Friday, April 16, 2010

Underworld: Rise of Lycans

Lycan adalah manusia serigala yang diciptakan oleh bangsa drakula untuk kepentingan mereka. Lycan ini berwujud manusia di siang hari tapi bisa berubah jadi serigala di malam hari. Tenaga mereka luar biasa, sehingga dipaksa menjadi budak dan bekerja kepada kaum drakula. Mereka diperlakukan seperti anjing dan tidak dihargai sama sekali. Beberapa dari Lycan itu masih banyak yang hidup di luar kastil raksasa drakula. Mereka menanti dengan penuh dendam, kesempatan dimana mereka bisa masuk ke kastil yang dijaga ketat itu untuk membalas dendam pada kaum drakula yang telah memperlakukan mereka dengan semena-mena.

Lucian (diperankan oleh Michael Sheen) adalah salah seorang dari manusia serigala yang dipelihara oleh kaum drakula karena keahliannya sebagai pandai besi. Meskipun dia setengah serigala, tapi dia tidak sekejam kawanannya yang lain. Dia menolak berperang dengan kaum drakula dan memilih untuk melayani mereka. Tapi drakula memperlakukannya tak lebih daripada seekor anjing.
Diam-diam, Lucian menjalin cinta dengan Sonya (diperankan oleh Rhona Mitra), putri tunggal sang pemimpin drakula, Viktor (diperankan oleh Bill Nighy). Mereka tahu hubungan itu terlarang, sehingga mereka melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Pada suatu pertempuran untuk menyelamatkan Sonya, Lucian terpaksa membuka rantai di lehernya (yang berguna untuk mencegahnya berubah menjadi serigala). Viktor sangat marah karena menganggapnya mencoba melawan, dia tidak perduli kalau Lucian melakukan itu karena dia ingin menyelamatkan Sonya.

Lucian dihukum cambuk dan berencana akan dibunuh. Sonya berhasil membantunya melarikan diri dengan bantuan seorang drakula yang mengincar kedudukannya di Dewan Drakula. Lucian berhasil kabur bersama beberapa orang budak Lycan lainnya. Dia berniat menggalang kekuatan para manusia serigala untuk menentang kekuasaan drakula. Dia memberanikan diri mendatangi tempat persembunyian para serigala dengan resiko dia akan mati karena sudah dianggap sebagai penghianat dengan mengabdi kepada drakula.
Ayahnya sangat marah begitu mengetahui perbuatan putrinya itu. Dia dihukum dikurung di kamarnya, sehingga tidak bisa meninggalkan kastil untuk bergabung dengan Lucian di luar. Ia berniat menggunakan Sonya untuk memancing agar Lucian kembali ke kastil. Kalau dia tidak muncul juga, maka ia akan membunuh putrinya itu, karena sudah menghianatinya.

Lucian yang mengetahui hal ini segera datang kembali ke kastil itu dan meninggalkan kelompoknya. Dia berusaha membereskan masalah itu sendiri. Setelah berhasil menyelinap ke dalam kastil, dia menuju ke kamar Sonya yang dijaga ketat. Berdua mereka berusaha melarikan diri dari kastil.

Mereka tidak tahu kalau Viktor sudah mempertimbangkan kemungkinan itu sebelumnya. Dia tahu kalau Lucian dan Sonya akan melarikan diri dari lorong bawah tanah kastil. Dan memasang jebakan hingga mereka tidak bisa melarikan diri kemanapun kecuali muncul ke permukaan dan melawan para penjaga yang mengeroyok mereka.

Pada waktu itu, Sonya bertarung dengan ayahnya. Dan Sonya membuka rahasia bahwa ia sedang mengandung cucunya. Anak yang merupakan campuran serigala dan drakula. Dia memohon belas kasihan ayahnya. Tapi, sebaliknya ayahnya malah merasa lebih marah dan mengutuk perbuatan Sonya. Ia juga mengutuk anak yang dikandung Sonya sebagai monster.

Mereka berdua dihadapkan ke pengadilan Dewan Drakula dan diancam hukuman mati. Bahkan Viktor sendiripun menyetujui keputusan itu. Sonya hanya bisa terdiam dan memandang tak percaya kepada ayahnya. Hukuman mati yang mereka terima mengharuskan mereka bersama dan saling melihat sampai mereka mati tapi dalam keadaan dirantai dan berjauhan. Ruangan tempat hukuman itu adalah ruangan beratap kaca dimana sinar matahari akan masuk dengan terang benderang.

Seperti yang kita ketahui, sinar matahari adalah musuh utama drakula. Begitu langit-langit dibuka, Sonya pun terbakar hingga gosong, tepat di hadapan Lucian yang menjerit-jerit tak berdaya karena dirantai dan tubuhnya penuh luka. Sementara itu, di kamarnya, Viktor juga menangis karena kesedihan yang mendalam. Viktor muncul di malam harinya hanya untuk mengambil kalung yang dipakai oleh Sonya. Dia juga berencana akan membunuh Lucian dengan pisaunya.

Lucian yang marah lalu berubah menjadi serigala dan berniat lari dengan membawa kalung Sonya. Tapi ia berhasil dikepung oleh pasukan drakula dan terluka parah. Dia lalu meraung sedemikian rupa kea rah hutan, sebelum akhirnya berubah kembali menjadi manusia karena kehilangan tenaga.
Raungan kemarahannya itu ternyata didengar oleh kawanan Lycan di hutan. Kawanan serigala raksasa itu langsung menyerbu kastil bersama kawan-kawan Lucian yang sedang menunggu di dalam hutan. Para drakula membalas dengan melemparkan tombak kea rah mereka. Tapi, serigala-serigala yang beringas itu tetap berhasil masuk dan membantai mereka di dalam kastilnya, termasuk para anggota Dewan Drakula.

Dalam pertempuran ini, Lucian bertarung melawan Viktor. Dendamnya begitu membara karena Viktor tega membunuh istrinya yang sedang hamil. Tapi, ternyata raja drakula itu berhasil memisahkan diri dan menjebak Lucian di bawah tanah dan bertarung. Dia berhasil menikam Viktor hingga terjatuh ke genangan air yang diterangi sinar matahari. Kaum Lycan menang dan mereka memuja Lucian untuk itu. Tapi, ternyata Viktor berhasil selamat dan pada akhir film ditunjukkan kalau dia berhasil melarikan diri.2009

Thursday, April 15, 2010

Day Of The Dead

Senang dengan kisah klasik tentang zombie yang tidak menyempatkan kita untuk menarik napas sedikit pun, maka film ini cocok untukmu. Sejak awal, penonton sudah disuguhi dengan perubahan drastis manusia-manusia yang semula terlihat normal menjadi zombie menakutkan pemakan daging.

Seperti halnya film-film zombie lainnya, jadi menjadi pokok persoalan adalah virus yang bermutasi. Virus ini seharusnya akan dijadikan senjata biologis yang akan melumpuhkan syaraf musuh sehingga tidak bisa melawan. Tapi berubah menjadi virus yang dengan cepat menginfeksi orang di kota tersebut dan mengubah mereka menjadi zombie-zombie ganas pemakan daging.

Untuk jalan ceritanya sendiri, sebenarnya bisa dibilang tidak ada. Karena sepanjang film ini, para tokohnya menghabiskan waktu dengan berlari kesana-kemari untuk menyelamatkan dirinya. Pemeran utamanya adalah seorang polisi wanita bernama Sarah (diperankan oleh Mena Suvari) yang mendapat laporan tentang penyebaran virus flu di kota kecil tempat kelahirannya. Dia dibantu oleh beberapa orang tentara lainnya yang nantinya akan menjadi rekannya dalam menyelamatkan diri.
Keseluruhan pemeran yang memiliki dialog dalam film ini hanya ada beberapa orang saja. Sarah, ibunya yang ikut berubah menjadi zombie, adiknya Trevor(diperankan oleh Michael Welch) beserta pacarnya Nina (diperankan oleh AnnaLynne McCord). Lalu ada Salazar (diperankan oleh Nick Cannon) dan Bud (diperankan oleh Stark Sands) salah satu tentara yang jatuh hati padanya. Ia akhirnya tertular virus itu karena tergigit salah satu zombie, tapi dia tidak memangsa mereka karena ternyata si Bud adalah vegetarian. Agak aneh, tapi sungguh khas Hollywood. Lalu ada si penyiar radio bertubuh tambun, yang terperangkan di studionya bersama Tn dan Ny. Leitner (diperankan oleh dan Christa Campbell). Belakangan diketahui kalau mereka bertiga juga ternyata sudah tertular virus itu dan berubah menjadi zombie.
Untuk jalan ceritanya sendiri, hanya cukup digambarkan dengan beberapa kata. Banjir darah, potongan daging berserakan, wajah zombie yang terkelupas dan mata berkabut. Dan yang pasti, bukan jenis film yang bisa ditonton dengan keluarga, apalagi kalau ada anak kecil.

Jalan keluar yang ditemukan untuk menghancurkan para zombie ini juga benar-benar khas Hollywood. Tiba-tiba saja, Sarah, adiknya dan pacarnya (yang tersisa dan selamat dari para zombie itu) menemukan sebuah ruangan yang berisi bahan bakar roket. Lalu, dengan keterampilan ala Mc. Gyver, adiknya berhasil membuat bahan bakar roket itu terbakar dan menghanguskan para zombie yang sedang mengejar mereka ke ruangan itu. Sekejab saja, zombie-zombie itu berubah menjadi serpihan-serpihan daging yang hangus terbakar bahan bakar roket dan tinggallah Sarah, adiknya dan pacarnya dalam keadaan sehat dan tak kekurangan apapun.

Setelah itu ditunjukkan kalau mobil yang dikendarai Sarah menuju ke luar kota sambil mendengar siaran radio yang menyatakan kalau suasana saat itu sudah aman terkendali. Dan tiba-tiba munculnnya sesosok laki-laki zombie tepat di hadapan kamera (benar-benar khas film zombie) untuk menunjukkan kalau masih ada zombie yang selamat dari peristiwa ledakan itu. Dan zombie itu adalah si penyiar radio yang tidak ikut berada di dalam bangunan yang diledakkan Sarah dan kawan-kawannya.

Yang pasti, aku pernah menonton film zombie lain yang lebih bagus dari yang satu ini.(2008)
Related Posts with Thumbnails

  © Mirror On The Wall by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP