Tuesday, December 15, 2009

Rogue Assassin

Ini film untuk penggemar action. Biarpun aku sendiri bukan penggemar, tapi demi genre action di blog ini, yah dinikmati sajalah. Hahaha..

Meskipun judul yang dipergunakan disini adalah Rogue Assassin tapi di beberapa negara, film ini menggunakan judul WAR. Karena ternyata sudah ada film lain yang terlebih dahulu menggunakan judul Rogue Assassin.

Mengisahkan tentang dua orang sahabat yang bekerja di FBI. John Crowford (diperankan oleh si ganteng Jason Statham, yang juga bermain di Transporter) dan Tom Lone (diperankan oleh Terry Chen). Mereka berdua bekerja sama untuk memburu Rogue (diperankan oleh Jet Lee), seorang mantan agen CIA yang membelot dan bekerja sebagai pembunuh bayaran kepada sebuah geng Yakuza dari Jepang. Dalam sebuah aksi kejar-kejaran, Rogue berhasil menyudutkan John dan nyaris saja menembaknya, kalau Tom tidak langsung datang. Tom menembak Rogue hingga jatuh ke laut. Mayatnya tidak pernah ditemukan. John dan Tom menganggapnya sudah tewas.

Tapi dugaan mereka salah. Rogue masih hidup dan balik memburu Tom yang telah berhasil menembaknya. Dia juga membunuh istri dan anak Tom, kemudian membakarnya hingga hampir tidak bisa dikenali lagi.

John sangat marah melihat kondisi keluarga sahabatnya itu. Bertahun-tahun dihabiskannya untuk memburu Rogue dan membalas dendam. Perburuan ini membuatnya bercerai dari istrinya dan kehilangan keluarganya. Tapi John tidak perduli. Dia hanya berniat menangkap Rogue.

Tiga tahun kemudian, Rogue muncul kembali dan bekerja sebagai kaki tangan geng Triad yang diketuai oleh Chang (diperankan oleh John Lone). Rogue membantu Chang untuk melawan geng Yakuza pimpinan Shiro (diperankan oleh Ryo Ishibashi) yang dulu sempat juga mempekerjakan Rogue. Chang menugaskan Rogue mengambil kembali sepasang kuda emas antik milik keluarga Chang yang dicuri oleh Shiro bertahun-tahun yang lalu. Chang tidak menyadari kalau Rogue juga punya rencana sendiri untuk mengadu domba kedua mafia raksasa itu. Tujuannya agar keduanya berperang dan sama-sama hancur.

John yang melihat pembunuhan demi pembunuhan yang dilakukan Rogue mulai beraksi kembali untuk mengejar dan menangkapnya. Tapi tugas itu tidak mudah karena Rogue adalah pembunuh bayaran yang sangat tangkas dan cerdik. Ia selalu berhasil lolos dari kejaran John.

Ternyata, Rogue tidak sepenuhnya menghianati Shiro. Ia memang sengaja dikirim agar diterima bekerja oleh Chang. Karena setelah beberapa saat, Rogue membunuh Chang, atas perintah Shiro. Tapi, diam-diam ia menyelamatkan istri dan putri tunggal Chang, lalu menyembunyikannya di tempat lain. Tujuannya agar Shiro menganggap mereka berdua juga sudah mati. Rogue telah melanggar perintah dengan menyelamatkan kedua orang itu. Karena Shiro tidak ingin Chang dan keturunannya hidup. Tapi Rogue tidak perduli. John melihat kejadian ini, karena dia selalu memata-matai Rogue dimanapun dia berada.

John lalu mengirim foto-foto itu kepada Shiro. Ia berniat meminta bantuan ketua Yakuza itu agar menyerahkan Rogue untuk ditangkap. Tapi Shiro menolak. Meskipun John sudah menunjukkan foto-foto ketika Rogue menyelamatkan istri dan anak Chang, Shiro tetap berpura-pura tidak mengenal Rogue. Diam-diam dia berniat untuk berurusan langsung dengan Rogue saja. Shiro sedang dalam perjalanan ke Amerika. Kematian Chang telah memberi ladang baru baginya. Dia akan mengambil alih usaha mafia geng Triad itu menjadi usaha geng Yakuza miliknya.

Ketika Rogue datang menemui Shiro untuk menyerahkan sepasang kuda emas yang berhasil dirampasnya lagi dari Chang. Ketika itulah Shiro membongkar penghianatannya. Dia memaksa agar Rogue memberitahukan dimana dia menyembunyikan istri dan putri Chang. Tapi Rogue menolak. Akibatnya, Shiro memerintahkan agar dia dibunuh. Keadaan berubah. Rogue berhasil membantai seluruh anggota Yakuza termasuk Shiro sendiri.
Ketika itulah Rogue membuka identitas aslinya. Ternyata dia adalah Tom Lone, sahabat John yang dikira sudah tewas di rumahnya yang terbakar. Rogue gagal membunuh Tom. Dan Tom kemudian melakukan operasi plastik dan mengubah wajah dan aksennya menjadi mirip dengan Rogue. Dia berniat menyelidiki langsung orang yang telah memberikan perintah membunuh keluarganya, yaitu Shiro. Maka setelah dia berhasil bertemu, Rogue alias Tom pun membunuh Shiro.

Tapi Shiro juga punya informasi yang mengejutkan Rogue. Ia mengatakan kalau sahabatnya, John Crowford, juga adalah kaki tangannya. Dari John lah Shiro mengetahui tempat tinggal Tom dan mengirim Rogue untuk menghabisinya. Rogue alias Tom sangat marah dan menantang John untuk bertemu. Gayung bersambut, John yang tidak mengetahui kalau Rogue adalah Tom, sahabatnya dulu, langsung menyetujui. Tapi diam-diam dia menempatkan seorang penembak jitu bernama Goi (diperankan oleh Sung Kang) di tempat yang tersembunyi. Penembak jitu ini ditugaskan untuk menembak Rogue ketika sedang berbicara dengannya.

Sebelum pertemuannya dengan John, Rogue mengirimkan dua paket yang berbeda ke dua tempat. Dia mengirimkan paket pertama berisikan kuda emas asli milik keluarga Chang kepada istrinya yang sedang dalam persembunyian. Sementara, paket kedua berisi kepala Shiro, dikirimkan kepada putrinya, Kira Yanagawa (diperankan oleh Devon Aoki yang cantik dan berwajah seperti boneka.
Dia juga bermain di film DOA), yang langsung bunuh diri setelah melihat kepala ayahnya dalam paket yang dikirimkan kepadanya.

Ketika bertemu, Tom dan Rogue langsung berkelahi. Ketika itulah Rogue membuka identitas aslinya sebagai Tom dan menuntut pertanggung-jawaban dari John. John sangat terkejut. Ia lalu mengatakan kalau ia memang memberikan alamat Tom atas permintaan Shiro. Yakuza ingin memberikan sedikit pelajaran karena Tom telah berani menembak Rogue. Ia tak mengetahui kalau Shiro mengirim Rogue langsung dan bukannya memberi pelajaran ia malah membantainya sekeluarga. John meminta maaf, tapi Rogue menolak dan mengatakan kalau Tom Lone sudah meninggal. Dia sekarang adalah Rogue. Dan bersiap-siap untuk menembak John.

Ketika itu, Goi sebenarnya sudah berhasil membidik Rogue dan bersiap melepaskan pelurunya. Tapi John berusaha menghalangi karena dia sudah mengetahui siapa Rogue sebenarnya. Rogue mengambil kesempatan ini dengan langsung menembak John dan melarikan diri. Di akhir film ditunjukkan kalau Rogue atau Tom Lone sedang naik mobil menuju ke luar kota dan memulai kehidupan yang baru, berbekal uang yang berhasil diambilnya dari Shiro.(2007)

Friday, December 4, 2009

New Moon


Sebenarnya aku tidak ada niat untuk menonton sekuel dari Twilight ini, karena aku sudah terlanjur kecewa melihat film pertamanya. Ternyata, suamiku yang baik hati itu diam-diam sudah membelikan dvd-nya untuk ku. Akhirnya, kutonton juga. Sayang kan sudah dibelikan tapi tidak ditonton, lagi pula aku tidak perlu keluar rumah. Cukup dengan nongkrong di depan tv saja. Hahaha..

Dan ternyata, saudara-saudara. Dugaanku tidak meleset. Vampire Saga ini ternyata sama lambat dan membosankannya dengan Twilight. Bella Swan (diperankan oleh Kristen Stewart) sudah berpacaran dengan Edward Cullen (diperankan oleh Robert Pattinson).

Disini malah tampang si vampir yang katanya ganteng ini jadi terlihat aneh dan tidak semenarik dulu. Yang tambah ganteng malah Jacob Wolf (diperankan oleh Taylor Lautner) si serigala yang juga jatuh cinta pada Bella.

Cinta Bella yang sudah menjadi-jadi membuatnya menuntut Edward agar mengubahnya menjadi vampir juga. Alasannya sederhana. Dia mencintai Edward dan tidak akan pernah meninggalkannya. Tapi dia masih akan menua sementara Edward adalah mahluk abadi yang akan muda selamanya. Dia ingin diubah menjadi vampir pada ulang tahunnya yang ke-18 agar tetap bisa bersanding dalam keabadian dengan Edward yang berusia 19 tahun ketika menjadi vampir. Tapi Edward menolak. Dia tidak ingin Bella berubah menjadi monster seperti dirinya.

Keluarga Cullen memutuskan untuk merayakan ulang tahun Bella dengan pesta kecil-kecilan di kediaman mereka.

Tapi terjadi sebuah insiden. Dengan bodohnya Bella membuat jarinya terluka ketika membuka bungkus kado. Jasper Hale (diperankan oleh Jackson Rathbone) masih termasuk vampir baru yang masih berusaha agar tidak menghisap darah manusia seperti keluarga Cullen lainnya. Tapi dia tidak bisa menguasai diri ketika melihat darah menetes dari jari Bella dan menyerangnya. Edward berhasil menjauhkan Bella darinya dan Jasper keburu ditangkap oleh Emmet Cullen (diperankan oleh Kellan Lutz) yang bertubuh besar. Akhirnya luka Bella diobati oleh Carlisle Cullen (diperankan oleh Peter Facinelli) yang memang berprofesi sebagai dokter dan sudah sangat terbiasa dengan darah manusia.

Kejadian itu menyadarkan Edward akan betapa berbahayanya hidup Bella jika mereka tetap melanjutkan hubungan itu. Dia kemudian memutuskan Bella dan pergi dari desa Fork itu. Dia mengatakan agar Bella tidak usah menunggunya, karena dia tidak akan pernah kembali kesana. Bella bisa mencari kekasih baru, karena mereka sudah tidak mungkin bersatu.

Setelah itu, adegan akan dipenuhi oleh adegan yang menunjukkan bagaimana putus-asanya Bella. Dia menghabiskan waktu dengan berduka. Termasuk adegan bagaimana dia berusaha membahayakan dirinya sendiri dengan harapan Edward akan datang membantunya, seperti dulu. Bagian ini terlalu membosankan, jadi kita abaikan saja ya.

Ayah Bella, Charlie Swan (diperankan oleh Billy Burke), menjadi bingung karena tingkah laku anaknya itu. Dia lalu meminta Bella mencari hiburan ke perkampungan suku Quileute berada. Jacob adalah seorang pemuda Quileute. Charlie berharap Bella bisa melupakan kesedihannya kalau menghabiskan waktu dengan Jacob.

Kemudian Jacob memperkenalkan Bella dengan dunia bengkel dan sepeda motor. Berdua mereka menghabiskan waktu dengan berkutat di bengkel milik Jacob. Pria itu juga mengajarkannya cara mengendarai sepeda motor. Disana dia berkenalan dengan anggota suku Quileute lainnya.

Mereka tetap menyambut Bella sekalipun mereka masih menganggap dia pacar Edward yang vampir. Seperti dijelaskan pada sekuel sebelumnya, suku Quileute tidak pernah akur dengan vampir. Mereka memang tidak berkonfrontasi langsung dengan keluarga Cullen, karena mereka tidak memburu manusia. Tapi tetap saja suku Quileute membenci kaum vampir. Pergaulan Bella dengan merekalah yang membuatnya bisa melupakan sosok Edward.

Tapi, sejak kepergian Edward, dia mulai sering mengalami mimpi buruk, hingga setiap hari Charlie selalu terbangun untuk melihat Bella ke kamarnya. Tapi ia tidak pernah menceritakan mimpinya itu kepada siapapun. Ia hanya melarikan diri kepada Jacob. Perlahan-lahan, perhatiannya mulai teralihkan kepada Jacob.

Pada waktu itu pulalah Bella mengetahui kalau ternyata Jacob juga bukan manusia biasa. Dia bisa berubah menjadi serigala. Dan proses perubahannya menjadi serigala dialami Jacob ketika Bella selalu berada di dekatnya. Bella menjadi stress. Dia merasa ada yang tidak beres dengan dirinya. Dia tidak pernah berhasil menemukan kekasih yang benar-benar manusia normal. Edward vampir, sementara Jacob serigala. Karena putus asa, ia memutuskan untuk bunuh diri dengan terjun ke jurang di tepi laut. Tapi dia berhasil diselamatkan oleh Jacob.

Sementara itu ditunjukkan kalau Edward berada di Italia. Dia ternyata punya niat untuk mati. Vampir adalah mahluk abadi yang tidak bisa mati. Tapi ada satu keluarga vampir di Italia yang bernama keluarga Volturi.

Keluarga ini begitu kuatnya hingga mampu membunuh vampir yang lain. Edward berniat membuat marah keluarga Volturi sehingga dia akan dibunuh.

Tapi, Alice Cullen (diperankan oleh Ashley Greene) yang memiliki kemampuan untuk melihat masa depan, mengetahuinya. Alice kemudian menghubungi Bella dan memintanya membantu agar niat Edward batal. Mereka berdua pun pergi ke Italia. Ketika itu dia melihat Edward sudah berniat bunuh diri dengan keluar tepat pada jam 12 siang. Itu akan membunuhnya juga. Tapi Bella berhasil menerjangnya, sehingga niatnya batal. Dan ajaibnya, kedatangan Bella itu membuat Edward melupakan niat bunuh diri dan niat untuk menjauhi Bella.

Dan itu pulalah kali pertama Bella bertemu dengan keluarga Volturi. Ternyata keluarga vampir tua ini ingin mengajak Edward bergabung dengan mereka. Untuk pertama kalinya muncul tokoh Jane (diperankan oleh Dakota Fanning), aktingnya sangat menarik. Tapi, suasana segera berubah menjadi berbahaya bagi Bella. Keluarga Volturi memburu manusia. Dan mereka mengancam akan memakan Bella, kalau Edward menolak bergabung dengan mereka.

Tapi mereka menemukan kalau Bella ternyata tidak mempan dengan segala kekuatan sihir yang dimiliki Keluarga Volturi. Mereka menganggapnya menarik, karena belum ada yang seperti itu sebelumnya. Ditambah lagi perjuangan mati-matian Edward untuk membela Bella ketika keluarga itu berusaha memangsanya. Karena ketakutan, Bella memohon agar Volturi membunuhnya saja daripada membunuh Edward. Mereka heran karena Bella mau mengorbankan nyawanya demi seorang vampir.

Kamudian Alice mengungkapkan bakatnya yang bisa melihat ke masa depan. Dan ia mengatakan kalau ia melihat Bella akan menjadi vampir di masa depan, hanya menunggu waktu saja. Keluarga Volturi kemudian melepaskan mereka, dengan syarat Bella harus sudah menjadi vampir ketika mereka bertemu lagi dengannya.

Keluarga Cullen sangat berterimakasih karena Bella rela datang untuk menyelamatkan Edward, termasuk Rosalie Hale (diperankan oleh Nikki Reed) yang selama ini tidak perduli kepadanya. Dan Bella menagih janji Edward untuk menjadikannya vampir, sesuai dengan permintaan Volturi.

Tapi Edward menolak dan tetap bertekad untuk membiarkan Bella sebagai manusia. Hanya Carlisle yang terpaksa memenuhi keinginan Bella dan menyatakan kalau Bella akan diubah menjadi vampir setelah ia lulus sekolah.

Kepulangan Edward membuat Jacob sedih dan patah hati. Dia menyadari kalau cinta Bella tidak pernah tulus kepadanya. Dia hanya mencintai Edward saja. Jacob bahkan mengubah dirinya menjadi serigala dan siap untuk bertarung dengan Edward, tapi Bella berhasil melerainya. Kejadian ini membuat Edward semakin yakin bahwa Bella tidak seharusnya berubah menjadi vampir, karena akan menyakiti banyak pihak.

Secara keseluruhan, aku ngantuk menonton film ini. Kecuali pada cukilan-cukilan kejadian di keluarga Volturi dan adegan perkelahian antara serigala dan vampir yang efek visualnya lumayan bagus. Selebihnya? Datar... (2009)

Thursday, December 3, 2009

The Holiday


Amanda Woods (diperankan oleh Cameron Diaz) adalah seorang gadis modern yang tinggal di sebuah apartemen mewah di pusat kota New York. Ia bekerja sebagai editor di sebuah majalah ternama. Ia sedang putus asa karena kekasihnya berkhianat dan meninggalkannya.

Sementara Iris Simpkins (diperankan oleh Kate Winslet) adalah seorang gadis sederhana yang tinggal di sebuah rumah mungil ala pedesaan di Inggris. Dia belum bisa melupakan rasa sakit hati karena ditinggal kawin oleh kekasihnya. Dia terlalu mencintai pria ini, sehingga membiarkan dirinya selalu dimanfaatkan. Iris pintar mengarang puisi, sementara mantan kekasihnya itu sedang berusaha menulis sebuah buku. Dia selalu meminta Iris menjadi editor full time gratis untuk bukunya itu. Meskipun kesal, tapi Iris tak bisa menolak, karena dia masih mencintainya.

Nasib mempertemukan kedua gadis yang berbeda gaya hidup ini lewat internet. Iris memiliki ide gila untuk melewatkan libur natal yang sudah mendekat dengan berusaha mencari orang yang mau bertukar tempat tinggal dengannya selama libur Natal. Dan ternyata Amanda yang sedang frustrasi karena ditinggal kekasihnya, menyambut tawarannya. Lewat email, merekapun merencanakan lebih lanjut tentang acara liburan mereka itu. Amanda akan tinggal di rumah mungil ala pedesaan milik Iris di Inggris, sebaliknya Iris akan menempati apartemen mewah nan modern milik Amanda di New York.

Sesampainya di apartemen mewah milik Amanda, Iris mendapatkan pengalaman baru dengan segala kemudahan yang dimiliki apartemen itu. Segala sesuatu dalam rumah itu diatur dengan remote kontrol. Dan ternyata Amanda memiliki bioskop mini di rumahnya, sementara di Inggris, Iris bahkan tidak memiliki televisi. Kamarnya mewah dengan tempat tidur berukuran raksasa, dilengkapi dengan tirai jendela yang bisa diatur secara otomatis untuk membuka sendiri di pagi hari. Iris sangat menyukainya.

Sebaliknya, Amanda yang sedang frustrasi justru semakin stress melihat kondisi rumah Iris yang sangat sederhana dibandingkan apartemennya. Seperti layaknya rumah di pedesaan, Iris memiliki perapian besar yang bagus. Lantai rumahnya terbuat dari batu alam sementara dindingnya terbuat dari kayu. Sebenarnya rumah Iris sangat nyaman, tapi Amanda yang sudah terbiasa dengan kemewahan menganggapnya buruk. Ia sudah berniat untuk menghubungi Iris keesokan paginya guna membatalkan rencana mereka. Dia akan kembali ke New York.

Tapi rencananya berubah ketika dia bertemu dengan Graham Simpkins (diperankan oleh Jude Law) yang ternyata adalah abang kandung Iris yang sudah duda. Mereka membina hubungan yang mereka sadari tidak akan bertahan lama. Amanda dan Graham adalah dua orang yang sama-sama kesepian. Amanda kesepian karena dikhianati kekasihnya, sementara Graham kesepian sejak istrinya meninggal. Ternyata hubungan itu semakin mendekatkan mereka dan Amanda memutuskan untuk menunda kepulangannya ke New York.

Sementara itu di NY, Iris bertemu dengan Miles Dumont (diperankan oleh Jack Black), salah seorang teman Amanda yang kebetulan datang untuk mencarinya ke apartemennya. Mereka kemudian menjadi dekat, tapi tidak berpacaran. Karena Miles ternyata sudah punya pacar, sementara Iris sendiri masih belum bisa mencari pengganti kekasihnya yang berkhianat itu. Tapi mereka berdua saling menguatkan dan membantu masalah masing-masing.

Ketika masa liburan itu kemudian harus berakhir, Amanda dan Iris harus segera kembali ke tempat masing-masing. Amanda yang awalnya ingin membatalkan acara liburan itu, malah jadi merasa berat untuk meninggalkan Graham dan kedua anaknya di Inggris. Tapi ia tidak merasa yakin akan bisa meninggalkan rutinitasnya yang padat di kota semodern NY, untuk tinggal bersama seorang duda ganteng dengan dua putri yang baik-baik itu di desa Inggris ini. Dia juga tidak yakin kalau Iris akan menerima hubungannya dengan Graham.

Tanpa setahu mereka berdua, ternyata Iris sudah mengetahui apa yang terjadi. Rupanya Graham sering menghubungi Iris untuk menanyakan pendapatnya tentang hubungannya dengan Amanda. Awalnya, Iris merasa sangat marah. Karena sebelum berangkat ke NY, dia sudah berpesan kepada abangnya itu agar jangan datang ke rumahnya. Ia ingin Amanda benar-benar bisa beristirahat tanpa diganggu oleh abangnya yang kesepian itu. Ketika itu Amanda juga menelepon Iris dan menyampaikan cerita yang sama. Hanya saja, kali ini Amanda juga menyatakan kalau dia juga sepertinya ada hati dengan Graham. Iris menjadi terkejut dengan perkembangan yang dialami kedua orang itu. Tapi dia berhasil mengatur agar mereka berdua bisa saling terbuka.

Amanda juga mencoba menyelami kehidupan Graham yang duda dengan dua anaknya yang mulai beranjak dewasa. Dia mencoba menempatkan dirinya, apakah ia mampu menjadi seorang istri dan seorang ibu? Untungnya, kedua putri Graham sangat baik kepadanya. Mereka bahkan meminta agar Amanda tinggal di Inggris saja bersama mereka. Amanda sangat terharu.

Sementara di NY, hubungan Iris dengan Miles juga sudah semakin berkembang. Miles merasa kalau sebenarnya perasaan cintanya sudah berpindah kepada Iris. Apalagi dia mendapati kepribadian Iris yang menarik dan lugu, khas gadis dari pedesaan. Dia kemudian melepaskan diri dari kekasihnya yang egois yang hanya berusaha memanfaatkannya saja itu. Dengan berani dia mengungkapkan perasaannya kepada Iris, bahwa dia sudah jatuh cinta kepadanya dan memohon agar Iris tidak kembali ke Inggris, tapi tinggal bersamanya di NY. Iris bingung. Diam-diam dia juga sudah jatuh cinta kepada Miles dan mengabaikan telepon-telepon dari mantan kekasihnya yang masih terus menghubunginya. Tapi ia juga tidak yakin apakah ia akan bisa bertahan di kota besar itu untuk selamanya. Dia merindukan rumah mungilnya yang nyaman dan berpekarangan luas di Inggris.

Tapi, seperti biasa, film-film bergenre romantis seperti ini selalu berakhir bahagia. Di akhir film ditunjukkan kalau Amanda, Iris, Graham dan Miles berkumpul bersama di rumah mungil milik Graham. Mereka berempat merayakan malam natal bersama anak-anak Graham dengan menyanyi dan gembira, diterangi cahaya lilin yang memantul di hamparan salju di halaman rumah Graham. Natal yang indah.(2006)
Related Posts with Thumbnails

  © Mirror On The Wall by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP