Tuesday, June 29, 2010

Kungfu Panda

Po (pengisi suara: Jack Black) adalah seekor panda gendut yang bekerja membantu ayahnya yang menjual mie, di sebuah desa di Lembah Kedamaian. Ia seekor panda jenaka yang sangat tergila-gila dengan kungfu. Idolanya adalah Lima Pendekar yang tinggal di kuil di puncak bukit. Disana, tinggallah Oogway (pengisi suara: Randal Duk Kim), seekor kura-kura tua yang bijaksana, sebagai ketua di perguruan kungfu itu. Juga ada Shifu (pengisi suara: Dustin Hoffman), yang bertugas sebagai pelatih.

Kelima pendekar itu berlatih kepada Shifu setiap hari, tapi tetap saja Shifu menganggap mereka belum terlalu serius berlatih. Tigress (Pengisi Suara: Angelina Jollie) adalah harimau betina yang paling kuat dan cantik diantara semuanya. Lalu ada si ular Viper (pengisi suara: Lucy Liu) yang paling lincah. Monkey (pengisi suara: Jackie Chan) yang lucu, si burung bangau Crane (pengisi suara: David Cross) yang anggun dan Mantis (pengisi suara: Seth Rogen) si belalang yang lincah. Mereka semua adalah idola Po. Ia berharap suatu saat nanti, dia akan bisa bertemu dengan mereka.
Beberapa waktu sebelumnya, ada seorang murid kung fu yang juga tinggal di perguruan itu. Namanya Tai Lung (pengisi suara: Ian McShane), seekor macan yang sangat tangguh dan ahli kungfu. Tapi dia diusir dari Lembah itu dan dijebloskan ke dalam penjara, karena dia merusak seisi lembah dan perguruan. Masalahnya hanya satu, dia sangat ingin untuk bisa menjadi Pendekar Naga. Dan salah satu syarat untuk menjadi Pendekar Naga adalah dengan memiliki sebuah gulungan kitab yang disimpan di langit-langit aula. Tapi Master Oogway melihat kalau Tai Lung memiliki sifat jahat dan menganggap kalau dia bukanlah Pendekar Naga sejati. Tai Lung sangat marah dan berusaha mengambil paksa gulungan kitab itu. Tapi Oogway berhasil mencegahnya dengan menotok jalan darah Tai Lung hingga pingsan tak berdaya.

Belakangan, Oogway mendapat penglihatan kalau Tai Lung akan berhasil bebas dari penjara dan kembali ke lembah. Karena ketakutan, Shifu mengirim utusan untuk memberitahukan agar penjaga penjara melipat-gandakan penjagaannya. Belakangan diketahui, kalau kedatangan utusan Shifu itu malah membangunkan Tai Lung. Ia berhasil mengobrak-abrik penjara itu dan mengirimkan kembali utusan Shifu untuk menyampaikan pesan, bahwa ia akan segera sampai disana.
Begitu mengetahui hal itu, Oogway memutuskan untuk segera menemukan sang Pendekar Naga yang legendaris. Hanya dia saja yang mempu mengalahkan kekuatan kungfu Tai Lung. Kelima Pendekar sudah sangat yakin, bahwa salah seorang diantara merekalah yang ditakdirkan menjadi Pendekar Naga. Tapi mereka salah, karena takdir menunjukkan kalau Po lah Pendekar Naga sebenarnya.

Semua orang tidak percaya, apalagi Shifu. Dia menganggap Po adalah panda gendut dan bodoh yang seumur hidupnya tidak pernah belajar kungfu. Dia menganggap kalau pilihan Oogway sudah salah dan berniat menyingkirkan Po secepatnya. Dia tidak ingin menggantungkan harapan pada seekor panda yang bodoh seperti Po.

Tapi Po adalah panda yang tekun dan pantang menyerah. Bagaimanapun dinginnya perlakuan Shifu dan Tigress kepadanya, dia tetap bertahan. Apalagi Mantis, Monkey dan Viper cukup baik kepadanya.
Ketika Shifu berkeras bahwa memilih Po sebagai Pendekar Naga adalah sebuah kesalahan, Oogway mengatakan kalau Shifu hanya perlu membantunya saja. Dia akan bisa menjadi Pendekar Naga yang sempurna, kalau Shifu mau dengan tulus mengasihi dan mengajarinya. Setelah itu, Master Oogway pergi meninggalkan dunia. Tinggallah Shifu seorang yang harus memutuskan apakah ia akan tetap menyingkirkan Po, apalagi setelah Oogway tiada, atau akan menuruti nasihat gurunya itu.

Shifu memutuskan untuk menuruti nasihan Oogway. Ia pun menerima keberadaan Po sebagai seorang Pendekar Naga dan mulai melatihnya. Membantu Po menghilangkan ketakutan dan rasa tidak percaya dirinya. Dan yang paling terutama, ia sudah menemukan cara paling ampuh untuk mendapatkan perhatian Po. Makanan. Dengan iming-iming makanan, Po berhasil berlatih kungfu dengan cepat.

Mengetahui kalau Shifu sudah memilih Po sebagai Pendekar Naga, Kelima Pendekar memutuskan untuk pergi sendiri menyongsong Tai Lung dan membereskan masalah itu. Tapi ternyata, bahkan mereka berlima sekalipun, bukanlah tandingan Tai Lung. Ia berhasil menotok mereka semua, meskipun tidak sampai tewas dan mengirimkan mereka kembali ke perguruan. Po menjadi sangat ketakutan. Bagaimana mungkin ia bisa menang melawan Tai Lung, sedangkan Kelima Pendekar saja bisa dikalahkannya dengan mudah. Ia sudah berniat mundur.

Sampai akhirnya Shifu memberitahukan tentang gulungan kitab Pendekar Naga itu kepadanya. Gulungan kitab itu belum pernah dibuka oleh siapapun. Hanya seorang Pendekar Naga lah yang berhak membukanya. Konon, setiap orang yang berhasil membuka dan membaca isi kitab itu, seluruh indra nya akan menjadi lebih sensitive. Ia akan bisa mendengar suara alam dan memahami banyak hal dalam hidup ini. Dengan penuh semangat Po membuka gulungan kitab itu dan membacanya. Ternyata, gulungan kitab itu tidak berisi apa-apa. Kosong.

Keadaan itu membuat mereka menjadi putus asa dan yakin bahwa tidak ada cara lagi untuk bisa selamat dari balas dendam Tai Lung. Shifu lalu meminta mereka mengungsikan seluruh penduduk lembah ke tempat yang aman, agar tidak menjadi korban kemarahan Tai Lung. Sementara itu, ia memutuskan untuk tetap tinggal di perguruan dan menghadapi Tai Lung. Ia akan berusaha menahannya sebisa mungkin untuk memberikan waktu bagi mereka melarikan diri.

Dengan sedih mereka meninggalkan lembah itu, termasuk Po yang kembali ke rumah ayahnya. Ketika itulah dia mendengar perkataan ayahnya yang menurutnya sangat luar biasa. Ayahnya adalah seorang pedagang mie yang warungnya selalu ramai. Ayahnya selalu mengatakan kalau ia memang memiliki sebuah resep rahasia yang diwarisinya turun temurun. Resep itulah yang membuat masakan mie nya selalu sedap. Tapi, ketika itu, ayahnya membongkar rahasianya. Bahwa sebenarnya dia tidak memiliki resep rahasia apapun. Alasannya, sesuatu yang istimewa itu tidak membutuhkan resep rahasia apapun. Kau hanya perlu percaya. Kalau kau percaya bahwa kau istimewa, maka kau akan menjadi istimewa. Demikian pula sebaliknya.

Saat itu juga Po langsung memahami makna dari gulungan kitab Pendekar Naga yang kosong itu. Kitab itu kosong untuk memberikan tempat agar ia bisa melihat pantulan dirinya sendiri di dalamnya. Gulungan Kitab Pendekar Naga hanya bisa dibuka oleh Pendekar Naga sendiri. Dan ketika ia membukanya, ia akan melihat wajahnya sendiri, sang Pendekar Naga. Dengan keberanian baru, Po memutuskan untuk tidak jadi mengungsi dan kembali ke perguruan.

Sementara itu, Tai Lung sudah berhasil sampai disana terlebih dahulu dan bertemu dengan Shifu. Kemampuan kungfu Tai Lung sudah sangat berkembang dan dalam waktu singkat saja ia berhasil mengalahkan Shifu. Tujuannya hanya satu, ia ingin mendapatkan gulungan kitab Pendekar Naga yang dulu gagal direbutnya. Betapa terkejutnya dia ketika melihat kalau gulungan kitab itu sudah tidak berada di tempatnya lagi. Shifu mengatakan kalau gulungan kitab itu sudah dibawa pergi oleh Sang Pendekar Naga dan Tai Lung tidak akan bisa bertemu dengannya sampai kapanpun.
Tai Lung sangat marah dan berniat membunuh Shifu ketika tiba-tiba Po muncul di pintu gerbang dan mengalihkan perhatiannya. Dengan kondisi masih ngos-ngosan karena baru menaiki ribuan anak tangga dari lembah menuju ke perguruan, Po memperkenalkan diri sebagai sang Pendekar Naga. Tai Lung tertawa dan melecehkannya. Seekor panda gendut yang mengaku-ngaku sebagai Pendekar Naga tidak akan berhasil mengalahkan macan setangguh dirinya. Tapi dia salah.

Po sudah belajar banyak dari latihan kungfu yang diberkan Shifu kepadanya. Dia memang tidak sekuat Tai Lung dan semahir macan tutul itu dalam jurus-jurus kungfu. Tapi ia adalah panda yang cerdik dan banyak akal. Ada saja caranya untuk berhasil merebut kembali gulungan kitab itu dari Tai Lung. Setelah pertarungan yang cederung lucu, akhirnya Tai Lung berhasil merebut gulungan kitab itu dan membukanya. Betapa terkejutnya dia ketika menyadari kalau gulungan kitab itu kosong. Dia merasa segala usahanya selama ini sia-sia saja. Karena ternyata gulungan kitab itu tidak berarti apa-apa.

Dengan kemarahan dia berusaha membunuh Po. Tapi semua pukulan dan tendangannya itu tidak berhasil karena terhalang badan Po yang gendut. Bukannya kesakitan, ia malah mengeluh kegelian seperti sedang digelitiki. Tai Lung semakin berang. Tiba-tiba Po berhasil mengunci jarinya dengan jurus “Jari Wuxi”, sebuah jurus yang mematikan tapi cukup sulit. Tai Lung mengejeknya dan mengatakan kalau Po hanya menggertak. Karena jurus itu adalah jurus yang sulit dan ia tak mungkin mengetahuinya. Tapi ia salah. Po ternyata mengetahui jurus itu dan berhasil mengalahkan Tai Lung.

Mengetahu bahwa Po berhasil mengalahkan Tai Lung seorang diri, Kelima Pendekar menyembah kepadanya dan memanggilnya Master, sementara semua penduduk lembah bersorak-sorai karena keberhasilannya. Saat itulah ia teringat pada Master Shifu yang ditinggalkannya di perguruan. Ketika ia kembali kesana, Shifu sedang terbaring di bawah pohon peach suci. Dia kelelahan tapi masih hidup.

Shifu sangat senang ketika mengetahui kalau Po berhasil mengalahkan Tai Lung. Ia senang karena menuruti nasihat gurunya dan ia senang akhirnya bisa merasa damai lagi, setelah Tai Lung tak ada lagi. Mereka berdua lalu berbaring di bawah pohon itu untuk sementara waktu.(2008)

Wednesday, June 23, 2010

Obsessed

Derek Charles (diperankan oleh Idris Elba) adalah seorang seorang pria yang sukses dalam pekerjaannya. Ia memiliki sebuah rumah baru yang besar, seorang istri yang cantik, Sharon (diperankan oleh Beyonce Knowles) dan seorang anak, Kyle (diperankan oleh Nathan Mayers). Hidupnya begitu sempurna, sampai ketika dia bertemu dengan Lisa (diperankan oleh Ali Larter), seorang gadis pirang yang cantik dan seksi, yang bekerja sebagai pegawai kontrak di kantor tempatnya bekerja. Perkenalan merekalah yang akhirnya membawa malapetaka bagi Derek dan keluarganya.

Pada awalnya, Lisa bersikap sangat simpatik. Meskipun Derek heran, karena entah bagaimana, ia selalu berada di sekelilingnya di kantor. Pada suatu waktu, Lisa menggantikan tugas Patrick (diperankan oleh Matthew Humphreys), asisten Derek yang homo. Ketika Derek sudah sembuh dari sakitnya, Lisa bertugas menggantikan Marge (diperankan oleh Bonnie Perlman), asisten Joe (diperankan oleh Bruce McGill), bos Derek.

Tapi ia tidak terlalu ambil pusing, karena ternyata kinerja Lisa lebih cermat dan tangkas dibandingkan Patrick. Tanpa sepengetahuannya, Lisa sering mencuri dengan pembicaraan Derek dengan Sharon di telepon, ia juga sering masuk ke ruangan Derek dan menyelidiki barang-barangnya. Dengan cara seperti itulah ia mengetahui jenis musik kesukaan Derek, lalu mengirimkan sebuah CD berisi lagu kepada Derek keesokan harinya. Derek senang dengan perhatian Lisa.

Tapi Sharon sangat menentangnya. Ia tidak suka Derek punya asisten perempuan apalagi secantik Lisa. Ia menyuruh untuk memecat Lisa secepat mungkin. Derek jadi serba salah karena dia tidak menemukan ada yang salah dengan Lisa. Dia hanya mengiyakan saja permintaan istrinya itu tanpa mengambil tindakan yang terlalu serius terhadap Lisa.

Hubungan Derek dan Lisa menjadi semakin dekat, apalagi setelah Derek menemukan Lisa sedang menangis di pantry. Lisa bercerita kalau ia sedang menghadapi masalah dengan seorang pria. Ia mencintai pria yang tampan dan sukses, tapi sudah menikah dan berbahagia. Dia merasa kalau hidupnya tidak berarti lagi. Tapi, Derek menghiburnya dan mengatakan kalau Lisa harus tetap terus maju dan jangan bersedih karena pria itu. Karena Lisa cantik dan memiliki masa depan yang cerah. Lisa sangat senang mendengar saran Derek.

Tapi, Ben ( diperankan oleh Jerry OConnel), sahabat baik Derek di kantor, mencium gelagat mencurigakan dari tindak tanduk Lisa. Sambil berseloroh dia memperingatkan agar Derek berhati-hati, karena tampaknya Lisa sedang jatuh cinta padanya. Derek tidak terlalu menanggapi ocehan Ben, karena pada dasarnya ia tidak memiliki perasaan apapun pada Lisa. Ia lebih mencintai Sharon dibanding siapapun dan Lisa juga pasti tahu kalau ia sudah menikah.

Tapi ternyata Derek salah. Lisa memang sedang menyusun rencana untuk mendekati dan menggodanya. Rencana pertamanya dijalankan pada perayaan Natal di kantornya, dimana tak seorang pun diizinkan membawa pasangannya. Karena itu, Sharon tidak bisa ikut. Awalnya, Lisa hanya menggoda agar Derek mencium pipinya di bawah daun mistletoe. Tapi Derek menolak dan memutuskan untuk pulang saja, karena ia juga sudah kelelahan. Tapi Lisa berhasil mengikutinya ketika ia sedang di toilet dan berusaha membuka baju dan celananya. Derek berhasil memarahinya dan pergi meninggalkan tempat itu.
Di perjalanan ia terus resah karena merasa bersalah. Ia tahu sekarang, kalau Lisa memang sedang berniat menggodanya. Tapi dia tidak berani menceritakan masalah ini kepada Sharon, karena takut Sharon menganggap kalau dialah yang menggoda Lisa pada awalnya. Jadi dia diam saja dan berharap masalah itu akan cepat selesai dan dengan penolakannya, Lisa akan berhenti mengejar-ngejar dirinya. Tapi, dia salah lagi.

Karena besoknya, Lisa berhasil mencegatnya di tempat parkir ketika Derek masuk ke mobil. Ketika dia meminta maaf atas kelakuannya di pesta kemarin, Derek mulai tenang. Tapi ia kaget ketika tiba-tiba Lisa membuka seluruh pakaiannya dan menggoda Derek. Dengan marah ia membentak Lisa dan menyuruhnya keluar. Lisa yang tersinggung hanya bisa memandangi mobil Derek yang berlalu dengan marah.

Derek menceritakan masalah itu kepada Ben. Sahabatnya itu menyarankan agar Derek menghubungi bagian SDM agar memecat Lisa saja, tapi ia harus hati-hati, karena bisa saja Lisa membuat pengaduan yang berbalik menuduh Derek telah melakukan pelecehan seksual dengannya. Ketika Derek bertemu dengan manajer SDM, Hank (diperankan oleh Rick Ruccolo), untuk membicarakan masalah Lisa, Hank mengatakan kalau ternyata Lisa memang sudah mengundurkan diri hari itu.

Derek bisa bernapas lega, karena akhirnya dia tidak akan bertemu dengan gadis penggoda itu lagi. Dan dia juga tidak perlu khawatir kalau Lisa akan mengadukannya telah melakukan pelecehan seksual kepadanya.

Setelah kembali dari sebuah perayaan Tahun Baru, Derek menerima email berisi foto-foto Lisa yang sedang berpose seksi. Ketika itulah dia menyadari kalau Lisa tidak sungguh-sungguh pergi meninggalkannya. Dia tetap mengamati Derek dari kejauhan dan menunggu saat untuk bertindak lagi. Derek merasa resah, tapi ia tetap memutuskan untuk tidak memberitahu apapun kepada Sharon tentang masalah ini. Keputusan yang sangat salah.

Beberapa hari kemudian, Derek mengikuti sebuah acara di hotel bersama rekan-rekan sekantornya. Disitulah untuk pertama kalinya dia bertemu lagi dengan Lisa, setelah ia mengundurkan diri dari kantor. Lisa menggodanya tapi Derek berkeras untuk menolak. Lisa hanya tersenyum dan mengatakan bahwa ia akan terus berusaha agar Derek mau tidur dengannya. Tanpa sepengatahuan Derek, ia berhasil menaruh obat tidur ke dalam gelas minuman Derek.
Obat itu bereaksi dan membuat Derek sempoyongan seperti orang mabuk. Dengan terhuyung-huyung dia berjalan kekamarnya dan merebahkan diri ke tempat tidur. Tiba-tiba saja Lisa sudah berada di kamar dan mendekatinya, kemudian Derek pingsan. Hingga terlambat bangun dan terlambat datang ke rapat.
Tiba-tiba saja Lisa muncul dan mengaku-ngaku sebagai istrinya. Derek yang marah akhirnya menyadari kalau Lisa adalah orang yang memiliki gangguan jiwa. Dia menyuruh Lisa pergi dan bicara kepada psikiater untuk mengobati penyakitnya. Dia juga mengatakan dengan keras kalau ia tidak ingin melihatnya lagi sampai kapanpun.

Kejadian itu berbuntut panjang. Ketika Derek kembali ke kamar hotelnya, dia menemukan Lisa di tempat tidurnya dalam keadaan pucat dan tak sadarkan diri. Sepertinya ia berusaha bunuh diri dengan meminum obat dalam jumlah yang banyak. Mau tak mau, Derek menghubungi resepsionis untuk mengirimkan bantuan medis dan membawa Lisa ke rumah sakit.

Kejadian inilah yang akhirnya membuat Sharon tahu, kalau ada sesuatu antara suaminya dengan Lisa. Lisa berhasil membuat kondisi dimana Derek lah yang terlihat sebagai penjahat. Bahwa Derek menggodanya dan berhubungan gelap dengannya selama ini. Bahwa dia berusaha bunuh diri karena Derek berusaha mencampakkannya. Bahkan polisi yang mengurusi malah itu, Reese (diperankan oleh Christine Lahti) juga percaya kalau Lisa adalah pihak korban dalam hal ini. Tapi, Lisa mengatakan kepada Reese, bahwa ia berniat meninggalkan kota itu karena kakaknya akan menjemputnya dari San Fransisco.
Persoalan itu membuat rumah tangga Derek dan Sharon berantakan. Sharon mengusirnya dari rumah dan Derek tinggal di hotel selama 3 bulan. Tapi Sharon akhirnya luluh, ketika Derek mengajaknya makan malam untuk merayakan ulangtahunnya. Mereka berniat memperbaiki kembali hubungan mereka dan Sharon sudah memaafkannya.

Ketika mereka sedang makan malam, Lisa mengunjungi rumah mereka dan bertemu dengan baby sitter yang ditugaskan Sharon untuk menjaga Kyle malam itu. Ia berhasil menipu si baby sitter dengan mengatakan bahwa ia adalah teman akrab Sharon dan dia datang dari luar kota. Dia hanya singgah sebentar untuk mengantarkan kado untuk Kyle.
Setelah itu dia permisi dan si baby sitter hanya mengiyakan saja tanpa memperhatikan ia keluar dari pintu, karena sedang sibuk mendengarkan musik.
Ketika Derek dan Lisa pulang, mereka tidak menemukan Kyle di kamarnya dan bingung ketika si baby sitter mengatakan kalau tadi teman Sharon datang menemui Kyle. Mereka langsung tahu, kalau Lisa lah orang yang pura-pura mengaku sebagai teman Sharon itu. Mereka sibuk mencari kesana-kemari dan menelepon Reese untuk melaporkan penculikan itu. Tapi kemudian mereka menemukan Kyle di dalam mobil Derek dalam keadaan selamat dengan bekas kecupan bibir berlipstik di keningnya.

Reese lalu menyarankan agar Derek dan Sharon membuat alarm di rumah mereka untuk menghindari agar Lisa tidak bisa masuk diam-diam. Mereka menitipkan Kyle di rumah kakak Sharon dan merencakan liburan akhir pekan di rumah orangtua Sharon. Karena pekerjaannya, Sharon harus berangkat duluan dan Derek akan menyusul keesokan harinya. Sharon sudah berada di dalam mobil ketika Derek mengingatkannya agar tidak lupa mengaktifkan alarm rumah.

Sharon yang lupa akhirnya memutuskan untuk memutar balik ke rumah. Sementara itu, ternyata Lisa sudah berhasil masuk ke dalam rumah mereka dengan lewat pintu dapur yang tidak dipasangi alarm. Dia tahu, kalau Derek akan sedirian di rumah malam itu. Dia membuat kamar tidur Derek dan Sharon menjadi tempat yang romantis untuk mereka berdua. Dia membawa sebotol anggur lengkap dengan gelasnya, lalu menaburkan kelopak-kelopak mawar di tempat tidur, membuka bajunya dan berbaring dengan santai di tempat tidur.
Sharon yang pulang kerumah memergokinya dan mereka berdua berkelahi. Sharon marah karena Lisa selalu berusaha merusak rumah tangganya, sementara Lisa berusaha membunuh Sharon agar dia bisa bersama Derek. Mereka berdua terjebak di lantai 2 yang sedang dalam perbaikan. Lantai itu rapuh dan Sharon menjebak Lisa hingga terjerembab dan menembus lantai rapuh itu. Dia bergantungan dan berusaha naik tapi gagal.

Sharon yang merasa kasihan akhirnya berniat menolongnya dan mengulurkan tangannya. Tapi Lisa malah berniat membawanya jatuh bersamanya juga. Ketika Sharon berhasil melepaskan diri dari cengkeraman Lisa, ia pun terjatuh menimpa meja kaca di bawahnya, tapi masih hidup. Ia memandang Sharon yang masih terpaku memandangnya dari lantai atas. Lisa masih berusaha untuk bergerak ketika tiba-tiba lampu gantung jatuh menimpanya hingga tewas.

Sharon berhasil keluar rumah dan bertemu dengan Reese dan Derek di halaman.(2009)

Monday, June 14, 2010

Apartement 1303

Yuka adalah seorang gadis muda yang baru saja pindah ke sebuah apartemen indah bercat putih di lantai 13 dengan nomor 03. Ia sedang membereskan barang-barangnya, ketika ia mendengar bunyi-bunyi aneh di dalam lemari. Tiba-tiba saja ditunjukkan kalau ia sudah tergantung di balkon, seperti hendak bunuh diri dan jatuh ke kolam renang. Tewas.

Sebulan kemudian, ada orang baru yang menghuni apartemen itu. Seorang gadis bernama Sayaka. Teman-temannya menemani ketika dia pindah. Mereka bertukar bahwa apartemen yang indah dan murah itu terkenal dengan kisah hantunya. Ketika kawan-kawannya bermaksud menakut-nakuti Sayaka, ia malah berhasil menakut-nakuti mereka sampai menjerit.

Tiba-tiba mereka menyadari, kalau anjing mereka yang bernama Samantha tidak terlihat. Terakhir kali mereka melihatnya ke kamar mandi. Tanpa sengaja mereka masuk ke kamar berisi lemari yang dilihat oleh Yuka dulu. Tiba-tiba saja perilaku Sayaka berubah, seperti sedang kerasukan. Kemudian dia berlari ke balkon lalu melompat. Ia tewas karena bunuh diri.
Kakak Sayaka yang bernama Mariko (diperankan oleh Noriko Makagoshi) tidak percaya begitu saja, kalau adiknya bunuh diri di depan teman-temannya. Ia curiga kalau ada yang tidak beres. Ketika itulah tiba-tiba dia melihat arwah Sayaka lewat. Ia tertawa-tawa sambil mengatakan: “ibunya lah yang mendorongku. Ia ada disini.” Ibu mereka begitu sedihnya, tak mampu berhenti menangis.

Ketika mengunjungi apartemen itu, Mariko bertemu dengan seorang anak perempuan yang membawa boneka beruang milik Sayaka dulu. Ketika ditanyakan, anak itu mengatakan kalau itu boneka milik gadis yang tinggal disana juga. Mariko masuk dan melihat kalau barang-barang Sayaka belum sempat membereskan barang-barangnya. Dia berniat mengambil kembali barang-barang adiknya itu.

Tiba-tiba dia mulai mendengar suara-suara yang aneh dari kamar, lalu hembusan angin yang tiba-tiba. Akhirnya dia mendengar ponsel adiknya berdering. Di dalamnya dia melihat foto Sayaka sedang menggendong boneka beruang yang dibawa anak perempuan tadi. Mariko mengunjungi apartemen anak itu di kamar 1302, dan menanyakan ibunya. Katanya ibunya tidak di rumah.

Ketika Mariko menanyakan, bagaimana caranya mendapatkan boneka itu, ia hanya menggeleng. Tapi dia menanyakan, apakah Mariko tidak takut tinggal di apartemen itu? Ketika Mariko bertanya kenapa, anak itu mengatakan kalau semua perempuan yang tinggal disana sudah meninggal. Ketika itulah ibu anak itu tiba-tiba muncul dan langsung menutup pintu, membiarkan Mariko kebingungan.

Malam itu, ia tidur di apartemen 1303 sendirian. Ketika sedang berdiri di balkon, ia melihat bayangan adiknya di dalam kamar. Ia bertanya, apakah Sayaka ingin menyampaikan sesuatu kepadanya, tapi Sayaka hanya menggeleng. Dan ketika Mariko mendekat arwah adiknya itu menghilang. Ia menghabiskan waktu sambil menonton acara lawan di televisi. Tapi ia tidak bisa tertawa, hanya menangis karena masih merasa sedih.

Setelah terbangun, ia kembali menyelidiki foto-foto di ponsel adiknya. Ketika itulah dia mlihat sebuah foto adiknya dengan bayangan seperti hantu perempuan di latar belakangnya. Ia kemudian memutuskan untuk menyelidiki tempat adiknya itu berfoto, yaitu di dekat lemari di dalam kamar. Di dalam kamar selalu tercium seperti bau busuk, tapi di dalam lemari tidak terdapat apa-apa/.

Tiba0tiba saja seluruh rumah itu berguncang, dan muncul seperti asap yang memenuhi kamar itu. Ternyata bersamaan dengan itu, terjadi gempa disana. Sehingga Mariko tidak menganggap ada yang aneh dengan hal itu. Dia tidak melihat bayangan hantu perempuan di balik jendelanya, yang memandangnya sambil tersenyum menyeramkan.

Setelah mandi, dia bermaksud mengambil air minum di dalam kulkas. Tapi anehnya, mulut botol minuman itu sudah berkerenyut seperti bekas terbakar, tanpa tahu apa penyebabnya. Hari itu juga Mariko membereskan urusan dengan pihak developer dan menyerahkan kunci apartemen itu, lalu pergi.
Tapi ia masih sempat bertemu dengan gadis kecil penghuni kamar 1302. Ketika itulah anak itu mengatakan kalau gadis yang memberikan boneka itu padanya masih berada disitu. Meski keheranan, Mariko tetap memutuskan untuk pergi dari sana. Begitu keluar dari lift, dia bertemu dengan seorang detektif yang ternyata sedang menyelidiki kasus itu. Detektif itu curiga kalau Sayaka tidak bunuh diri, tapi ada yang membunuhnya.

Dari dialah Mariko mengetahui kalau ternyata semua penghuni apartemen itu tewas karena bunuh diri dengan terjun dari balkon. Detektif itu menanyakan beberapa pertanyaan padanya. Kemudian menceritakan tentang peristiwa menyeramkan yang dialami oleh penghuni awal apartemen itu. Ternyata ada seorang gadis bernama Yukiyo dan ibunya Sachiko.

Ternyata Yukiyo tinggal dengan mayat ibunya selama 6 bulan lebih. Mayat ibunya itu disimpannya di dalam lemari. Tapi kemudian dia kuja bunuh diri dengan terjun dari balkon apartemen. Yukiyo seorang anak yang pendiam dan tidak punya teman. Selalu membawa makan siang sendiri dan makan sendiri di atap sekolah. Sachiko adalah ibu yang kejam dan suka menyiksa Yukiyo. Ia bahkan menyuruh anaknya itu makan makanan anjing. Kisah menyeramkan itu bahkan sudah diterbitkan dalam bentuk buku.

Detektif itu merasa curiga, karena tak satupun korban di apartemen itu yang memiliki latar belakang untuk bunuh diri, dia ingin menyelidiki lebih jauh. Mariko lalu memberikan sebuah anting yang dia temukan di apartemen itu kepada si detektif untuk diselidiki. Karena menurutnya, anting itu bukan milik Sayaka. Kemudian ia pulang ke rumahnya.

Di rumahnya, ia masih harus berhadapan lagi dengan ibunya yang tidak berhenti menangisi Sayaka. Dia kecewa karena ibunya seperti tidak menganggap ada dirinya dan mereka bertengkar. Mariko yang kecewa memutuskan untuk pergi dari rumah. Ia sudah membeli buku tentang peristiwa menyeramkan di apartemen 1303 dan membacanya di taman.

Di dalam buku itu dia kembali melihat boneka beruang yang dibawa anak itu. Lewat buku itu dia mulai mengetahui kisah awalnya bagaimana Yukiyo dan Sachiko menghuni apartemen itu pada awalnya. Sachiko adalah seorang ibu yang pemabuk dan sering marah-marah. Ia bahkan mengurangi jatah makan Yukiyo dan sering memukulinya. Sepertinya dia berubah jadi gila. Apartemen mereka pun berantakan tak terurus, penuh dengan sampah. Sementara ibunya sibuk mencoreti dinding dengan kata ‘mati’ sambil menggigiti botol air mineral, hingga mulutnya berdarah. Yukiyo sangat sedih melihat perilaku ibunya.

Diam-diam dia membeli sepasang anting-anting baru. Ibunya marah ketika melihatnya lalu menarik anting-anting itu hingga telinga Yukyo terluka. Saking marahnya, Yukiyo menusuk ibunya dengan pisau. Dengan ketakutan dan bersimbah darah, ibunya menyembunyikan diri di dalam lemari pakaian, sampai tewas. Yukiyo menjalani hidupnya dengan tanpa tujuan. Sementara pemilik apartemen mengusirnya karena mereka sudah enam bulan tidak membayar sewa. Karena putus asa, Yukiyo lalu memutuskan untuk terjun dari balkon apartemennya di lantai 13 itu.

Mariko lalu mendatangi pemilik apartemen itu untuk menanyakan tentang kejadian-kejadian bunuh diri yang terjadi disana. Ia curiga kalau pemilik property itu sudah mengetahui tentang peristiwa-peristiwa aneh disana, tapi tidak memberitahukannya pada calon penghuni. Pemilik property memilih menghindar dan pura-pura tidak tahu, karena kesal Mariko menamparnya.

Ketika sedang berada di toilet, tiba-tiba saja anting-antingnya dicopot dengan paksa hingga telinganya berdarah. Kemudian dia melihat bayangan Yukiyo di sudut toilet sedang memandanginya dengan marah. Sepertinya Yukiyo selalu mengikutinya kemanapun. Bahkan ketika dia sedang bersama detektif yang menyelidiki kasus itu. Sepertinya Yukiyo marah karena Mariko mengambil anting-anting itu dari apartemennya.

Sementara itu, sekelompok anak muda sedang mengadakan pesta di kamar 1303 itu. Mereka menyewanya hanya selama musim panas saja. Tiba-tiba saja Yukiyo mendatangi mereka dan menebar terror untuk mengusir mereka. Beberapa orang berhasil melarikan diri. Tapi tiga orang gadis terjebak oleh rambut Yukiyo dan dilemparkan ke luar lewat balkon hingga tewas.

Ketika itu, Mariko dan si detektif sedang dalam perjalanan menuju ke apartemen itu. Mereka kemudian melihat kalau ada tiga orang gadis yang tewas karena terjun dari balkon. Mariko langsung naik ke lantai 13 dan mendatangi kamart 1303 itu. Tiba-tiba saja ia bertemu dengan ibunya di dalam kamar. Disana keadaan sudah sangat berantakan. Pelapis dinding sudah robek dan menunjukkan tulisan-tulisan Sachiko di dinding dulu. Dan ada banyak rambut yang menempel di dinding. Ibunya tidak perduli ketika Mariko memanggil-manggil, malah masuk ke kamar tempat lemari pakaian dan menghilang.

Mariko menyusul ke dalam dan bertemu dengan Yukiyo. Dengan putus asa, Mariko bertanya mengapa Yukiyo tega membunuh Sayaka. Tapi Yukiyo hanya menggeleng dan darah mengalir dari matanya, sebagai ganti air mata.
Tiba-tiba dia melihat gadis kecil dari apartemen sebelah sedang bergantungan di balkon, Mariko berusaha menyelamatkannya dengan menarik tangannya. Tapi tiba-tiba saja Yukiyo muncul dan berusaha menarik Mariko ke arah balkon untuk dilemparkan. Mariko meminta agar Yukiyo berhenti membunuh orang. Ia akan tinggal di apartemen itu bersama ibunya, untuk menjaga Yukiyo. Mariko juga mengembalikan anting-anting yang diambilnya. Setelah itu Mariko pun pingsan.

Ketika tersadar, ia melihat ke arah balkon dan Yukiyo mengejutkannya hingga terpeleset. Yukiyo berusaha melepaskan pergelangan tangannya agar ia terjatuh. Dari balkon sebelah, anak perempuan itu menyaksikan jatuhnya Mariko bersama ibunya, sambil tersenyum. Kemudian mereka menghilang, karena ternyata mereka juga adalah hantu. Dari dari apartemen 1303, Yukiyo kembali masuk ke dalam dan apartemen itu kembali bersih seperti sedia kala.(2007)
Related Posts with Thumbnails

  © Mirror On The Wall by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP