Tuesday, March 30, 2010

The Orphan

Film ini diawali dengan kisah bagaimana Kate Coleman (diperankan oleh Vera Farmiga) mengalami keguguran di rumah sakit. Sejak saat itu dia mengalami depresi dan kecanduan alkohol. Suaminya, Jack Coleman (diperankan oleh Peter Sarsgaard) berusaha membantunya melewati masalah itu dan akhirnya sepakat untuk mengadopsi seorang anak dari panti asuhan. Meskipun sebenarnya mereka sudah memiliki dua orang anak, yaitu Daniel (diperankan oleh Jimmy Bennet) dan Max (diperankan oleh Aryana Engineer) yang bisu dan tuli.
Di panti asuhan mereka mengadopsi Esther (diperankan oleh Isabelle Furhman) yang baru berusia 9 tahun. Ia berasal dari Rusia dan keluarga yang terakhir mengadopsinya tewas dalam sebuah kebakaran. Esther berhasil memikat Jack dan Kate dengan senyumnya yang tulus dan kemampuannya melukis. Tak menunggu lama, Kate dan Jack mengadopsi Esther dan membawanya pulang ke rumah mereka. Max langsung menyambut gembira kedatangan Esther, tapi Daniel sangat membencinya. Karena gaya berpakaian Esther yang kolot dan caranya memandang yang tidak biasa.

Tidak perlu waktu lama untuk mengetahui memang ada sesuatu yang salah dengan Esther. Setelah kedatangannya, keluarga harmonis yang bahagia itu perlahan-lahan mulai diliputi masalah. Esther juga berhasil menyakiti salah seorang teman sekelasnya yang sering mengganggunya. Dia mendorongnya dari tempat permainan hingga mengalami patah tulang.

Ketika kebetulan suster Abigail (diperankan oleh CCH Pounder) yang bekerja di panti asuhan dulu menelepon, Kate langsung menceritakan kejadian itu kepadanya. Keesokan harinya, suster Abigail datang ke rumah mereka untuk membicarakan sesuatu. Ia mengatakan kalau mungkin Esther memiliki keanehan. Karena dimana ada keributan atau kecelakaan, dia selalu ada disana. Dia menawarkan untuk membawa Esther kembali ke panti asuhan. Kate dan Jack mengatakan akan memikirkannya dulu.
Esther yang mengetahui niat suster Abigail untuk membawanya kembali berhasil membunuhnya dengan menghantam kepalanya menggunakan martil. Dia memaksa Max membantunya dan menyimpan rahasia itu atau dia akan membunuhnya. Max yang ketakutan hanya bisa menurut. Esther lalu menyembunyikan martil yang dipergunakannya untuk membunuh suster Abigail di rumah pohon milik Daniel. Peristiwa itu terlihat oleh Daniel ketidak secara tidak sengaja dia berada di sekitar tempat itu.

Dan Esther ternyata tahu kalau Daniel mengintipnya dan mengancamnya dengan cutter ketika dia sedang tidur. Dia lalu menyakiti Kate dengan memotong semua mawar putih yang ditanamnya di makam Jessica, anak perempuannya yang meninggal waktu dia keguguran dulu. Saking marahnya, Kate menarik lengan Esther. Dia menjerit kesakitan untuk menarik perhatian Jack. Dan dengan sengaja dia menjepit lengannya hingga patah untuk mengesankan Kate adalah penyiksa anak.

Kate berusaha mencari tahu latar belakan Esther. Ternyata dia dulu tinggal di Saarne Institute, sebuah rumah sakit jiwa di Estonia. Dia menghubungi rumah sakit itu tapi mereka mengatakan tidak mengenal pasien bernama Esther. Kate lalu mengirimkan fotonya melalui email dan menunggu mereka mengecek lebih jauh.

Daniel akhirnya nekad untuk membongkar kejahatan Esther. Dari Max dia mengetahui kalau Esther menyimpan martil yang dipakainya untuk membunuh suster Abigail di rumah pohon. Diam-diam dia naik dan memeriksa tempat itu, tapi ternyata Esther sudah menunggunya dan membakar rumah itu agar Daniel tewas terbakar. Tapi Daniel berhasil selamat tapi harus masuk ICU. Ketika Esther berniat menghantam kepalanya dengan batu, Max muncul dan mendorong Esther hingga jatuh. Kate dan Jack membawa Daniel ke rumah sakit.

Di rumah sakit, Esther masih juga berusaha membunuh Daniel dan menutup wajahnya dengan bantal. Alat penanda sudah menunjukkan garis datar dan ia keluar dari ruangan itu dengan tersenyum. Tapi ternyata dokter berhasil menyelamatkan Daniel. Kate langsung mengetahui kalau itu adalah ulah Esther. Di depan banyak orang ia menampar Esther hingga terjatuh dan berdarah. Akhirnya Kate dibius dan harus tinggal di rumah sakit malam itu.

Esther sangat senang begitu menyadari dia akan berduaan di rumah dengan Jack. Dia menggunakan kesempatan itu untuk menggoda Jack agar tidur dengannya. Jack menolak dan menyuruhnya naik ke kamarnya. Esther sangat marah karena merasa ditolak. Dia pun mengambil pisau dan pistol yang didapatnya dari lemari besi.

Pada saat itu, di rumah sakit, Kate menerima telepon dari Saarne Institution. Dokter yang menghubunginya mengatakan kalau nama asli Esther adalah Leena Klammer. Dia sebenarnya bukan seorang anak-anak lagi. Dia adalah wanita dewasa yang berusia 33 tahun. Dia mengidap penyakit yang membuat tubuhnya berhenti berkembang secara fisik. Jadi, meskipun usianya sudah dewasa, dia tetap terlihat seperti anak yang berusia 9 tahun. Leena adalah seorang psikopat yang sangat berbahaya. Dia berhasil melarikan diri dari rumah sakit itu setelah membunuh beberapa pegawai.

Kate buru-buru pulang dan mendapati bahwa Jack sudah tewas dengan banyak luka bacokan di tubuhnya. Dan ia harus kucing-kucingan dengan Esther yang membawa pistol, untuk bisa naik dan menjemput Max yang bersembunyi di dalam lemari. Dalam perkelahian, dia berhasil memuat Esther pingsan dan membawa lari Max. Tapi ternyata, Esther berhasil menyusul dan mereka bergulat di atas danau yang membeku karena lapisan es. Pecahan es itu retak dan mereka berdua terjun ke dalam air yang dingin.
Kate berhasil menghantam wajah Esther dan naik terlebih dahulu ke permukaan. Esther menyusul di belakangnya sambil berkata:
Jangan biarkan aku mati, bu.
Kate memandangnya dengan marah lalu menendangnya sekuat tenaga sambil berkata:
Aku bukan ibumu!
Tendangan Kate membuat leher Esther patah dan dia masuk kembali ke dalam air dan tenggelam.(2009)

Friday, March 26, 2010

Avatar

Jack Scully (diperankan oleh Sam Worthtington) adalah seorang mantan marinir yang pulang dalam keadaan cacat, yaitu lumpuh. Dia diajak untuk mengikuti program Avatar yang dikembangkan Amerika di Pandora. Tugasnya adalah menggerakkan sesosok mahluk tinggi berwarna biru dengan kekuatan otaknya. Mahluk tinggi dan biru ini adalah mahluk penghuni asli planet itu, Na'vi.

Jack bersama dengan ilmuwan yang memimpin di tempat penelitian itu, Dr. Grace (diperankan oleh Sigourney Weaver), bertugas untuk menjalin hubungan baik dengan penduduk setempat, yaitu: orang-orang Na’vi dari klan Omaticaya. Mereka diharapkan bisa mencari tahu lebih banyak tentang kebiasaan dan kebudayaan klan ini untuk tujuan tertentu. Karena mereka menemukan adanya logam langka yang bernilai tinggi tertanam tepat dimana suku mereka tinggal, bernama unobtanium. Manusia ingin mengambil logam itu sebanyak-banyaknya dan menjualnya di bumi. Tapi, untuk bisa seperti itu, mereka harus terlebih dahulu mengusir klan Omaticaya dari sana.

Dan tugas itu tidak mudah. Karena di tempat itu terdapat sebuah pohon raksasa yang dinamakan Pohon Suara dan sangat dipuja oleh suku itu. Mereka tidak akan mau meninggalkan tempat itu karena tidak ingin berada jauh dari pohon kehidupan tersebut. Selain itu, ada juga pohon lain yang dipercaya sebagai tempat tinggal roh leluhur mereka yang sudah meninggal, Pohon Kehidupan, yang juga adalah tempat tinggal Eywa, dewi sembahan mereka. Mereka sering menjadikan tempat itu sebagai tempat berdoa. Jack Scully mengetahui hal itu karena dia sendiri mendapat kesempatan untuk dilatih menjadi prajurit suku dan ia berhasil.

Jack bertugas sebagai mata-mata untuk mencari tahu apa kelemahan suku itu, karena mereka tidak takut bahaya dan memiliki senjata panah beracun yang bisa membunuh manusia hanya dalam waktu satu menit. Dari hasil mata-mata itulah kemudian manusia mengetahui bahwa kelemahan suku Omaticaya adalah kedua pohon purba itu. Mereka kemudian berencana menyerang dan merusak kedua pohon itu agar suku tersebut tercerai berai dan meninggalkan tempat itu.

Tapi, dalam pelaksanaanya, Jack jatuh cinta kepada putri kepala suku, Neytiri (diperankan oleh Zoe Saldana). Dan dia berniat menolong suku itu agar tidak dihancurkan oleh pesawat-pesawat canggih manusia. Tapi, niatnya ini dihalangi oleh pemimpin tentara disana, Kolonel Miles (diperankan oleh Stephen Lang). Mereka tetap menyerang dan berhasil menghancurkan Pohon Suara. Ketika Omaticaya mendengar pengakuan Jack bahwa dia adalah mata-mata, maka mereka langsung membencinya dan mengusirnya, termasuk juga Neytiri. Mereka tidak mau mendengar permohonan Jack bahwa dia sudah berubah dan berada di pihak mereka.
Kolonel Miles yang mengetahui kalau Jack sudah berpindah ke pihak Na’vi langsung menangkapnya bersama semua anggota ilmuwan lainnya. Tapi mereka berhasil lolos dan kembali ke perkampungan Omaticaya. Tapi Jack harus kehilangan Dr. Grace yang tewas karena ditembak Miles. Dengan marah, Jack memimpin para orang Na’vi untuk membalas dendam dan mengusir manusia dari Pandora.

Film ini pada dasarnya adalah film tentang bagaimana manusia rela merusak alam demi keuntungan. Karena keganasannya pula, manusia tega merusak harmonisasi kehidupan mahluk di tata surya lain, yang selama berabad-abad sudah hidup serasi dengan alam. Dan di bagian akhir ditunjukkan, bagaimana alam juga bisa membalas. Berbagai hewan berdatangan dan ikut serta dalam pertempuran itu. Dan disitulah terlihat, bahwa peralatan canggih manusia ternyata tidak berarti apa-apa jika berhadapan langsung dengan kekuatan alam.

Film ini memiliki efek visual yang luar biasa. Keindahan alam yang luar biasa, lengkap dengan berbagai jenis pohon raksasa. Berbagai jenis burung raksasa yang berwarna-warni. Berbagai jenis kumbang yang luar biasa aneh. Dan yang terutama adalah bagaimana mereka bisa berhubungan satu sama lain dengan ujung rambut mereka yang berserabut. Film yang bagus sekali. Soundtrack nya adalah lagu “I See You” oleh Leona Lewis, sangat bisa mewakili jiwa dari film ini. Menarik. (2009)
Related Posts with Thumbnails

  © Mirror On The Wall by Simply Fabulous Blogger Templates

Back to TOP