertarung melawan Viktor. Dendamnya begitu membara karena Viktor tega membunuh istrinya yang sedang hamil. Tapi, ternyata raja drakula itu berhasil memisahkan diri dan menjebak Lucian di bawah tanah dan bertarung. Dia berhasil menikam Viktor hingga terjatuh ke genangan air yang diterangi sinar matahari. Kaum Lycan menang dan mereka memuja Lucian untuk itu. Tapi, ternyata Viktor berhasil selamat dan pada akhir film ditunjukkan kalau dia berhasil melarikan diri.2009

Thursday, April 15, 2010

Day Of The Dead

Senang dengan kisah klasik tentang zombie yang tidak menyempatkan kita untuk menarik napas sedikit pun, maka film ini cocok untukmu. Sejak awal, penonton sudah disuguhi dengan perubahan drastis manusia-manusia yang semula terlihat normal menjadi zombie menakutkan pemakan daging.

Seperti halnya film-film zombie lainnya, jadi menjadi pokok persoalan adalah virus yang bermutasi. Virus ini seharusnya akan dijadikan senjata biologis yang akan melumpuhkan syaraf musuh sehingga tidak bisa melawan. Tapi berubah menjadi virus yang dengan cepat menginfeksi orang di kota tersebut dan mengubah mereka menjadi zombie-zombie ganas pemakan daging.

Untuk jalan ceritanya sendiri, sebenarnya bisa dibilang tidak ada. Karena sepanjang film ini, para tokohnya menghabiskan waktu dengan berlari kesana-kemari untuk menyelamatkan dirinya. Pemeran utamanya adalah seorang polisi wanita bernama Sarah (diperankan oleh Mena Suvari) yang mendapat laporan tentang penyebaran virus flu di kota kecil tempat kelahirannya. Dia dibantu oleh beberapa orang tentara lainnya yang nantinya akan menjadi rekannya dalam menyelamatkan diri.
Keseluruhan pemeran yang memiliki dialog dalam film ini hanya ada beberapa orang saja. Sarah, ibunya yang ikut berubah menjadi zombie, adiknya Trevor(diperankan oleh Michael Welch) beserta pacarnya Nina (diperankan oleh AnnaLynne McCord). Lalu ada Salazar (diperankan oleh Nick Cannon) dan Bud (diperankan oleh Stark Sands) salah satu tentara yang jatuh hati padanya. Ia akhirnya tertular virus itu karena tergigit salah satu zombie, tapi dia tidak memangsa mereka karena ternyata si Bud adalah vegetarian. Agak aneh, tapi sungguh khas Hollywood. Lalu ada si penyiar radio bertubuh tambun, yang terperangkan di studionya bersama Tn dan Ny. Leitner (diperankan oleh dan Christa Campbell). Belakangan diketahui kalau mereka bertiga juga ternyata sudah tertular virus itu dan berubah menjadi zombie.
Untuk jalan ceritanya sendiri, hanya cukup digambarkan dengan beberapa kata. Banjir darah, potongan daging berserakan, wajah zombie yang terkelupas dan mata berkabut. Dan yang pasti, bukan jenis film yang bisa ditonton dengan keluarga, apalagi kalau ada anak kecil.

Jalan keluar yang ditemukan untuk menghancurkan para zombie ini juga benar-benar khas Hollywood. Tiba-tiba saja, Sarah, adiknya dan pacarnya (yang tersisa dan selamat dari para zombie itu) menemukan sebuah ruangan yang berisi bahan bakar roket. Lalu, dengan keterampilan ala Mc. Gyver, adiknya berhasil membuat bahan bakar roket itu terbakar dan menghanguskan para zombie yang sedang mengejar mereka ke ruangan itu. Sekejab saja, zombie-zombie itu berubah menjadi serpihan-serpihan daging yang hangus terbakar bahan bakar roket dan tinggallah Sarah, adiknya dan pacarnya dalam keadaan sehat dan tak kekurangan apapun.

Setelah itu ditunjukkan kalau mobil yang dikendarai Sarah menuju ke luar kota sambil mendengar siaran radio yang menyatakan kalau suasana saat itu sudah aman terkendali. Dan tiba-tiba munculnnya sesosok laki-laki zombie tepat di hadapan kamera (benar-benar khas film zombie) untuk menunjukkan kalau masih ada zombie yang selamat dari peristiwa ledakan itu. Dan zombie itu adalah si penyiar radio yang tidak ikut berada di dalam bangunan yang diledakkan Sarah dan kawan-kawannya.

Yang pasti, aku pernah menonton film zombie lain yang lebih bagus dari yang satu ini.(2008)

Tuesday, March 30, 2010

The Orphan

Film ini diawali dengan kisah bagaimana Kate Coleman (diperankan oleh Vera Farmiga) mengalami keguguran di rumah sakit. Sejak saat itu dia mengalami depresi dan kecanduan alkohol. Suaminya, Jack Coleman (diperankan oleh Peter Sarsgaard) berusaha membantunya melewati masalah itu dan akhirnya sepakat untuk mengadopsi seorang anak dari panti asuhan. Meskipun sebenarnya mereka sudah memiliki dua orang anak, yaitu Daniel (diperankan oleh Jimmy Bennet) dan Max (diperankan oleh Aryana Engineer) yang bisu dan tuli.
Di panti asuhan mereka mengadopsi Esther (diperankan oleh Isabelle Furhman) yang baru berusia 9 tahun. Ia berasal dari Rusia dan keluarga yang terakhir mengadopsinya tewas dalam sebuah kebakaran. Esther berhasil memikat Jack dan Kate dengan senyumnya yang tulus dan kemampuannya melukis. Tak menunggu lama, Kate dan Jack mengadopsi Esther dan membawanya pulang ke rumah mereka. Max langsung menyambut gembira kedatangan Esther, tapi Daniel sangat membencinya. Karena gaya berpakaian Esther yang kolot dan caranya memandang yang tidak biasa.

Tidak perlu waktu lama untuk mengetahui memang ada sesuatu yang salah dengan Esther. Setelah kedatangannya, keluarga harmonis yang bahagia itu perlahan-lahan mulai diliputi masalah. Esther juga berhasil menyakiti salah seorang teman sekelasnya yang sering mengganggunya. Dia mendorongnya dari tempat permainan hingga mengalami patah tulang.

Ketika kebetulan suster Abigail (diperankan oleh CCH Pounder) yang bekerja di panti asuhan dulu menelepon, Kate langsung menceritakan kejadian itu kepadanya. Keesokan harinya, suster Abigail datang ke rumah mereka untuk membicarakan sesuatu. Ia mengatakan kalau mungkin Esther memiliki keanehan. Karena dimana ada keributan atau kecelakaan, dia selalu ada disana. Dia menawarkan untuk membawa Esther kembali ke panti asuhan. Kate dan Jack mengatakan akan memikirkannya dulu.
Esther yang mengetahui niat suster Abigail untuk membawanya kembali berhasil membunuhnya dengan menghantam kepalanya menggunakan martil. Dia memaksa Max membantunya dan menyimpan rahasia itu atau dia akan membunuhnya. Max yang ketakutan hanya bisa menurut. Esther lalu menyembunyikan martil yang dipergunakannya untuk membunuh suster Abigail di rumah pohon milik Daniel. Peristiwa itu terlihat oleh Daniel ketidak secara tidak sengaja dia berada di sekitar tempat itu.

Dan Esther ternyata tahu kalau Daniel mengintipnya dan mengancamnya dengan cutter ketika dia sedang tidur. Dia lalu menyakiti Kate dengan memotong semua mawar putih yang ditanamnya di makam Jessica, anak perempuannya yang meninggal waktu dia keguguran dulu. Saking marahnya, Kate menarik lengan Esther. Dia menjerit kesakitan untuk menarik perhatian Jack. Dan dengan sengaja dia menjepit lengannya hingga patah untuk mengesankan Kate adalah penyiksa anak.

Kate berusaha mencari tahu latar belakan Esther. Ternyata dia dulu tinggal di Saarne Institute, sebuah rumah sakit jiwa di Estonia. Dia menghubungi rumah sakit itu tapi mereka mengatakan tidak mengenal pasien bernama Esther. Kate lalu mengirimkan fotonya melalui email dan menunggu mereka mengecek lebih jauh.

Daniel akhirnya nekad untuk membongkar kejahatan Esther. Dari Max dia mengetahui kalau Esther menyimpan martil yang dipakainya untuk membunuh suster Abigail di rumah pohon. Diam-diam dia naik dan memeriksa tempat itu, tapi ternyata Esther sudah menunggunya dan membakar rumah itu agar Daniel tewas terbakar. Tapi Daniel berhasil selamat tapi harus masuk ICU. Ketika Esther berniat menghantam kepalanya dengan batu, Max muncul dan mendorong Esther hingga jatuh. Kate dan Jack membawa Daniel ke rumah sakit.

Di rumah sakit, Esther masih juga berusaha membunuh Daniel dan menutup wajahnya dengan bantal. Alat penanda sudah menunjukkan garis datar dan ia keluar dari ruangan itu dengan tersenyum. Tapi ternyata dokter berhasil menyelamatkan Daniel. Kate langsung mengetahui kalau itu adalah ulah Esther. Di depan banyak orang ia menampar Esther hingga terjatuh dan berdarah. Akhirnya Kate dibius dan harus tinggal di rumah sakit malam itu.

Esther sangat senang begitu menyadari dia akan berduaan di rumah dengan Jack. Dia menggunakan kesempatan itu untuk menggoda Jack agar tidur dengannya. Jack menolak dan menyuruhnya naik ke kamarnya. Esther sangat marah karena merasa ditolak. Dia pun mengambil pisau dan pistol yang didapatnya dari lemari besi.

Pada saat itu, di rumah sakit, Kate menerima telepon dari Saarne Institution. Dokter yang menghubunginya mengatakan kalau nama asli Esther adalah Leena Klammer. Dia sebenarnya bukan seorang anak-anak lagi. Dia adalah wanita dewasa yang berusia 33 tahun. Dia mengidap penyakit yang membuat tubuhnya berhenti berkembang secara fisik. Jadi, meskipun usianya sudah dewasa, dia tetap terlihat seperti anak yang berusia 9 tahun. Leena adalah seorang psikopat yang sangat berbahaya. Dia berhasil melarikan diri dari rumah sakit itu setelah membunuh beberapa pegawai.

Kate buru-buru pulang dan mendapati bahwa Jack sudah tewas dengan banyak luka bacokan di tubuhnya. Dan ia harus kucing-kucingan dengan Esther yang membawa pistol, untuk bisa naik dan menjemput Max yang bersembunyi di dalam lemari. Dalam perkelahian, dia berhasil memuat Esther pingsan dan membawa lari Max. Tapi ternyata, Esther berhasil menyusul dan mereka bergulat di atas danau yang membeku karena lapisan es. Pecahan es itu retak dan mereka berdua terjun ke dalam air yang dingin.
Kate berhasil menghantam wajah Esther dan naik terlebih dahulu ke permukaan. Esther menyusul di belakangnya sambil berkata:
“Jangan biarkan aku mati, bu.”
Kate memandangnya dengan marah lalu menendangnya sekuat tenaga sambil berkata:
“Aku bukan ibumu!”
Tendangan Kate membuat leher Esther patah dan dia masuk kembali ke dalam air dan tenggelam.(2009)
Related Posts with Thumbnails

  © Mirror On The Wall by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP